Sejarah Bulan Safar yang Sering Dianggap Jadi Bulan Sial

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 18 Agustus 2022 | 13:46 WIB
Sejarah Bulan Safar yang Sering Dianggap Jadi Bulan Sial
Ilustrasi berdoa - Sejarah Bulan Safar Dianggap Bulan Sial (Freepik)

Suara.com - Sejarah bulan Safar dianggap bulan sial karena berhubungan dengan keadaan sunyi atau sepi masyarakat Arab pada bulan tersebut. Bulan safar adalah bulan kedua dalam kalender hijriah dan dulu pada bulan tersebut orang-orang keluar meninggalkan rumah untuk berperang dan bepergian. 

Sejarah bulan safar dijelaskan oleh Imam Ibnu Katsir dengan mengatakan bahwa, “Safar dinamakan dengan nama tersebut, karena sepinya rumah-rumah mereka dari mereka, ketika mereka keluar untuk perang dan bepergian.”  (Ibnu Katsir, Tafsîrubnu Katsîr, [Dârut Thayyibah, 1999], juz IV, halaman 146).

Alasan Mendasar Penamaan Bulan Safar 

Dikutip dari NU Online, penamaan bulan safar disampaikan oleh Ibnu Manzhur memiliki beberapa alasan mendasar, antara lain:

  1. Orang-orang Arab pergi berperang sehingga kota sepi
  2. Orang Arab memiliki kebiasaan memanen semua tanaman yang mereka tanam pada bulan tersebut, dan mengosongkan tanah-tanah mereka pada bulan safar
  3. Orang Arab memiliki kebiasaan memerangi setiap kabilah yang datang, sehingga kabilah-kabilah tersebut harus pergi tanpa bekal (kosong) karena takut kepada orang arab.

Bulan Safar Dianggap Bulan Sial

Ada cerita yang menjadi sejarah bulan safar dianggap bulan sial. Cerita itu mengenai suatu jaman di bulan safar mengalami banyak musibah. Ibnu Rajab menjelaskan suatu jaman mendapatkan musibah bukan karena bulan safar yang sial, melainkan karena banyak kemaksiatan yang dilakukan manusia pada jamannya 

Penjelasan Ibnu Rajab ini diriwayatkan dalam Dar Ibn Hazm, cetakan pertama: 2004, halaman 81. Selengkapnya, Ibu Rajab berkata, “Setiap zaman yang orang mukmin menyibukkannya dengan ketaatan kepada Allah, maka merupakan zaman yang diberkahi; dan setiap zaman orang mukmin menyibukkannya dengan bermaksiat kepada Allah, maka merupakan zaman kesialan (tidak diberkahi).”

Rasulullah SAW pun menolak anggapan bulan safar sebagai bulan sial. Rasul bersabda, "“Tidak ada wabah (yang menyebar dengan sendirinya tanpa kehendak Allah), tidak pula tanda kesialan, tidak (pula) burung (tanda kesialan), dan juga tidak ada (kesialan) pada bulan Safar. Menghindarlah dari penyakit judzam sebagaimana engkau menghindar dari singa.”

Sabda Rasul tersebut dirwayatkan dalam HR. AL Bukhari, Badruddin ‘Aini, ‘Umdâtul Qâri Syarhu Shahîhil Bukhâri, [Beirut, Dârul Kutub: 2006], juz IX, halaman 409.

baca juga

Bulan Safar Bukan Bulan Sial

Ada beberapa hal yang menunjukkan bahwa Rasul benar-benar menganggap bulan safar bukan bulan sial, antara lain sebagai berikut:

(1) Rasulullah SAW melangsungkan pernikahan dengan Sayyidah Khadijah pada bulan Safar

(2) Pernikahan antara Sayyidina Ali dan Sayyidah Fatimah az-Zahra juga di bulan Safar

(3) Rasulullah melaksanakan hijrah dari Makkah ke Madinah bertepatan dengan bulan Safar

(4) Perang Abwa terjadi pada bulan Safar, dalam perang ini umat Islam meraih kemenangan telak atas kaum kafir

(5) Perang Khaibar terjadi pada bulan Safar dan umat Islam memenangkan peperangan 

Demikian itu sejarah bulan safar dianggap bulan sial.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muncul Lagi di New York, Begini Sejarah Virus Polio dan Vaksinasinya

Muncul Lagi di New York, Begini Sejarah Virus Polio dan Vaksinasinya

Health | Kamis, 18 Agustus 2022 | 11:18 WIB

Apa Itu Rebo Wekasan? Ini Asal Usul Ritual Tolak Bala di Bulan Safar

Apa Itu Rebo Wekasan? Ini Asal Usul Ritual Tolak Bala di Bulan Safar

News | Kamis, 18 Agustus 2022 | 11:16 WIB

Perbedaan Paskibra dan Paskibraka, Jangan Sampai Keliru!

Perbedaan Paskibra dan Paskibraka, Jangan Sampai Keliru!

News | Kamis, 18 Agustus 2022 | 08:42 WIB

Sejarah Paskibraka: Ada Sejak Era Soekarno, Dicetuskan Tahun 70-an, Diresmikan Kemenpora

Sejarah Paskibraka: Ada Sejak Era Soekarno, Dicetuskan Tahun 70-an, Diresmikan Kemenpora

News | Rabu, 17 Agustus 2022 | 17:27 WIB

Sejarah Bendera Merah Putih: Sejak Kerajaan Majapahit hingga Kini

Sejarah Bendera Merah Putih: Sejak Kerajaan Majapahit hingga Kini

News | Rabu, 17 Agustus 2022 | 14:01 WIB

Fakta Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih: Sejarah, Pernah Dijahit 2 Kali hingga Dibungkus Koran

Fakta Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih: Sejarah, Pernah Dijahit 2 Kali hingga Dibungkus Koran

News | Selasa, 16 Agustus 2022 | 21:07 WIB

Terkini

Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI

Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI

Sport | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:11 WIB

Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus

Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:06 WIB

Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede

Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:04 WIB

Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi

Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi

Sport | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:00 WIB

Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru

Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:41 WIB

Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan

Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:37 WIB

Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa

Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:16 WIB

Kejagung Jangan Berhenti di Febrie Adriansyah, Aktor Intelektual Harus Diburu

Kejagung Jangan Berhenti di Febrie Adriansyah, Aktor Intelektual Harus Diburu

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:15 WIB

Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting

Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 21:07 WIB

×