Sekilas Permainan Bola Kasti dari Aturan, Cara Bermain hingga Teknik Dasarnya

Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 25 Juli 2022 | 12:49 WIB
Sekilas Permainan Bola Kasti dari Aturan, Cara Bermain hingga Teknik Dasarnya
permainan bola kasti - Ilustrasi bola kasti (Elements Envato)

Suara.com - Permainan bola kasti adalah salah satu olahraga yang seru dan menyenangkan saat dimainkan bersama sekelompok orang. Memukul bola, menangkapnya, formasi di lapangan, serta strategi dan aturan main yang digunakan cukup jelas, sehingga tidak sulit untuk memahaminya.

Sedikit lebih mengenal permainan bola kasti, Anda bisa menyimak penjelasan singkat di bawah ini terkait aturan, cara main, alat yang digunakan, serta teknik dasar bermainnya.

1. Aturan Main Bola Kasti

Setidaknya terdapat 7 poin utama aturan bermain bola kasti.

  • Jumlah pemain yang dilibatkan adalah 12 pemain dalam satu tim
  • Durasi setiap babak permainan berjalan selama 20 hingga 30 menit dengan istirahat 15 menit. Permainan dibagi menjadi dua babak.
  • Regu penjaga bertugas menangkap bola dan melemparkan bola ke bagian tubuh lawan. Regu ini bisa menempati ruang bebas jika semua pemain regu lawan masih ada di pos yang tersebut. Saat ruang bebas kosong, regu penjaga bisa menguasai ruang bebas dan bertukar posisi jadi tim pemukul.
  • Tim pemukul, setelah selesai memukul seorang pemukul akan segera berlari dari satu pos ke pos berikutnya sehingga bisa kembali ke ruang bebas. Tongkat pemukul harus berada di area yang diijinkan.
  • Pelambung, diharuskan melempar bola dengan cara melambung sesuai dengan permintaan pemukul.
  • Sistem penilaian, pencatatan skor permainan bola kasti adalah nilai 0, 1, dan 2. nilai 0 untuk pemukul yang gagal memukul bola, nilai 1 untuk regu pemukul jika seorang pemukul dapat memukul dengan benar dan rekannya kembali ke ruang bebas, dan nilai 2 untuk regu pemukul jika dapat memukul bola dengan baik dan pemukul bisa kembali ke ruang bebas.
  • Pergantian posisi bisa terjadi jika salah satu anggota dari regu pemukul terkena lemparan bola oleh regu penjaga, regu penjaga dapat menangkap bola dari pelambung hingga tiga kali berturut-turut, salah satu anggota regu pemukul masuk ke ruang bebas lewat garis belakang, alat pemukul bola lepas saat memukul, dan jika ruang bebas kosong oleh regu pemukul dan dibakar oleh regu penjaga.

2. Cara Bermain Bola Kasti

Pada dasarnya, cara bermain kasti bisa dilihat pada aturan main yang ada di bagian sebelumnya. Setiap regu akan memulai dalam satu posisi tertentu, baik penjaga atau pemukul, kemudian berlomba mendapatkan skor tertinggi.

Pelempar akan melemparkan bolanya kepada pemukul, kemudian jika berhasil dipukul, pemukul berusaha segera mencapai ke pos terdekat. Pemain dari regu pemukul yang ada di masing-masing pos juga melakukan hal yang sama, berlari ke pos selanjutnya dan menghindari lemparan bola dari tim penjaga.

Setiap regu pemukul yang berhasil kembali ke ruang bebas, maka akan mendapatkan poin. Pergantian tim dilakukan jika kondisi syarat pergantian terpenuhi.

3. Alat yang Digunakan

Beberapa alat yang digunakan antara lain sebagai berikut.

  • Bola tenis, direkomendasikan dengan berat 70 hingga 80 gram
  • Tongkat pemukul dengan panjang 50 hingga 60 cm
  • Bendera untuk penanda lokasi
  • Tiang pada setiap pos dan ruang bebas

Selain itu diperlukan juga lapangan dengan ukuran 30 x 60 meter.

4. Pahami Teknik Dasar Permainan Bola Kasti

Ada tiga teknik dasar yang harus dipahami setiap pemain bola kasti.

  • Teknik menangkap bola, diantaranya teknik menangkap bola melambung, teknik menangkap bola mendatar, dan teknik menangkap bola menyusur tanah.
  • Teknik memukul bola, diantaranya teknik memukul bola melambung, teknik memukul mendatar, dan teknik memukul merendah.
  • Teknik melempar bola, diantara teknik melempar bola melambung, teknik melempar bola lurus atau datar, dan teknik melempar bola melambung dari bawah.

Itu tadi sedikit bahasan mengenai permainan bola kasti, semoga bisa menjadi informasi yang berguna untuk Anda.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendadak Nostalgia, Ingatkah 5 Permainan Tradisional Ini?

Mendadak Nostalgia, Ingatkah 5 Permainan Tradisional Ini?

Your Say | Jum'at, 07 Januari 2022 | 10:07 WIB

Alat yang Diperlukan dalam Permainan Kasti, Apa Saja?

Alat yang Diperlukan dalam Permainan Kasti, Apa Saja?

Sport | Senin, 15 November 2021 | 12:28 WIB

Permainan Bola Kasti, Lengkap Tata Cara dan Aturan Main

Permainan Bola Kasti, Lengkap Tata Cara dan Aturan Main

Jogja | Senin, 01 November 2021 | 15:12 WIB

Terkini

Sok Jago Hadang Ambulans di Depok, Pria Ini Langsung Ciut Saat Diciduk Polisi

Sok Jago Hadang Ambulans di Depok, Pria Ini Langsung Ciut Saat Diciduk Polisi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:49 WIB

Donald Trump Kesal Mahalnya Tiket Piala Dunia 2026: Saya Nggak Mau Beli

Donald Trump Kesal Mahalnya Tiket Piala Dunia 2026: Saya Nggak Mau Beli

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:48 WIB

Langsung Kena Kritik, CFD Rasuna Said Bakal Diberlakukan dengan Penyesuaian Jam

Langsung Kena Kritik, CFD Rasuna Said Bakal Diberlakukan dengan Penyesuaian Jam

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:44 WIB

Krisis Energi Global Mulai Hantam Industri AMDK, Apa Dampaknya Bagi Konsumen?

Krisis Energi Global Mulai Hantam Industri AMDK, Apa Dampaknya Bagi Konsumen?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:43 WIB

Sampah Pasar Bisa Jadi Pupuk Cuma 2 Jam, Jakarta Uji Teknologi Baru di Kramat Jati

Sampah Pasar Bisa Jadi Pupuk Cuma 2 Jam, Jakarta Uji Teknologi Baru di Kramat Jati

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:36 WIB

DPRD DKI: Jakarta Calon Kota Global, Tidak Boleh Jadi Tempat Aman bagi Sindikat Judi Internasional

DPRD DKI: Jakarta Calon Kota Global, Tidak Boleh Jadi Tempat Aman bagi Sindikat Judi Internasional

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:36 WIB

Mengapa Krisis Iklim Disebut Bisa Memperparah Penyebaran Hantavirus?

Mengapa Krisis Iklim Disebut Bisa Memperparah Penyebaran Hantavirus?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:30 WIB

Donald Trump Ancam Hancurkan Siapa Pun yang Dekati Uranium Iran

Donald Trump Ancam Hancurkan Siapa Pun yang Dekati Uranium Iran

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:21 WIB

Krisis Iklim Ancam Keselamatan Jemaah Haji, Studi Soroti Risiko Heatstroke

Krisis Iklim Ancam Keselamatan Jemaah Haji, Studi Soroti Risiko Heatstroke

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:20 WIB

KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun Terkait Kasus Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR Maidi

KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun Terkait Kasus Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR Maidi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:18 WIB