Kunjungan Presiden Jokowi ke China: Simbolis dan Pragmatis

Siswanto | ABC | Suara.com

Rabu, 27 Juli 2022 | 16:04 WIB
Kunjungan Presiden Jokowi ke China: Simbolis dan Pragmatis
Pertemuan bilateral Presiden Jokowi dengan PM China Li Keqiang di Villa 5, Diaoyutai State Guesthouse, Beijing, China, Selasa (26/7/2022). (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Indonesia dan China sepakat untuk meningkatkan perdagangan bilateral dan memperluas kerja sama di sejumlah bidang, seperti pertanian dan ketahanan pangan, setelah Presiden Joko Widodo dan Presiden Xi Jinping bertemu di Beijing, Selasa kemarin (26/07).

Kedua pemimpin negara percaya hubungan strategis mereka signifikan dan memiliki pengaruh global, seperti dikatakan Kementerian Luar Negeri China usai pertemuan Presiden Jokowi, Presiden Jinping dan Perdana Menteri Li Keqiang.

"[China dan Indonesia] telah bertindak secara proaktif dengan rasa tanggung jawab yang kuat untuk menjaga perdamaian dan stabilitas regional," menurut isi pernyataan bersama kedua negara.

Kunjungan pemimpin negara ke China sangat jarang terjadi sejak pandemi COVID-19. Terkahir kali China menerima kunjungan pemimpin negara adalah saat Presiden Rusia Vladimir Putin berkunjung ke Olimpiade Musim Dingin.

'Tak ada yang mengejutkan'

Hubungan China dengan negara-negara besar, seperti Australia dan Amerika Serikat, sedang memanas begitu pula dengan pengaruh China di Laut China Selatan yang menjadi sorotan dunia internasional.

Bahkan saat berkunjung ke Jakarta pekan lalu, petinggi militer Amerika Serikat, Jenderal Mark Milley mengatakan jumlah pesawat dan kapal China yang dipergoki oleh Amerika Serikat dan sekutu lainnya di kawasan Pasifik sudah meningkat tajam. 

Jenderal Mark Milley mengatakan pengaruh China di udara dan laut "semakin agresif"

Dr David Engel, Kepala Program Indonesia dari Australian Strategic Policy Institute mengatakan kunjungan Presiden Jokowi ke China tidak mengejutkan.

"Saya tidak berpikir ada orang yang terlalu khawatir jika Presiden Jokowi ingin pergi ke sana [China] dan saya bayangkan mencari lebih banyak dukungan untuk rencana pembangunan Indonesia," ujar Dr Engel.

"Tak ada yang mengejutkan dari kunjungan itu," ujarnya.

Menurut Dr Engel Indonesia memiliki "kepentingan besar dalam hubungan ekonomi yang kuat dengan China."

Dr Randy Wirasta Nandyatama, peneliti dan akademisi dari Departemen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, menilai kunjungan ke China tak lepas dari karakter Presiden Jokowi yang "pragmatis" untuk kepentingan dan kebutuhan Indonesia saat ini.

"Yang pertama adalah akses bahan pangan, seperti akses gandum, mengingat ketegangan politik dunia yang menyebabkan inflasi dan harga yang tinggi," ujar Dr Randy.

Namun menurutnya, langkah ini juga "kalah strategis" dibandingkan dengan India yang mendapat keuntungan lebih banyak.

Misalnya, saat Indonesia mendekati Rusia dan Ukraina, yang mendapat kontrak minyak dan gandum adalah India.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Sikap Istri PM Malaysia Tolak Salaman dengan Xi Jinping Tuai Pujian, Patuhi Ajaran Islam

Viral Sikap Istri PM Malaysia Tolak Salaman dengan Xi Jinping Tuai Pujian, Patuhi Ajaran Islam

Entertainment | Kamis, 04 September 2025 | 18:06 WIB

Beda Adab Kaesang-Erina vs Anak Presiden Xi Jinping: Bak Bumi Langit, Dibongkar Warga China Langsung

Beda Adab Kaesang-Erina vs Anak Presiden Xi Jinping: Bak Bumi Langit, Dibongkar Warga China Langsung

Lifestyle | Kamis, 22 Agustus 2024 | 13:39 WIB

KTT Tiongkok-Uni Eropa Bakal Berlangsung Besok, Sektor Otomotif dan EV dengan Subsidi dari Pemerintah Jadi Topik Penting

KTT Tiongkok-Uni Eropa Bakal Berlangsung Besok, Sektor Otomotif dan EV dengan Subsidi dari Pemerintah Jadi Topik Penting

Otomotif | Rabu, 06 Desember 2023 | 08:58 WIB

Terbang ke China Hari Ini, Jokowi Bakal Temui Presiden Xi Jinping

Terbang ke China Hari Ini, Jokowi Bakal Temui Presiden Xi Jinping

News | Senin, 16 Oktober 2023 | 08:27 WIB

China akan Tindak Tegas 'Kekuatan Musuh' usai Meluasnya Protes Covid pada Akhir Pekan

China akan Tindak Tegas 'Kekuatan Musuh' usai Meluasnya Protes Covid pada Akhir Pekan

News | Rabu, 30 November 2022 | 14:30 WIB

Kertas Kosong Jadi Simbol Protes Kebijakan Covid di China

Kertas Kosong Jadi Simbol Protes Kebijakan Covid di China

News | Selasa, 29 November 2022 | 16:13 WIB

Warga China Turun ke Jalan, Protes Kebijakan Nol-Covid Xi Jinping

Warga China Turun ke Jalan, Protes Kebijakan Nol-Covid Xi Jinping

News | Senin, 28 November 2022 | 08:00 WIB

Apa Untungnya Indonesia-China Sepakati Perjanjian Dagang?

Apa Untungnya Indonesia-China Sepakati Perjanjian Dagang?

Bisnis | Jum'at, 11 November 2022 | 16:50 WIB

Xi Jinping Ingin Hubungan China dan AS Semakin Erat

Xi Jinping Ingin Hubungan China dan AS Semakin Erat

News | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 09:17 WIB

IK-CEPA dengan Korsel Diratifikasi, Kemendag Incar Pengembangan Industri Animasi, Komik dan Game

IK-CEPA dengan Korsel Diratifikasi, Kemendag Incar Pengembangan Industri Animasi, Komik dan Game

Bisnis | Selasa, 20 September 2022 | 13:54 WIB

Terkini

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB