Wamenkeu Sebut Kenaikan Inflasi Jadi Game Changer Bagi Indonesia

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 09 Agustus 2022 | 18:26 WIB
Wamenkeu Sebut Kenaikan Inflasi Jadi Game Changer Bagi Indonesia
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyampaikan kondisi inflasi Indonesia saat ini berada di angka 4,9 persen.

Ia mengemukakan, angka inflasi tersebut masih sangat terkendali, terutama jika dibandingkan dengan negara-negara peer group yang lain.

“Di dalam inflasi kita ada beberapa harga yang memang kelihatan meningkat, terutama harga pangan. Namun, kita menganggap bahwa inflasi saat ini menjadi salah satu game changer Indonesia. Kita harus bisa menjaga inflasi jangan naik terlalu cepat supaya pemulihan ekonomi bisa berjalan sepanjang mungkin,” ujar Wamenkeu dalam acara program Squawk Box, Selasa (9/8/2022).

Wamenkeu memaparkan, salah satu komponen yang inflasinya tinggi adalah volatile food. Kunci untuk memastikan volatile food terkendali adalah suplai yang tersedia dan distribusi yang lancar.

“Pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus sama-sama memastikan jalanan untuk ke pasar itu tersedia, produksi di seluruh sentra-sentra produksi itu menghasilkan, dan ada pemantauan kapan akan ada lonjakan permintaan, terutama ketika hari raya, hari libur, atau hari-hari besar yang lain,” kata Wamenkeu.

Lebih lanjut, Wamenkeu menjelaskan beberapa negara merasakan dampak dari kenaikan harga komoditas di sektor energi.

Namun di Indonesia, terdapat beberapa komponen energi yang harganya ditentukan oleh pemerintah, seperti tarif listrik, LPG 3 kilogram, dan bahan bakar minyak (BBM).

“Ini menjadi sangat penting karena harga energi ini kemudian punya repercussion effect ke berbagai macam kegiatan ekonomi dan ke harga-harga produk lain,” kata Wamenkeu.

Menanggapi kondisi tersebut, pemerintah berupaya untuk menstabilkan harga komponen energi di dalam negeri agar tidak terdampak kenaikan harga internasional.

baca juga

“Namanya membayar subsidi dan kompensasi. Ibaratnya inflasinya kita beli dengan anggaran pemerintah. Anggaran pemerintah mendapatkan windfall revenue karena harga komoditasnya naik. Jadi ada penerimaan yang meningkat. Kita pakai sebagian untuk membayar subsidi dan kompensasi tambahan. Makanya total subsidi dan kompensasi itu bisa mencapai Rp502 triliun,” ujar Wamenkeu.

Wamenkeu berharap angka inflasi akan tetap terkendali sehingga kegiatan ekonomi bisa terus berlanjut. APBN akan terus memberikan support dan menjadi shock absorber dengan memastikan daya beli masyarakat dapat terus berjalan melalui program perlindungan sosial, memastikan inflasi dapat ditangani, sekaligus menyehatkan APBN.

“Jadi sambil menggelontorkan terus untuk menangani inflasi, menaikkan subsidi kompensasi, menaikkan perlindungan sosial, tapi harus kita buat APBN-nya menjadi lebih sehat dengan defisitnya kita turunkan. Karena kalau defisitnya kita turunkan itu artinya pembiayaan kita turunkan, artinya utang juga kita minimalkan,” kata Wamenkeu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Orang Kaya RI Mulai Tingkatkan Konsumsi, Wamenkeu Senang

Banyak Orang Kaya RI Mulai Tingkatkan Konsumsi, Wamenkeu Senang

Bisnis | Selasa, 09 Agustus 2022 | 14:39 WIB

Ancaman Inflasi Bikin Ketar-ketir, Kemenkeu Tak Gentar

Ancaman Inflasi Bikin Ketar-ketir, Kemenkeu Tak Gentar

Bisnis | Senin, 08 Agustus 2022 | 15:24 WIB

Inflasi, Permintaan Mobil Baru Diperkirakan Merosot

Inflasi, Permintaan Mobil Baru Diperkirakan Merosot

Otomotif | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 22:20 WIB

Terkini

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

×