Mengenal Apa Itu Ilmu Metafakta: Modus MSAT alias Bechi Cabuli Santriwati

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Jum'at, 08 Juli 2022 | 09:40 WIB
Mengenal Apa Itu Ilmu Metafakta: Modus MSAT alias Bechi Cabuli Santriwati
Indra BIP bersama Moch Subchi Al Tsani (MSAT) atau juga dikenal Mas Bechi - apa itu ilmu metafakta [Instagram/indraqadarsih]

Suara.com - Kabar anak kiai Jombang yang menjadi buronan atas kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati di Pondok Pesantren Sadiqiyah kian mencuat. Belakangan diketahui MSAT alias Bechi menguasai ilmu metafakta yang dijadikan sebagai modus mencabuli santriwati. Apa itu ilmu metafakta?

Diketahui, kasus pencabulan itu telah dilaporkan oleh aktivis perempuan sejak akhir tahun 2019 silam. Namun sayangnya, kasus tersebut masih jalan di tempat. Sebab, meskipun penyidik Ditreskrimum Polda Jatim telah menetapkan anak kiai Jombang tersebut sebagai tersangka, namun belum mampu menangkapnya.

Bahkan, Polda Jatim bersama dengan Polres Jombang, dibantu juga oleh Kodim 0814/Jombang, harus mengerahkan ratusan personel bersenjata lengkap, untuk menangkap anak kiai Jombang itu dan diajukan di meja hijau.

Pada tanggal 4 Januari 2022 lalu, Kejati Jatim telah menyatakan berkas perkara dugaan pencabulan, dengan tersangka telah lengkap atau P21. Namun penyidik Ditreskrimum Polda Jatim kesulitan mengeksekusinya untuk dilimpahkan ke Kejati Jatim.

Upaya untuk menjemput paksa tersangka di kediamannya, juga telah dilakukan oleh tim penyidik Ditreskrimum Polda Jatim, pada 12 Januari 2022, namun lagi-lagi gagal. Bahkan, tim penyidik Polda Jatim dihadang oleh ratusan massa pendukung anak kiai Jombang yang berjaga di depan pondok pesantren milik orang tua tersangka.

Usai berulang kali gagal dilakukan penjemputan paksa, Ditreskrimum Polda Jatim kemudian memasukkan tersangka MSA dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atas dugaan kasus pencabulan santriwati, dan keberadaannya terus diburu. Hingga dilakukan upaya penangkapan pada hari Minggu (3/7/2022) lalu, namun lagi-lagi gagal.

MSAT Berhasil Ditangkap

Polda Jawa Timur akhirnya berhasil menjemput paksa pemilik nama lengkap Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi pada hari Kamis (7/7/2022) malam. Sekitar pukul 23.35 WIB, tampak iring-iringan kendaraan yang membawa MSAT meninggalkan Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Ploso. Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta membenarkan keberhasilan polisi meringkus MSAT tersebut.

Tersangka pencabulan itu telah menyerahkan diri kepada polisi sekitar pukul 23.00 WIB,  setelah sejak Kamis pagi hingga hampir tengah malam, MSAT bersembunyi di kawasan pondok pesantren menghindari kejaran polisi. Saat ini, MSAT sudah dibawa ke Polda Jawa Timur untuk menjalani proses penegakan hukum atas kasus yang menjerat dirinya.

Apa itu Ilmu Metafakta yang Dipakai MSAT? 

Kabar terbaru, tersangka MSAT alias Bechi diketahui memakai modus ilmu metafakta untuk melancarkan aksi bejatnya. Bechi mengklaim bahwa ilmu metafakta itu bisa ditransfer jika korbannya membuka bajunya.

Bechi memang terkenal memiliki ilmu metafakta, di mana ilmu inilah yang dijadikan modusnya dalam melakukan pencabulan hingga persetubuhan pada santriwatinya. Selain itu, Bechi juga dikenal sebagai anak band di mana foto-foto Bechi memainkan keyboard dan bersanding bersama salah satu musisi terkenal di Indonesia beredar di media sosial.

Pendamping korban, Nun Sayuti, menyebutkan bahwa ilmu metafakta yang diklaim Bechi merupakan ilmu kesaktian yang bisa menyembuhkan penyakit. Ilmu metafakta ini juga bisa mengabulkan keinginan sang pemilik hajat.

Berdasarkan informasi yang beredar, ilmu metafakta yang diajarkan oleh Bechi adalah ilmu kesaktian yang meliputi segala sesuatu, penyakit bisa sembuh, keinginan dengan menggunakan ilmu itu bisa tercapai. 

Nun juga menyebutkan bahwa ilmu metafakta itu bisa disalurkan dengan berbagai cara. Salah satu yang paling terkenal adalah dengan musik, di mana musik metafakta ini bisa menyembuhkan penyakit karena diklaim bisa mengikat oksigen atau O2.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Drama Penangkapan Berakhir, DPO Pencabulan Santriwati Serahkan Diri Tengah Malam

Drama Penangkapan Berakhir, DPO Pencabulan Santriwati Serahkan Diri Tengah Malam

Riau | Jum'at, 08 Juli 2022 | 08:13 WIB

Jadi Tersangka dan DPO Polisi, Denny Siregar Beri Julukan Putra Kiai Jombang: Buron Pencabul Santri

Jadi Tersangka dan DPO Polisi, Denny Siregar Beri Julukan Putra Kiai Jombang: Buron Pencabul Santri

Jawa Tengah | Jum'at, 08 Juli 2022 | 07:50 WIB

Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan Santriwati Menyerah, Kapolda: Terimakasih kepada Semua Pihak

Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan Santriwati Menyerah, Kapolda: Terimakasih kepada Semua Pihak

News | Jum'at, 08 Juli 2022 | 02:54 WIB

Polisi Tangkap Anak Kiai Jombang, Akhir Drama Perburuan DPO Pencabulan Santri di Pesantren Shiddiqiyyah

Polisi Tangkap Anak Kiai Jombang, Akhir Drama Perburuan DPO Pencabulan Santri di Pesantren Shiddiqiyyah

Jatim | Jum'at, 08 Juli 2022 | 00:37 WIB

Santriwati di Depok Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Kemenag: Izin Operasional Ponpes Bakal Dicabut Jika Terbukti

Santriwati di Depok Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Kemenag: Izin Operasional Ponpes Bakal Dicabut Jika Terbukti

Bogor | Jum'at, 08 Juli 2022 | 08:25 WIB

Polisi Sebut Banyak Ruang Rahasia Saat Geledah Pesantren Shiddiqiyah Ploso

Polisi Sebut Banyak Ruang Rahasia Saat Geledah Pesantren Shiddiqiyah Ploso

Batam | Jum'at, 08 Juli 2022 | 05:00 WIB

Terkini

Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran

Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:52 WIB

Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz

Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:33 WIB

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB