Eks Kepala Intelijen TNI Sebut Kasus Brigadir J Satu-satunya di Dunia: Polisi Menembak Polisi, yang Mati CCTV

Dany Garjito, Elvariza Opita

Rabu, 20 Juli 2022 | 12:14 WIB
Eks Kepala Intelijen TNI Sebut Kasus Brigadir J Satu-satunya di Dunia: Polisi Menembak Polisi, yang Mati CCTV
Eks KABAIS TNI Soleman B Ponto menanggapi soal kasus penembakan Brigadir J. (YouTube/Pusat Kajian dan Analisis Data)

Suara.com - Meninggalnya Brigadir J alias Nopryansyah Yosua Hutabarat, salah satu ajudan Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo terus menjadi sorotan publik.

Kasus kematiannya dianggap mempunyai banyak sekali kejanggalan sehingga publik terus menuntut agar kasus diselesaikan setransparan mungkin.

Bahkan kasus ini sampai ditanggapi oleh sejumlah pakar Indonesia, termasuk mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI Laksamana Muda (Purn.) Soleman B Ponto.

Lewat wawancara virtualnya yang ditayangkan di kanal YouTube Pusat Kajian dan Analisis Data (PKAD), Soleman mengklaim bahwa kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J kemungkinan adalah satu-satunya di dunia.

"Kasus ini menjadi menarik perhatian karena mungkin satu-satunya di dunia sampai saat ini ya," tutur Soleman, seperti dikutip Suara.com pada Rabu (20/7/2022).

"Di mana polisi menembak polisi, di rumah polisi, ditangkap oleh polisi, ditahan oleh polisi, (tapi) yang mati CCTV," sambungnya.

Pernyataan ini sontak mengingatkan publik dengan banyaknya anekdot serupa yang berkembang di media sosial, merujuk pada pernyataan pihak kepolisian soal kamera pengawas rumah Ferdy Sambo yang sudah dua pekan belakangan mati.

Eks KABAIS TNI Soleman B Ponto menanggapi soal kasus penembakan Brigadir J. (Instagram/@majeliskopi08)
Eks KABAIS TNI Soleman B Ponto menanggapi soal kasus penembakan Brigadir J. (Instagram/@majeliskopi08)

Soleman kemudian mempertanyakan mengapa petinggi kepolisian sampai terlibat untuk membantu menyelesaikan kasus yang ada.

Ia lantas membandingkan dengan peristiwa serupa yang terjadi di Makassar, bahkan malah melibatkan dua institusi, tetapi bisa diselesaikan dengan baik di tingkat bawah.

baca juga

"Ah ini hanya pembunuhan saja kok. Seorang Saudara E membunuh Saudara J, saya mencoba tidak menggunakan pangkat karena di muka hukum sama," kata Soleman. "Nah tapi menjadi menarik perhatian, ini Saudara E membunuh J, kok tiba-tiba Kapolri langsung masuk."

"Padahal ada kasus sebelumnya di Makassar, itu seorang sersan polisi menembak juga sersan angkatan darat, ini antar angkatan. Itu tidak sampai ke atas, diselesaikan di bawah dengan baik. Tetapi kalau ini kenapa kok naik ke atas?" lanjut Soleman.

Hal inilah yang memicu pertanyaan besar di benak Soleman dan mungkin oleh publik pada umumnya. Karena itu pula Soleman sempat menyebut sudah waktunya penyelidikan suatu kasus tidak hanya dilakukan lewat satu pintu atau dari pihak kepolisian saja.

"Kalau TGPF ini sudah bisa jadi cikal bakal yang namanya detektif swasta, sebagai penyeimbang. Sebaiknya yang mulai dari penyelidikan tidak hanya satu pintu," ungkap Soleman.

Potongan wawancara tersebut juga diunggah oleh akun Instagram @majeliskopi08 dan menuai beragam respons warganet. Bukan cuma sepakat dengan apa yang disampaikan Soleman, warganet juga membandingkan kasus ini dengan penembakan sejumlah laskar FPI di KM50 hingga penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

"Semoga tenang disana, CCTV," sindir warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Sejumlah Nama Cocok Gantikan Ferdy Sambo, Arteria Dahlan: Harus Bisa Jadi Penyelesai Masalah

Sebut Sejumlah Nama Cocok Gantikan Ferdy Sambo, Arteria Dahlan: Harus Bisa Jadi Penyelesai Masalah

News | Rabu, 20 Juli 2022 | 10:16 WIB

Jawab Berbagai Spekulasi, Polri Bakal Buka-bukaan Hasil Autopsi Jasad Brigadir J Ke Pihak Keluarga

Jawab Berbagai Spekulasi, Polri Bakal Buka-bukaan Hasil Autopsi Jasad Brigadir J Ke Pihak Keluarga

News | Rabu, 20 Juli 2022 | 06:39 WIB

Begini Kondisi Bharada E Usai Baku Tembak dengan Brigadir J di Rumah Kadiv Propam

Begini Kondisi Bharada E Usai Baku Tembak dengan Brigadir J di Rumah Kadiv Propam

Lampung | Rabu, 20 Juli 2022 | 08:25 WIB

Polri dan Komnas HAM Verifikasi Tuduhan Pembunuhan Berencana Brigadir J

Polri dan Komnas HAM Verifikasi Tuduhan Pembunuhan Berencana Brigadir J

Purwokerto | Selasa, 19 Juli 2022 | 19:02 WIB

7 Fakta Terkini Kasus Pencabulan-Pengancaman Istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo

7 Fakta Terkini Kasus Pencabulan-Pengancaman Istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo

News | Selasa, 19 Juli 2022 | 18:34 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×