Seperti 10 Tahun Lalu, Pengamat Nilai Masih Ada Fenomena "Jokowi Effect"

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Senin, 22 Agustus 2022 | 17:54 WIB
Seperti 10 Tahun Lalu, Pengamat Nilai Masih Ada Fenomena "Jokowi Effect"
Joko Widodo Berulang Tahun ke-61 pada Selasa (21/6/2022) (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Pengaruh Presiden Joko Widodo atau Jokowi dinilai masih besar. Hal ini ditandai dengan adanya fenomena "Jokowi Effect" seperti yang terjadi 10 tahun lalu.

Menurut pengamat komunikasi dan politik Universitas Airlangga, Suko Widodo, fenomena "Jokowi Effect" terlihat dalam kegiatan relawan Sapuldi, di mana momen itu mirip peristiwa saat Jokowi maju sebagai presiden 10 tahun lalu.

"Saat kegiatan relawan 'Sapulidi' itu menunjukkan bahwa masih ada fenomena 'Jokowi Effect' seperti peristiwa 10 tahun lalu ketika Pak Jokowi maju pemilihan presiden," ujar Suko Widodo di Surabaya, Senin (22/8/2022).

Menurut Sukowi, sapaan Suko Widodo, sosok Jokowi masih memiliki pengaruh yang sangat besar dalam pusaran politik di Indonesia, walau sudah tidak bisa lagi mencalonkan diri sebagai presiden pada Pilpres 2024.

Sebagai contoh adalah pernyataan ojo kesusu atau jangan buru-buru yang diucapkan Jokowi. Sukowi menilai pesan itu menunjukkan bahwa sosok Jokowi masih bisa mengendalikan relawan dan massa pendukungnya.

"Kata-kata ojo kesusu memperlihatkan bahwa Pak Jokowi masih bisa mengendalikan massa atau relawan. Acara tersebut sebagai bentuk show of force dari Pak Jokowi," jelas dosen FISIP Unair ini.

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah meminta relawannya untuk santai mawon (santai saja) dan ojo kesusu dalam memikirkan calon presiden atau capres 2024.

"Banyak yang bisik-bisik ke saya, 'Pak niki dukung sinten nggeh? (Pak ini dukung siapa ya?). Lalu saya jawab santai mawon, ojo kesusu. Ojo nganti keliru (jangan sampai salah)," kata Jokowi dalam sambutannya saat menghadiri kegiatan relawan "Sapulidi" di Surabaya, Minggu (21/8/2022) petang.

Sebagai informasi, kegiatan bertajuk "2024 Satu Komando Ikut Pak Jokowi" itu dihadiri oleh ribuan massa. Acara tersebut diselenggarakan di Stadion Gelora 10 November Surabaya.

Menurut Jokowi, Pilpres 2024 masih jauh sehingga tidak perlu ditentukan sekarang. Jokowi juga menegaskan saat ini terpenting adalah fokus mengurus permasalahan ekonomi di Tanah Air.

"Yang penting sekarang urusan ekonomi diselesaikan dulu secara bersama-sama," tegas Jokowi.

Dalam kesempatan ini, Jokowi turut meminta para relawan untuk selalu menjaga silaturahim, bersatu dan kompak agar tidak keliru menentukan pemimpin pada masa depan.

"Sapulidi ini adalah kapal besar yang memiliki banyak massa. Oleh sebab itu, sebagai penumpang harus kompak, erat berangkulan dan menjaga persatuan," pesan Jokowi.

"Yang paling penting harus solid dan terus menjaga komunikasi di antara kita," tegasnya.

Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa tidak mudah mengelola negara yang memiliki sekitar 278 juta penduduk, hidup pada 17 ribu lebih pulau, dan terdiri dari 714 etnis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditanya soal Ganjar, Surya Paloh Kini Malah Blak-blakan Lirik Puan Maharani jadi Bacapres 2024

Ditanya soal Ganjar, Surya Paloh Kini Malah Blak-blakan Lirik Puan Maharani jadi Bacapres 2024

News | Senin, 22 Agustus 2022 | 17:01 WIB

Jokowi Inginkan Food Estate Berbasis Mangga Tembus Pasar Internasional

Jokowi Inginkan Food Estate Berbasis Mangga Tembus Pasar Internasional

| Senin, 22 Agustus 2022 | 16:52 WIB

Presiden Jokowi Serahkan 3.000 Sertifikat Tanah Rakyat di Sidoarjo

Presiden Jokowi Serahkan 3.000 Sertifikat Tanah Rakyat di Sidoarjo

Banten | Senin, 22 Agustus 2022 | 16:50 WIB

Jokowi Ultimatum Para Mafia Tanah: Kalau Masih Ada yang Main-main, Detik Ini juga Gebuk!

Jokowi Ultimatum Para Mafia Tanah: Kalau Masih Ada yang Main-main, Detik Ini juga Gebuk!

News | Senin, 22 Agustus 2022 | 16:36 WIB

Jokowi Luncurkan Lumbung Pangan Mangga Raksasa, Targetkan Pasar Jepang Hingga Eropa

Jokowi Luncurkan Lumbung Pangan Mangga Raksasa, Targetkan Pasar Jepang Hingga Eropa

Bisnis | Senin, 22 Agustus 2022 | 16:06 WIB

Usai Bertemu Petinggi PDIP, Surya Paloh Pastikan Partai NasDem Masih Dinamis Usung Bakal Capres

Usai Bertemu Petinggi PDIP, Surya Paloh Pastikan Partai NasDem Masih Dinamis Usung Bakal Capres

Surakarta | Senin, 22 Agustus 2022 | 16:03 WIB

Terkini

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:12 WIB

Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui

Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:46 WIB

Bukan Rudal Iran, Anak Benjamin Netanyahu Jadi Target Pembunuhan Warga AS

Bukan Rudal Iran, Anak Benjamin Netanyahu Jadi Target Pembunuhan Warga AS

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:32 WIB

Viral! Gadis 12 Tahun Tewas Bunuh Diri Korban Cyberbullying, Sang Ibu Ungkap Fakta Miris

Viral! Gadis 12 Tahun Tewas Bunuh Diri Korban Cyberbullying, Sang Ibu Ungkap Fakta Miris

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:14 WIB