Dianggap Membahayakan, Pria Ini Ngaku Lagi Ngawal Mantan Wapres dan Ancam Catat Nopol Kader PSI

Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 25 Juli 2022 | 16:45 WIB
Dianggap Membahayakan, Pria Ini Ngaku Lagi Ngawal Mantan Wapres dan Ancam Catat Nopol Kader PSI
Seorang pria yang mengaku sebagai pengawal mantan wakil presiden tengah berdebat dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Francine Widjojo, Minggu (24/7/2022). (tangkap layar video @/francinewidjojo)

Suara.com - Juru Bicara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Francine Widjojo sempat berdebat dengan seorang pengemudi sopir yang mengaku tengah mengawal mantan wakil presiden. Sopir yang dimaksud juga mengancam akan mencatat nomor polisi mobil Francine.

Awal mula kejadian tersebut ialah ketika keduanya sama-sama melintasi jalan layang Antasari, Jakarta Selatan, Minggu (24/7/2022) sekitar pukul 20.15 WIB. Menurutnya ada rombongan tiga mobil melintas di lajur kanan pada turunan jalan layang Antasari atau tepatnya di dekat kantor Wali Kota Jaksel.

"Saya melintas di lajur kiri yang kosong, tetiba dipepet mobil pengawal belakang (nopol 6702-V) hingga mobil saya mengarah kiri mendekati beton pagar," cerita Francine melalui akun Twitternya @francinewidjojo yang dikutip Suara.com, Senin (25/7/2022).

Karena bisa menabrak beton, Francine sontak membunyikan klakson panjang. Kala itu, mobil pengawal belakang kembali ke lajur kanan sehingga saya melintas di lajur kiri.

"Setelah turunan, mobil saya melambat di antrian lampu merah seberang Walikota Jaksel. Rombongan melintas dari kiri dan mobil pengawal belakang buka kaca (tanpa mengenakan masker) lalu teriak "minggir lo!"," ucapnya.

Ternyata, perjalanannya searah dengan rombongan tersebut yakni menuju Jalan Sudirman. Francine memilih untuk tetap berada di belakang rombongan.

Setelah jalan underpass Pattimura, Francine menyebut kalau rombongan di lajur kanan berpindah ke kiri. Ia tetap mengikuti rombongan itu.

Kala itu, mobil pengawal disebutnya sempat bergerak zig-zag, ugal-ugalan dan sengaja rem mendadak.

"Untuk kedua kalinya membahayakan nyawa saya. Untung saya sigap segera rem, sehingga tidak tabrakan."

baca juga

Ngaku Tengah Kawal eks Wapres

Debat antara Francine dengan pria tersebut sempat direkamnya melalui ponsel. Dalam video berdurasi 1.22 menit itu memperlihatkan Francine yang tengah berada di dalam mobilnya. Melalui kamera ponselnya terlihat posisi mobilnya tengah berada di belakang sebuah mobil SUV hitam berplat dinas TNI.

Setelah itu, Francine menyetir mobilnya hingga bisa tepat di samping mobil tersebut.

"Ibu maju," kata seorang sopir yang mengenakan batik.

Pria itu lantas menanyakan keperluan Francine yang sudah sigap dengan ponsel serta kaca mobil yang dibuka. Karena diajak berbicara, Francine langsung bertanya kepada pria tersebut.

"Kenapa, bu?," tanya pria itu.

"Bapak ngapain tadi sengaja membahayakan?," tanya Francine.

Pria itu langsung menyampaikan kalau ia harus melakukan sesuatu karena Francine dianggap membahayakan rombongan pengawalannya. Pria tersebut mengklaim kalau apa yang ia lakukan sudah tercantum dalam undang-undang.

"Lho ibu membahayakan loh saya dilindungi undang-undang ngawal mantan wapres, lho, yah, saya catat plat nomornya," kata pria yang wajahnya disensor.

Mendengar penjelasan pria itu, Francine langsung menegaskan kalau dirinya tidak berupaya menyalip. Ia menyebut kalau dirinya berada tepat di belakang rombongan pengawalan mantan wapres.

Pria tersebut kemudian menjawab kalau Francine sempat mepet ke barisan pengawalan mantan wapres.

"Lho, di jalan layang ibu kenapa mepet-mepet?," tanya pria tersebut.

"Kalau di jalan, kan, tadi dua jalur kosong jalur kiri," jawab Francine.

Pria itu kembali menjelaskan kalau ia harus menutup jalan supaya tidak ada pengemudi mobil lainnya yang menyalip. Namun alasan pria itu dibantah oleh Francine.

Ia merasa kalau sopir itu tidak menutup jalur saat berada di jalan layang. Setelah berdebat, akhirnya pria itu terlihat sibuk berbicara melalui walkie talkie.

Pada saat pria tersebut tengah sibuk, Francine kembali menyinggung pria tersebut yang mengaku sebagai pengawal eks wapres.

"Jadi mantan wapres nih yang dikawal, hah? Mantan wapres yang dikawal? Sehingga membahayakan? Sengaja?," ucap Francine.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unggah Video Debat dengan Pengawal Mantan Wapres, Kader PSI: Ada yang Teriak Minggir Lo!

Unggah Video Debat dengan Pengawal Mantan Wapres, Kader PSI: Ada yang Teriak Minggir Lo!

News | Senin, 25 Juli 2022 | 16:23 WIB

Pagar Tribun JIS Roboh Saat Launching Minggu Kemarin, PSI: Memalukan, Jakpro Harus Dievaluasi

Pagar Tribun JIS Roboh Saat Launching Minggu Kemarin, PSI: Memalukan, Jakpro Harus Dievaluasi

Jakarta | Senin, 25 Juli 2022 | 16:10 WIB

Belasan Penyidik KPK Kembali Pantau Sidang Praperadilan Mardani Maming di PN Jaksel

Belasan Penyidik KPK Kembali Pantau Sidang Praperadilan Mardani Maming di PN Jaksel

News | Senin, 25 Juli 2022 | 12:26 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 24 Juli, Siang Hari Jaksel akan Diguyur Hujan

Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 24 Juli, Siang Hari Jaksel akan Diguyur Hujan

Poptren | Minggu, 24 Juli 2022 | 07:50 WIB

Sidang Praperadilan Bendum PBNU Mardani H Maming, Saksi Ahli Pidana Jelaskan Proses Penetapan Status Tersangka

Sidang Praperadilan Bendum PBNU Mardani H Maming, Saksi Ahli Pidana Jelaskan Proses Penetapan Status Tersangka

News | Jum'at, 22 Juli 2022 | 21:44 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×