Sebarkan Ajaran Sesat, 7 Fakta Pria di Lebak Ngaku Sebagai Dewa Matahari

Ruth Meliana Dwi Indriani

Kamis, 14 Juli 2022 | 14:30 WIB
Sebarkan Ajaran Sesat, 7 Fakta Pria di Lebak Ngaku Sebagai Dewa Matahari
NT (62) pria asal Bekasi terduga penyebar paham dewa matahari di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. (Istimewa/ANTARA)

Suara.com - Legenda dewa matahari dari dunia mitologi kuno mendadak menjadi viral. Hal ini disebabkan oleh laporan warga dari Kabupaten Lebak, Banten yang mengaku terganggu dengan keberadaan seorang pria bernama Natrom (62).

Pria itu diduga menyebarkan aliran sesat di sekitaran Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Natrom diketahui mengaku-ngaku sebagai dewa matahari hingga mempengaruhi orang orang untuk mempercayainya.

Simak inilah 7 fakta selengkapnya.

1. Sebarkan ajaran sesat

Natrom diketahui mengaku ngaku sebagai dewa matahari atau Bhatara Surya untuk meyakinkan warga soal "keajaiban" yang ia miliki tersebut. Ia mengaku bahwa Allah SWT sudah menyatu dalam raganya sehingga ia melabeli dirinya sebagai "utusan" dan sering mengada-ada.

2. Sudah punya pengikut

Walaupun banyak masyarakat yang tidak mempercayai hal ini, namun nyatanya Natrom sudah memiliki beberapa pengikut dari daerah Banten Selatan.

Aksinya semakin meresahkan warga sekitar, sehingga mereka meminta kepolisian menangkap Natrom karena dianggap mengganggu ketentraman warga dalam memeluk agama masing-masing.

3. Menetap di desa

baca juga

Natrom yang di KTP-nya diketahui memeluk agama Islam ini awalnya pindah ke Bekasi dan Sukabumi untuk menyebarkan aliran sesatnya tersebut, namun ditolak oleh warga.

Ia pun mengaku ada bisikan gaib yang ia terima untuk bermukim dan menetap di Desa Sawarna.

4. Miliki uang Rp 2 miliar

Pengakuan dari para tokoh agama dan saksi mengungkap bahwa Natrom mempunyai banyak uang, bahkan bernilai Rp 2 miliar yang digunakannya untuk membangun villa dan tanah.

Natrom juga menjanjikan pengikutnya akan hidup sejahtera dari mengelola villa dan tanah tersebut.

5. Status pernikahan terungkap

Dari berbagai kartu identitas Natrom, ia diketahui pernah menikah dan memiliki saty orang anak di Bekasi hingga akhirnya bercerai.

Perceraian itu diduga karena Natrom tidak akur dengan warga di sekitar pemukimannya di Bekasi. Ia pun akhirnya hijrah ke berbagai kota hingga menetap di Banten.

6. Dugaan penistaan agama

Akibat kasus penyebaran aliran sesat ini, Natrom dituduh melakukan penistaan agama oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak Banten.

MUI Kabupaten Lebak Banten pun meminta kepolisian untuk segera mengusut kasus ini, agar tidak ada lagi penyebaran aliran aliran sesat karena sangat mengganggu kenyamanan warga sekitar.

7. Diduga ada gangguan jiwa

Kasus penyebaran aliran sesat inipun membawa hasil terbaru yang menyatakan bahwa adanya dugaan gangguan jiwa yang dialami oleh Natrom. Ia juga disebut polisi perlu kontrol dan berobat di psikiater.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambil Orasi, Emak-emak Kompak Derek Bus Terjebak Lumpur: Presiden Kunjungan Tiba-Tiba Bagus

Sambil Orasi, Emak-emak Kompak Derek Bus Terjebak Lumpur: Presiden Kunjungan Tiba-Tiba Bagus

Sumut | Kamis, 14 Juli 2022 | 14:19 WIB

Dear Warga Bekasi, Beli Minyak Goreng Curah Harus Pakai KTP, Pemerintah: Tidak Perlu Khawatir

Dear Warga Bekasi, Beli Minyak Goreng Curah Harus Pakai KTP, Pemerintah: Tidak Perlu Khawatir

Bekaci | Kamis, 14 Juli 2022 | 14:14 WIB

Tabib di Serang Ngaku Titisan Nabi Khidir, Sekretaris MUI Serang Beri Teguran Keras

Tabib di Serang Ngaku Titisan Nabi Khidir, Sekretaris MUI Serang Beri Teguran Keras

Banten | Kamis, 14 Juli 2022 | 13:59 WIB

Dede Yusuf Kenalkan Ibu Jeje, Warganet: Udah Viral Baru Dicari

Dede Yusuf Kenalkan Ibu Jeje, Warganet: Udah Viral Baru Dicari

Jogja | Kamis, 14 Juli 2022 | 13:53 WIB

Viral Pria Mengajak FWB-an, Foto Profil di Aplikasi Kencan Jadi Sorotan

Viral Pria Mengajak FWB-an, Foto Profil di Aplikasi Kencan Jadi Sorotan

News | Kamis, 14 Juli 2022 | 14:06 WIB

Viral Surat Edaran Anggota DPRD Diduga Minta Lurah Tutup Jalan Hampir 24 Jam demi Resepsi Pernikahan Anak

Viral Surat Edaran Anggota DPRD Diduga Minta Lurah Tutup Jalan Hampir 24 Jam demi Resepsi Pernikahan Anak

News | Kamis, 14 Juli 2022 | 14:03 WIB

Terkini

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:41 WIB

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:39 WIB

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:37 WIB

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

Powder Foundation Make Over Tahan Berapa Lama? Ini 2 Varian dan Perbedaan Formulanya

Powder Foundation Make Over Tahan Berapa Lama? Ini 2 Varian dan Perbedaan Formulanya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 17:31 WIB

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 17:30 WIB

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:25 WIB

Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:24 WIB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:17 WIB

×