Dampak Kasus ACT, Baznas: Tingkat Kepercayaan Donatur ke Lembaga Filantropi Turun

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 09 Juli 2022 | 16:32 WIB
Dampak Kasus ACT, Baznas: Tingkat Kepercayaan Donatur ke Lembaga Filantropi Turun
Ilustrasi lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap atau ACT. [Antara]

Suara.com - Ramainya kasus dugaan penyelewenangan dana umat oleh lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap atau ACT rupanya berdampak, terutama terhadap kepercayaan masyarakat dalam berdonasi.

Hal itu seperti disampaikan Deputi Baznas RI, Arifin Purwakananta dalam diskusi daring bertajuk 'Polemik Pengelolaan Dana Filantropi', Sabtu (9/7/2022).

Arifin menyebut bahwa saat kasus ACT ini meledak membuat dirinya juga ketar-ketir lantaran ditakutkan berdampak pada lembaga filantropi lainnya.

"Iya ini memang bagian dari tragedi begitu ini meledak saya itu seperti sumsum tulang itu langsung lemas," kata Arifin.

Pasalnya, kata dia, pada lembaga Basnas sendiri banyak anak-anak muda yang menggantungkan harapannya. Dengan adanya kasus ACT dikhawatirkan menjadi mengubah sikap.

"Donaturnya jadi berhenti, anak-anak muda yang dulu kita dorong dorong, mungkin mereka bercita-cita menjadi sambil zakat sekarang ini mulai mikir-mikir lagi. Jadi saya kira itu penutup kata tragedi itu lebih luas artinya dari sekedar donasi," ungkapnya.

Kemudian, Arifin mencontohkan bagaimana kasus ACT ini berdampak juga terhadap lembaganya. Yakni menurunnya kepercayaan orang untuk berdonasi.

"Baznas selain menjadi koordinator dan juga menjadi operator, kita tahu bahwa hari ini masyarakat mengurangi kepercayaannya kepada lembaga para donatur," tuturnya.

"Misalnya dalam konsep konteks kurban biasanya sekarang ini di h-3 ya kami akan berakhir pada tasyrik. Kedua itu kami sudah mendapatkan 80 persen dari target, tapi saya cek barusan kami baru mendapatkan 47 persen," sambungnya.

baca juga

Kendati begitu, Arifin percaya ke depan meski kepercayaan donatur terhadap lembaga filantropi turun, tapi tingkat kerdermawanan masyarakat Indonesia tetap tidak tertampung.

"Jadi yang turun adalah kepercayaan kepada lembaga sedangkan kebaikan manusia-manusia itu rasanya akan tetap. Karena dalam catatan indeks kemarin dicatat bahwa kedermawanan Indonesia itu didorong oleh praktik-praktek beragama artinya praktek beragama itu kalau kita lihat dari tahun ke tahun makin meninggi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ACT Bermasalah, Pengamat Salahkan Pemerintah

ACT Bermasalah, Pengamat Salahkan Pemerintah

Selebtek | Sabtu, 09 Juli 2022 | 16:06 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Bos ACT Gunakan Dana Korban Kecelakaan Lion Air untuk Pribadi

Polisi Selidiki Dugaan Bos ACT Gunakan Dana Korban Kecelakaan Lion Air untuk Pribadi

Jabar | Sabtu, 09 Juli 2022 | 15:11 WIB

Petinggi ACT Punya Gaji Fantastis  Ratusan Juta per Bulan, Peneliti Fitra Jabar: Jangan Ada yang Terdzolimi

Petinggi ACT Punya Gaji Fantastis Ratusan Juta per Bulan, Peneliti Fitra Jabar: Jangan Ada yang Terdzolimi

Jabar | Sabtu, 09 Juli 2022 | 13:10 WIB

Terkini

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:07 WIB

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

News | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

×