Survei Tingkat Popularitas Tokoh di Pemilu 2024, LSN: Prabowo Unggul Kalahkan Sandiaga dan Anies

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Jum'at, 15 Juli 2022 | 16:44 WIB
Survei Tingkat Popularitas Tokoh di Pemilu 2024, LSN: Prabowo Unggul Kalahkan Sandiaga dan Anies
Menteri Pertahanan RI yang juga Ketum Gerondra Prabowo Subianto unggul pada survei LSN. (Suara.com/Umay)

Suara.com - Lembaga Survei Nasional (LSN) merilis hasil survei tentang kecenderungan perilaku memilih calon presiden dan partai politik jelang pemilu 2024. Dalam survei tersebut ditanyakan kepada responden tentang tingkat popularitas tokoh di Pemilu 2024.

Hasilnya di posisi pertama 97,6 persen responden memilih Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, di posisi kedua Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno 92,5 persen, di posisi ketiga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 91,5 persen, di posisi keempat Gubernur Jawa Barat Ridwan 90,5 persen dan di posisi kelima Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yakni 89,5 persen.

"Tingkat popularitas Prabowo Subianto mencapai 97,6 persen atau unggul di atas tokoh-tokoh lain," ujar Direktur Eksekutif LSN Gema Nusantara Bakry dalam jumpa pers secar virtual, Jumat (15/7/2022).

Sementara kata Gema, tokoh-tokoh yang pernah menjadi kontestan dalam pilpres maupun Pilkada seperti Sandiaga Uno Anies Baswedan, Ridwan Kamil dan Ahok popularitasnya cenderung lebih tinggi dibandingkan tokoh-tokoh yang belum pernah menjadi kontestan pemilu sama sekali.

Lalu di posisi keenam tingkat popularitas nama Ketua DPR Puan Maharani sebesar 84,2, di posisi ketujuh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 82,7 persen, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 81,6 persen, Menteri BUMN Erick Thohir 73,1 persen, Menko Mahfud MD 67,2 persen, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko 63,2 persen.

Kemudian tingkat popularitas Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 62,9 persen, anggota DPR Dedi Mulyadi 58,1 persen, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo 53,7 persen, Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar 51,7 persen dan Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto 50, 2 persen.

Gema menuturkan pihaknya juga menanyakan tentang tingkat akseptabilitas atau suka tidak suka terhadap tokoh.

Hasilnya tingkat akseptabilitas Prabowo Subianto sebesar 79,2 persen, Sandiaga Uno 78,3 persen, Ridwan Kamil 78,2 persen, Anies Baswedan 72,9 persen, Ganjar Pranowo 68,1 persen, Basuki Tjahaja Purnama 54,3 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 52,8 persen, Erick Thohir 49,2 persen, Khofifah Indar Parawansa 44,3 persen.

Selanjutnya tingkat akseptabilitas Dedi Mulyadi 40,2 persen, Moeldoko 40,1 persen, Mahfud MD 38,2 persen, Gatot Nurmantyo 34,6 persen, Puan Maharani 32,8 persen, Muhamin Iskandar 28,8, Airlangga Hartarto 25,1 persen.

"Selain tingkat popularitas, tingkat akseptabilitas terhadap tokoh-tokoh yang pernah menjadi kontestan Pilpres dan Pilkada seperti Prabowo, Sandiaga, Ridwan Kamil, Anies dan Ganjar juga cenderung lebih tinggi daripada mereka yang sama sekali belum pernah terlibat dalam kontestasi Pilpres dan Pilkada," tutur Gema.

Lebih lanjut kata Gema, survei juga menanyakan tingkat elektabilitas calon presiden jika pemilihan presiden 2024-2024 dilaksanakan hari ini.

Hasilnya, dari 16 nama capres, elektabilitas Prabowo unggul yakni 29, 5 persen. Kemudian Ganjar Pranowo 20,9 persen, Anies Baswedan 18,5 persen, Ridwan Kamil 7,6 persen, Sandiaga Uno 4,2 persen, Ahok 2,6 persen, Moeldoko 2,4 persen.

Selanjutnya elektabilitas Dedi Mulyadi 2,1 persen, Erick Thohir 1,7 persen, Airlangga 1,2 persen, Puan Maharani 0,9 persen, Gatot Nurmantyo 0,7 persen, Mahfud MD 0,5 persen, Muhaimin 0,5 persen dan tidak tahu 4,2 persen.

"Melalui pertanyaan tertutup elektabilitas Prabowo Subianto 29,5 persen, Ganjar 20,9 persen, Anies 18,5 persen tetap dominan. Sementara itu elektabilitas para kandidat capres papan tengah dan papan bawah cenderung stagnant. Bahkan beberapa diantaranya menurun jika dibandingkan dengan hasil survei LSN Februari 2022," katanya.

Untuk diketahui survei LSN dilakukan pada tanggal 10 sampai 24 Juni 2022 di 34 provinsi yang ada di seluruh Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Politik: Elektabilitas Prabowo, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Bersaing Ketat

Pengamat Politik: Elektabilitas Prabowo, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Bersaing Ketat

Jogja | Jum'at, 15 Juli 2022 | 16:30 WIB

Tolak UMP DKI Jakarta Dipangkas, KSPI dan Partai Buruh Desak Gubernur Anies Ajukan Banding ke MA

Tolak UMP DKI Jakarta Dipangkas, KSPI dan Partai Buruh Desak Gubernur Anies Ajukan Banding ke MA

News | Jum'at, 15 Juli 2022 | 15:57 WIB

PTUN Batalkan Kenaikan UMP DKI Jakarta, Pengamat: Ingat Provinsi Hanya Kepanjangan Tangan Pusat

PTUN Batalkan Kenaikan UMP DKI Jakarta, Pengamat: Ingat Provinsi Hanya Kepanjangan Tangan Pusat

Jakarta | Jum'at, 15 Juli 2022 | 15:56 WIB

Angka Kasus Pelecehan Seksual di Jakarta Naik Dua Kali Lipat, PSI Minta Anies Masifkan Layanan Pengaduan

Angka Kasus Pelecehan Seksual di Jakarta Naik Dua Kali Lipat, PSI Minta Anies Masifkan Layanan Pengaduan

News | Jum'at, 15 Juli 2022 | 15:24 WIB

Survei Terkini Indopol: Elektabilitas Prabowo Turun Drastis, Pemilih Geser Ke Anies Dan Ridwan Kamil

Survei Terkini Indopol: Elektabilitas Prabowo Turun Drastis, Pemilih Geser Ke Anies Dan Ridwan Kamil

News | Jum'at, 15 Juli 2022 | 15:13 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB