Bupati Nduga Beri Santunan Rp 400 Juta ke Keluarga Korban Penembakan KKB

Ruth Meliana Dwi Indriani

Senin, 18 Juli 2022 | 18:39 WIB
Bupati Nduga Beri Santunan Rp 400 Juta ke Keluarga Korban Penembakan KKB
Korban penembakan KKB tengah disemayamkan di rumah keluarga. [ANTARA/Mohamad Ridwan/Muhammad Izfaldi]

Suara.com - Bupati Nduga, Wentius Imiangge memberikan uang santunan kepada keluarga korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Setiap keluarga korban masing-masing diberi uang duka Rp400 juta.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Nduga, Ance Marjun Moomin Gwinangge mengatakan, santunan itu memang tidak sebanding dengan rasa duka keluarga. Namun ia berpesan agar uang duka digunakan dengan baik.

"Santunan ini harus digunakan dengan baik meskipun nilai ini tidak sebanding dengan rasa kehilangan anak bagi keluarga almarhum," katanya saat menghadiri pemakaman jenazah M. Ismaun, salah seorang korban KKB, di Palu, Senin (18/7/2022).

Ia mengatakan sejak dilepas Pemerintah Kabupaten Nduga di Timika, seluruh korban penembakan yang meninggal dunia telah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.

Adapun salah satu korban, yakni M. Ismaun merupakan sopir keluarga Bupati Nduga. Ia biasanya mengantar Bupati maupun Ketua TP-PKK setempat melaksanakan kegiatan pemerintahan di Papua.

"Kami tidak menyangka peristiwa ini terjadi. Kami turut berbelasungkawa atas kepergian almarhum," ujar Ance yang juga istri Bupati Nduga.

Hidayat, kerabat M. Ismaun, menngatakan, dari informasi yang diperoleh, almarhum sempat terlibat adu mulut dengan kelompok KKB Papua.

"Ada luka di tangan almarhum seperti luka menahan serangan benda tajam, dan menurut laporan setelah bisa ditangkis serangan itu, almarhum ditembak pada bagian dada sebelah kanan," ungkap Hidayat.

Hidayat menceritakan awal mula terjadinua peristiwa nahas itu. Hal ini bermula saat Ismaun mengantarkan sejumlah tokoh agama untuk mengikuti rangkaian kegiatan di daerah.

baca juga

Namun di tengah perjalanan, mobil yang dikemudikan korban dicegat oleh kelompok KKB. Kelompok KKB itu kemudian melakukan penembakan, di mana menyebabkan 8 korban.

"Laporan kami terima, sekitar delapan korban dalam peristiwa itu," kata Hidayat menambahkan.

Jenazah Ismaun tiba di Bandar Mutiara Sis Al-Jufri pada Minggu petang Pukul 17.00 WITA menggunakan pesawat terbang Lion Air nomor penerbangan JT 854. Jenazah langsung dijemput keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Jalan Tanjung Angin, Palu. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Korban Penembakan KKB Papua Dimakamkan di Deli Serdang Sumut

Satu Korban Penembakan KKB Papua Dimakamkan di Deli Serdang Sumut

Deli | Senin, 18 Juli 2022 | 16:34 WIB

Jenazah Korban Penembakan KKB di Papua Asal NTT Tiba di Labuan Bajo

Jenazah Korban Penembakan KKB di Papua Asal NTT Tiba di Labuan Bajo

News | Senin, 18 Juli 2022 | 11:55 WIB

10 Orang Termasuk Pendeta Jadi Korban Penyerangan Di Nduga, Persekutuan Gereja Berduka

10 Orang Termasuk Pendeta Jadi Korban Penyerangan Di Nduga, Persekutuan Gereja Berduka

News | Senin, 18 Juli 2022 | 11:52 WIB

Penjabat Bupati Nduga Namia Gwijangge Minta Maaf, 8 Jenazah Korban Pembunuhan Diterbangkan ke Kampung Halaman

Penjabat Bupati Nduga Namia Gwijangge Minta Maaf, 8 Jenazah Korban Pembunuhan Diterbangkan ke Kampung Halaman

Sulsel | Senin, 18 Juli 2022 | 10:32 WIB

Sudah Tiba di Palu, Jenazah Korban Penembakan KKB Papua Akan Dimakamkan Senin 18 Juli

Sudah Tiba di Palu, Jenazah Korban Penembakan KKB Papua Akan Dimakamkan Senin 18 Juli

News | Senin, 18 Juli 2022 | 02:10 WIB

10 Orang Tewas Dibunuh KKB di Nduga Papua Dievakuasi ke Timika, Video Para Korban Beredar di Medsos

10 Orang Tewas Dibunuh KKB di Nduga Papua Dievakuasi ke Timika, Video Para Korban Beredar di Medsos

Jatim | Minggu, 17 Juli 2022 | 12:05 WIB

Terkini

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:04 WIB

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

×