PPP ke Demokrat: Kalau Mau Gabung KIB Dekati Semua Parpolnya, Bukan Hanya Satu Saja

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 07 Juli 2022 | 13:05 WIB
PPP ke Demokrat: Kalau Mau Gabung KIB Dekati Semua Parpolnya, Bukan Hanya Satu Saja
Politisi PPP Arsul Sani minta Demokrat tidak hanya dekati sato parpol di KIB. (Dok: DPR)

Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP PPP, Arsul Sani, menyarankan agar Partai Demokrat mendekati semua partai-partai yang sudah tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Ini disarankan jika partai yang diketuai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu punya keinginan bergabung dengan koalisi tersebut.

"Sebaiknya partai lain ya siapapun termasuk teman-teman partai Demokrat kalau memang katakan lah ingin berkoalisi dengan yang ada di KIB ya mestinya adalah melakukan pendekatan dengan semuanya," kata Arsul kepada wartawan, Kamis (7/7/2022).

Menurut Arsul, jika penjajakan komunikasi hanya dengan satu partai politik yang ada dalam koalisi, maka hal itu dianggap tidak cukup. Apalagi kalau mengupayakan untuk membuat koalisi baru.

"Karena kalau hanya satu saja misalnya Golkar, apalagi atas dasar cukup sudah cukup ya kalau dengan itu saya satu lagi, saya melihat kecenderungan yang gagal," tuturnya.

Wakil ketua MPR RI ini kemudian menegaskan, bahwa tiga partai politik yakni Golkar, PAN dan PPP dalam KIB dianggap sudah solid. Menurutnya, partai-partai di KIB juga sudah punya kesepakatan soal capres-cawapres yang akan diusung.

"Kalau kemudian dateng partai lain hanya dengan alasan kalau berdua saja sudah cukup ya maka sesungguhnya koalisi yang dibangun itu atas dasar prgamatis hanya semata-semata untuk mengusung caores atau cawapres tertentu," tuturnya.

"Sedangkan pondasi yang diletakan KIB saat ini itu adalah kita melihat segala kemungkinan meskipun prioritas pertama itu yang dari internal ya tetapi paling tidak untuk cawapresnya kami juga harus melihat juga tokoh yang ada di luar KIB juga pada saat nya nanti," sambungnya.

Pernyataan PPP

Sebelumnya, Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi, menyarankan kepada Partai Demokrat agar tak seperti orang yang patah harapan. Menurutnya, partai berlambang mercy tersebut tak perlu membuat wacana baru yang memecah belah dengan usulan ingin dekat dengan Golkar.

baca juga

Pria yang akrab disapa Awiek mengatakan, lebih baik Demokrat bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digagas Golkar, PAN dan PPP.

"Demokrat jangan seperti orang patah harapan, meski itu sah sah saja. Karena Golkar, PAN dan PPP sudah solid di koalisi. Kalau demokrat ingin bisa ikut berlayar di Pilpres 2024, ya ikut saja dalam KIB," kata Awiek di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/7/2022).

Menurutnya, partai-partai dalam KIB sudah solid dan tak mungkin lagi bergerilya apalagi menjajaki komunikasi berkoalisi dengan partai politik lain.

"Dan KIB memang punya tugas masing-masing untuk mendekati partai lain salah satunya adalah Partai Demokrat. Kalau Demokrat mau bergabung ya ayo! Jangan terkesan seperti orang yang hopeless gitu," ungkapnya.

Lebih lanjut, Awiek menyampaikan, jika ada pihak-pihak kekinian mewacanakan koalisi dengan partai-partai politik dalam KIB, hal itu dianggap sebagai upaya memecah belah.

"Jadi setelah KIB sudah solid dan bisa berlayar mereka mulai membuat wacana baru bahwa Golkar dan Demokrat membuat koalisi baru. Itu kan rencana memecah belah. Dan KIB tidak terpengaruh itu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demokrat Tekankan Syarat Berkoalisi, AHY Ingin Koalisi Pilpres 2024 Seperti Ini

Demokrat Tekankan Syarat Berkoalisi, AHY Ingin Koalisi Pilpres 2024 Seperti Ini

Sumsel | Kamis, 07 Juli 2022 | 12:17 WIB

Demokrat Bantah Isu Syarat Koalisi Harus Jadikan AHY Capres dan Cawapres 2024, Jubir Partai: Tidak Benar!

Demokrat Bantah Isu Syarat Koalisi Harus Jadikan AHY Capres dan Cawapres 2024, Jubir Partai: Tidak Benar!

Sumbar | Kamis, 07 Juli 2022 | 11:35 WIB

Partai Demokrat Bantah Syarat Koalisi Harus Calonkan AHY Jadi Capres atau Cawapres

Partai Demokrat Bantah Syarat Koalisi Harus Calonkan AHY Jadi Capres atau Cawapres

Surakarta | Kamis, 07 Juli 2022 | 11:15 WIB

Bantah Isu Syarat Koalisi Harus Jadikan AHY Capres 2024, Demokrat Bongkar Fakta Ini

Bantah Isu Syarat Koalisi Harus Jadikan AHY Capres 2024, Demokrat Bongkar Fakta Ini

News | Kamis, 07 Juli 2022 | 11:01 WIB

Demokrat Tanggapi Kabar AHY Harus Jadi Capres-Cawapres sebagai Syarat Koalisi

Demokrat Tanggapi Kabar AHY Harus Jadi Capres-Cawapres sebagai Syarat Koalisi

Riau | Kamis, 07 Juli 2022 | 10:23 WIB

Terkini

Golkar Santai Lihat Jokowi Safari Politik Bareng PSI ke Lampung: Beliau Orang Merdeka

Golkar Santai Lihat Jokowi Safari Politik Bareng PSI ke Lampung: Beliau Orang Merdeka

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:21 WIB

Polisi Bongkar Bisnis Ilegal Airgun di Tanjung Priok, Pria 28 Tahun Ditangkap

Polisi Bongkar Bisnis Ilegal Airgun di Tanjung Priok, Pria 28 Tahun Ditangkap

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:18 WIB

Aplikasi Hot 51 Dibongkar, Isinya Judi Online dan Live Streaming Pornografi

Aplikasi Hot 51 Dibongkar, Isinya Judi Online dan Live Streaming Pornografi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:15 WIB

TransJakarta Hapus Dua Rute Sekaligus, 25 Armada Dialihkan demi Persingkat Waktu Tunggu

TransJakarta Hapus Dua Rute Sekaligus, 25 Armada Dialihkan demi Persingkat Waktu Tunggu

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:06 WIB

KPK Ungkap Setoran Rp100 Ribu-Rp2,5 Juta untuk Urus Izin Tinggal WNA, Ada Istilah 'Uang Klik'

KPK Ungkap Setoran Rp100 Ribu-Rp2,5 Juta untuk Urus Izin Tinggal WNA, Ada Istilah 'Uang Klik'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:00 WIB

Polisi Kembali Tetapkan 291 Tersangka Judol Hayam Wuruk, 287  Warga Asing

Polisi Kembali Tetapkan 291 Tersangka Judol Hayam Wuruk, 287 Warga Asing

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:47 WIB

Guntur Romli: Safari Jokowi Tak Berdampak ke PDIP, Justru NasDem yang Harus Waspada!

Guntur Romli: Safari Jokowi Tak Berdampak ke PDIP, Justru NasDem yang Harus Waspada!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:44 WIB

Guntur Romli: Dulu Petugas Partai, Kini Jokowi Jadi 'Jongos PSI' Demi Dinasti 2029!

Guntur Romli: Dulu Petugas Partai, Kini Jokowi Jadi 'Jongos PSI' Demi Dinasti 2029!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:35 WIB

Relokasi Dua Pabrik Jepang ke Vietnam Ditunda, Ancaman PHK Massal Ribuan Buruh Mereda

Relokasi Dua Pabrik Jepang ke Vietnam Ditunda, Ancaman PHK Massal Ribuan Buruh Mereda

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:25 WIB

Menkum: Pakai Karya Jurnalistik untuk Tujuan Komersil Wajib Bayar Royalti ke Pemegang Hak Cipta!

Menkum: Pakai Karya Jurnalistik untuk Tujuan Komersil Wajib Bayar Royalti ke Pemegang Hak Cipta!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:20 WIB