Suara.com - Tersangka kasus polisi tembak polisi, Bharada E akhirnya buka-bukaan soal tewasnya Brigadir J, Setelah sebulan bungkam, pemilik nama lengkap Richard Eliazer ini membuka satu per satu misteri kematian Brigadir J melalui sang pengacara.
Di awal munculnya kasus ini pada 8 Juli lalu, Bharada E disebut sebagai sosok penembak Brigadir J hingga tewas. Peristiwa itu terjadi di Rumah Dinas Ferdy Sambo yang saat itu menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.
Lantas, apa saja daftar 'nyanyian' Bharade E yang dari kasus tewasnya Brigadir J yang disampaikan melalui kuasa hukumnya, Deolipa Yumara tersebut?
![Kuasa Hukum Bharada E, Deolipa Yumara sesuai bertemu penyidik di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (8/8/2022) malam. [Suara.com/Muhammad Yasir]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/08/08/35869-kuasa-hukum-bharada-e-deolipa-yumara.jpg)
1. Tulis Surat untuk Brigadir J
Usai ditetapkan sebagai tersangka, Bharada E menuliskan surat yang ia tandatanagi langsung dari balik jeruji tahanan untuk pihak keluarga Brigadir J. Ini diungkap pengacara Bharada E, Deolipa Yumara.
“Saya Bharada E mengucakan turut berbelasungkawa atas kejadian ini. Buat bapak ibu dan Reza (keluarga Bang Yos), sekali lg saya turut ucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya.”
Bharada E dalam surat itu terlihat cukup akrab dengan Brigadir J dengan memanggilnya Bang Yos. Bharada E juga sepertinya mengenal adik kandung Brigadir J dengan menyebut namanya Reza.
2. Tidak Ada Baku Tembak
Bharada E mengubah kesaksian awal terkait tewasnya Brigadir J di rumah Irjen Ferdy Sambo. Terbaru, ia mengaku tidak ada peristiwa baku tembak. Hal itu disampaikannya kepada pengacaranya Muhammad Burhanuddin.
"Tidak ada memang, kalau informasi tidak ada baku tembak. Pengakuan dia tidak ada baku tembak," kata Burhanuddin, Senin (8/8/2022) kepada awak media.
Burhanuddin menambahkan, berdasarkan pengakuan Bharada E, bekas proyektil yang berada di TKP hanya alibi.
3. Tak Ada Pelecehan Seksual
Bharada E mengaku tidak mengetahui adanya peristiwa pelecehan seksual terhadap ‘majikan’nya itu. Dimana sebelumnya Brigadir J disebut melecehkan istri Ferdy Sambo.
“Pelecehan seksual dia tidak tahu, tapi untuk yang lain-lain dia tahu, soal keterlibatan, berapa orang, dia tahu dan sudah sampaikan ke kami,” katanya saat diwawancarai salah satu stasiun TV.
4. Sebut Ada Pelaku Lain