Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB
Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM
Kepala BGN Sudaryono (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Kepala BGN Sudaryono menyatakan program Makan Bergizi Gratis mendapat banyak sorotan negatif di media sosial karena faktor politis dan kepentingan kelompok tertentu.
  • Sudaryono telah menertibkan internal lembaga dengan memberikan sanksi tegas serta menutup hampir dua ribu dapur SPPG yang bermasalah.
  • Meskipun menghadapi berbagai kritik dan keluhan eksternal maupun internal, Sudaryono memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis akan terus dilanjutkan.

Suara.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyinggung ramainya pemberitaan dan percakapan negatif mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) di media sosial.

Dalam pernyataannya yang beredar di media sosial, Sudaryono menyebut citra negatif MBG salah satunya muncul karena sejumlah kelompok ikut meramaikan persoalan program tersebut di media sosial.

Pernyataan Sudaryono itu beredar melalui akun Instagram @dardardar_30 dan turut disebarkan Wakil Ketua Umum PSI Ronald Aristone Sinaga alias Bro Ron.

Sudaryono awalnya mengatakan bahwa secara keseluruhan pelaksanaan MBG tidak memiliki masalah jika dilihat langsung di lapangan. Namun, ia menilai persoalan menjadi ramai karena adanya pihak-pihak yang menurutnya memiliki kepentingan ideologis dan politis.

"MBG secara keseluruhan, kalau Anda lihat di bawah, itu orang pun nggak ada masalah. Ini yang ramai di sosmed. Kenapa rame? Satu adalah ideologis. Ini masalah urusan politik," kata Sudaryono.

Ia kemudian menyebut sejumlah kelompok yang dianggap turut membuat isu MBG ramai di media sosial, mulai dari guru, orang tua siswa, wartawan hingga LSM.

"Yang ramein gurunya, yang ramein orang tua siswanya, yang ramein adalah wartawannya, yang ramein adalah orang-orang oknum yang LSM dan lain sebagainya, itu ideologis politis," ujarnya.

Selain pihak di luar BGN, Sudaryono mengatakan kritik terhadap MBG juga datang dari internal lembaga yang dipimpinnya.

Ia mengaku tengah melakukan penertiban terhadap petugas BGN, termasuk memberikan sanksi kepada mereka yang dinilai melakukan kesalahan.

baca juga

"Yang kedua, aku tertibkan petugas saya. Aku absen. Yang salah saya suspend, yang salah saya pecat. Itu orang itu ngeluh. Bayangkan, pasukan saya sendiri, itu berkelukesah di sosmed. Menambah negatif dari MBG," kata Sudaryono.

Meski demikian, Sudaryono menegaskan dirinya tidak akan menghentikan langkah penertiban tersebut. Ia mengaku tak ingin memiliki anak buah yang dinilai tidak kompeten.

Sudaryono juga mengungkapkan adanya penutupan dapur SPPG dalam jumlah besar. Ia menyebut hampir 2.000 dapur telah ditutup.

"Saya baru tutup hampir 2000 dapur kemarin. Semua SPPG kepala dapur yang menyebabkan keracunan tidak boleh diperpanjang P3K-nya. semua orang yang menyebabkan keracunan tidak boleh kita teken kontrak kerja," katanya.

Menurut dia, persoalan yang membuat MBG ramai semakin kompleks karena tidak hanya berasal dari kritik eksternal dan internal BGN, tetapi juga dari pihak supplier.

"Kemudian bekerja nanti dicek aturannya. Jadi sudah ada ideologis politis, ada orang-orang di dalam BGN yang saya tertibkan ini juga komplain, ditambah lagi, mohon maaf, ditambah lagi supplier-supplier ini komplain juga. Jadi sempurnalah MBG ini," tutur Sudaryono.

Meski menghadapi berbagai kritik dan keluhan, Sudaryono menegaskan akan tetap melanjutkan program MBG.

"Tapi nggak ada masalah. With or without you, aku jalan terus. Semua orang ninggalin saya, saya jalan terus. Karena saya merasa udah ngerti apa yang saya lakukan, saya udah ngerti apa yang harus saya rencanakan, saya kerjakan, saya eksekusi, saya hanya butuh waktu aja," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

News | Senin, 14 September 2026 | 19:58 WIB

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

News | Senin, 14 September 2026 | 19:49 WIB

Korban Keracunan MBG Sudah 53 Ribu, DPR Desak Polisi Usut Tanpa Tunggu Laporan

Korban Keracunan MBG Sudah 53 Ribu, DPR Desak Polisi Usut Tanpa Tunggu Laporan

News | Senin, 14 September 2026 | 18:05 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×