Emak-emak di Banten Beri Dukungan untuk Ganjar karena Dinilai Anti Korupsi

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 18 Juli 2022 | 10:30 WIB
Emak-emak di Banten Beri Dukungan untuk Ganjar karena Dinilai Anti Korupsi
Mak Ganjar Banten menghelat acara Halal Bihalal dan Doa Bersama untuk Indonesia di Pondok Pesantren Nurhidayatullah, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang, Banten.

Suara.com - Ribuan emak-emak mengatasnamakan Mak Ganjar Banten menghelat acara Halal Bihalal dan Doa Bersama untuk Indonesia di Pondok Pesantren Nurhidayatullah, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang, Banten. Acara ini juga menyuarakan dukungan kepada Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI 2024-2029.

Dukungan ini diberikan lantaran Ganjar dinilai tepat melanjutkan kepemimpinan Nasional, terutama karena rekam jejaknya selama ini yang tegas dan bersih dari korupsi.

Koordinator Nasional Mak Ganjar, Nining mengatakan, terdapat setidaknya 1.300 peserta hadir dalam doa bersama kali ini. Nining tak menyangka, animo masyarakat yang mendukung Ganjar begitu banyak.

"Hari ini adalah acara yang ke-sembilan kali kita gelar acara Mak Ganjar Berdoa Bersama untuk Indonesia. Dan selalu saja acaranya mendapat sambutan antusias, karena sosok Ganjar Pranowo memang disukai banyak kalangan. Termasuk emak-emak," kata Nining.

Nining menyebut, alasan emak-emak di Banten mendukung Ganjar tak lain karena sikapnya yang ramah, komunikatif, bergerak cepate menangani masalah, tapi sekaligus tegas dan bersih dari korupsi. Bahkan, berbagai penghargaan terkait antikorupsi berhasil diraih Provinsi Jateng selama kepemimpinan Ganjar.

"Pak Ganjar ramah, tapi kerjanya serius. Kinerja untuk pemerintahannya juga bersih dari korupsi. Yang disampaikan oleh emak-emak di lingkungan Pandeglang ini lebih kepada bahwa Insya Allah Indonesia akan semakin baik jika dipimpin Pak Ganjar," ungkap Nining.

Selain itu, lanjut Nining, sepak terjang Ganjar Pranowo sejak menjadi anggota DPR dan sekarang Gubernur Jawa Tengah, jelas turut memberikan contoh nyata dalam menanamkan jiwa antikorupsi kepada masyarakat sejak usia dini. Caranya, dengan pendidikan antikorupsi melalui mata pelajaran di sekolah maupun perguruan tinggi.

"Karena melihat banyak kasus korupsi, masyarakat sekarang sudah pada melek bahwa memang Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang tegas dan bersih," jelas Nining.

Senada dengan Nining, Pemimpin Pondok Pesantren Nurhidayatullah, KH Khalid Nawawi mengaku telah mengikuti sepak terjang Ganjar Pranowo selama ini. Menurut dia, Ganjar memang cocok dan sangat pantas untuk memimpin Indonesia.

"Alhamdulillah walaupun Abi belum pernah bertemu langsung, tetapi Abi melihat di semua pemberitaan, menurut Abi Pak Ganjar memang baik, bagus, merakyat, Insya Allah pemimpin masa depan," ujar KH Khalid.

Sebelumnya, pada April 2022, Provinsi Jateng berhasil menyabet penghargaan level tiga Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Indeks dari Badan Pengawasan dan Pembangunan (BPKP).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, dua penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi kawan-kawan di Pemprov Jateng untuk menjadi lebih baik. Selain dapat menjadi instrumen mencegah korupsi, juga sebagai penilaian terhadap kinerja dan manfaat atau audit value.

Di lain kesempatan, sebagai tindakan penanaman jiwa antikorupsi sejak dini, Ganjar Pranowo menindaklanjuti arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pendidikan antikorupsi. Salah satu upaya yakni memasukkan prinsip antikorupsi ke mata pelajaran yang diajarkan.

"Tidak harus dengan kurikulum khusus, tapi insepsi ke mata pelajaran yang ada,” kata Ganjar, menanggapi dua penganugerahan antikorupsi itu, Mei tahun lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringati Sewelasan, Ganjar Beri Pesan Ini ke Para Santri

Peringati Sewelasan, Ganjar Beri Pesan Ini ke Para Santri

News | Senin, 18 Juli 2022 | 10:16 WIB

Komitmen Kembangkan UMKM, Ganjar Milenial Jatim Gelar Festival

Komitmen Kembangkan UMKM, Ganjar Milenial Jatim Gelar Festival

Bisnis | Senin, 18 Juli 2022 | 09:08 WIB

Dinyinyir Warganet Tak Punya Prestasi, Ini Jawaban Menohok Ganjar Pranowo

Dinyinyir Warganet Tak Punya Prestasi, Ini Jawaban Menohok Ganjar Pranowo

| Minggu, 17 Juli 2022 | 20:59 WIB

Terkini

Tak Mau Ambil Risiko 'Barang Mewah' Disalahgunakan, Polda Jatim Musnahkan 22 Kg Kokain Kolombia!

Tak Mau Ambil Risiko 'Barang Mewah' Disalahgunakan, Polda Jatim Musnahkan 22 Kg Kokain Kolombia!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:12 WIB

Perkuat Perlindungan Tenaga Kerja, Menaker Tekankan Pentingnya Jaminan Sosial

Perkuat Perlindungan Tenaga Kerja, Menaker Tekankan Pentingnya Jaminan Sosial

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:06 WIB

Kasus Menantu Jadi Pelaku Kekerasan: Apa yang Sebenarnya Salah dalam Relasi Keluarga?

Kasus Menantu Jadi Pelaku Kekerasan: Apa yang Sebenarnya Salah dalam Relasi Keluarga?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:06 WIB

Panggil Pegawai DJBC Salisa Asmoaji, KPK Endus Adanya 'Uang Pelicin' dalam Pengurusan Cukai Rokok

Panggil Pegawai DJBC Salisa Asmoaji, KPK Endus Adanya 'Uang Pelicin' dalam Pengurusan Cukai Rokok

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:00 WIB

ICW Soroti Bagi-Bagi Sembako di Monas, Desak Pemerintah Buka Sumber Anggaran yang Dinilai Tertutup

ICW Soroti Bagi-Bagi Sembako di Monas, Desak Pemerintah Buka Sumber Anggaran yang Dinilai Tertutup

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:46 WIB

Militer Iran Ultimatum Donald Trump: Berani Masuk Selat Hormuz, Kami Serang!

Militer Iran Ultimatum Donald Trump: Berani Masuk Selat Hormuz, Kami Serang!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:42 WIB

Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok

Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:37 WIB

Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Kalimalang, Pengemudi Pajero Ditangkap Polisi

Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Kalimalang, Pengemudi Pajero Ditangkap Polisi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:31 WIB

Percepatan Transisi Energi Bersih Berpotensi Tambah Beban Ekonomi Warga, Apa Solusinya?

Percepatan Transisi Energi Bersih Berpotensi Tambah Beban Ekonomi Warga, Apa Solusinya?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:25 WIB

PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah

PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:10 WIB