Mulai 2023, PAM Jaya Produksi Air Bisa Langsung Minum

Bangun Santoso, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 01 Agustus 2022 | 11:32 WIB
Mulai 2023, PAM Jaya Produksi Air Bisa Langsung Minum
PAM Jaya [Website PAM Jaya]

Suara.com - Perumda Perusahaan Air Minum atau PAM Jaya berencana menyediakan layanan air bisa langsung diminum untuk warga Jakarta di tahun 2023. Nantinya, air baku untuk konsumsi ini bersumber dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kali Ciliwung yang ada di wilayah Jakarta Selatan.

Direktur Pelayanan PAM Jaya Syahrul Hasan mengatakan, pihaknya memiliki proyeksi kemampuan mengekstraksi air Ciliwung hingga 200 liter per detik. Air yang sudah diolah akan bisa dikonsumsi warga di Kelurahan Rawa Jati, Kelurahan Pancoran, Kelurahan Duren Tiga, Kelurahan Cikoko dan Pejaten Timur.

“Menariknya adalah airnya bisa langsung diminum, jadi yang tinggal di kawasan Pancoran dan Pejaten Timur nantinya air mereka bisa langsung diminum, Insya Allah di tahun 2023,” ujar Syahrul kepada wartawan, Senin (1/8/2022).

Menurut Syahrul, memang sudah seharusnya PAM Jaya menyediakan layanan air yang bisa langsung diminum sesuai dengan nomenklatur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu. Selama ini, ia mengakui air yang disalurkan harus dimasak dulu baru bisa diminum.

“Padahal dulunya adalah perusahaan air minum, tapi faktanya air ini nggak bisa diminum, tapi jadi air bersih yang dimasak baru diminum,” tuturnya.

Alasan air nantinya bisa langsung diminum karena adanya instalasi pipa baru. Selama ini, pipa yang sudah terpasang mengalami kebocoran hingga telah terkontaminasi bakteri E.Coli.

"PAM Jaya ini usianya 100 tahun dan jumlah pipanya itu yang ada di bawah kaki kita di Jakarta mencapai 12.000 kilometer. Usia pipanya ada yang 100 tahun, ada yang usianya sebulan,” tuturnya.

Ia pun meminta masyarakat tidak khawatir karena air yang layak langsung minum harus diolah dengan standar ketat sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 492 tahun 2020 tentang Persyaratan Kualitas Air.

Air olahn PAM Jaya ini nantinya bisa dinikmati oleh 150.000 orang atau kurang lebih 15.000 sambungan rumah.

baca juga

Dalm waktu dekat juga pihaknya berencana membangun SPAM Pesanggrahan. Pihaknya akan membuat intake untuk memasok air ke SPAM Pesanggrahan di Ciputat, Tangerang Selatan sesuai tempat pengambilan air baku.

“Kami sudah beli lahan dan kami sedang melakukan proses DED (detail engineering design atau detail gambar kerja) pembangunan di tahun ini. Nanti tahun depan mudah-mudahan sudah bisa jadi seperti halnya SPAM Ciliwung, itu kurang lebih 750 liter per detik,” imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur DKI Jakarta Copot Dirut PAM Jaya, Kenapa?

Gubernur DKI Jakarta Copot Dirut PAM Jaya, Kenapa?

Selebtek | Minggu, 17 Juli 2022 | 16:36 WIB

Anies Copot Dirut PAM Jaya Jelang Akhir Swastanisasi Air, Pemprov DKI: Penyegaran Saja

Anies Copot Dirut PAM Jaya Jelang Akhir Swastanisasi Air, Pemprov DKI: Penyegaran Saja

News | Minggu, 17 Juli 2022 | 15:55 WIB

Anies Baswedan Ganti Dirut PAM Jaya dan Pasar Jaya Jelang Akhir Swastanisasi Air

Anies Baswedan Ganti Dirut PAM Jaya dan Pasar Jaya Jelang Akhir Swastanisasi Air

Jakarta | Sabtu, 16 Juli 2022 | 17:05 WIB

PAM Jaya Inisiasi Smart Water Hackathon Pertama di Indonesia

PAM Jaya Inisiasi Smart Water Hackathon Pertama di Indonesia

Bisnis | Senin, 04 Juli 2022 | 18:46 WIB

PAM Jaya Gandeng Sejumlah Lembaga Zakat Bagi Sembako ke 100 Panti Asuhan

PAM Jaya Gandeng Sejumlah Lembaga Zakat Bagi Sembako ke 100 Panti Asuhan

News | Minggu, 01 Mei 2022 | 07:34 WIB

Suplai Air Bersih di Kramat Jati-Makasar Akan Alami Gangguan Sabtu Malam

Suplai Air Bersih di Kramat Jati-Makasar Akan Alami Gangguan Sabtu Malam

Jakarta | Sabtu, 09 April 2022 | 18:49 WIB

Biaya Sambungan PAM Jaya Naik Hingga 4 Kali Lipat Mulai 1 April, Ini Rinciannya

Biaya Sambungan PAM Jaya Naik Hingga 4 Kali Lipat Mulai 1 April, Ini Rinciannya

News | Jum'at, 01 April 2022 | 10:12 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×