Soal Pertemuan PDIP dengan NasDem, Pengamat Sebut Ada 3 Sinyal Pesan Politik Ini

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Senin, 22 Agustus 2022 | 18:06 WIB
Soal Pertemuan PDIP dengan NasDem, Pengamat Sebut Ada 3 Sinyal Pesan Politik Ini
Ketum Partai NasDem Surya Paloh menunjukan salam komando dengan Ketua DPD PDIP Puan Maharani usai melakukan pertemuan tertutup di NasDem Tower, Jakarta. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Pengamat politik dari Universitas Jember Dr. Muhammad Iqbal menyebutkan bahwa ada tiga sinyal pesan politik dari pertemuan PDI Perjuangan (PDIP) dengan Partai NasDem yang menjadi salah satu rangkaian agenda safari politik Puan Maharani.

Menurutnya, pertemuan Puan dan sejumlah elite PDIP di tower NasDem sangat menarik dan bisa memberikan publik tiga sinyal pesan politik.

"Pertemuan Puan Maharani dan sejumlah elite PDI Perjuangan di markas Partai NasDem tentu sangat menarik secara komunikasi politik dan pertemuan, itu bisa memberikan publik tiga sinyal pesan politik," katanya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (22/8/2022).

Sinyal pertama, yaitu menepis anggapan adanya kerenggangan relasi politik selama ini antara PDIP dan Partai NasDem.

Sinyal kedua menurutnya berkaitan dengan penguatan dukungan koalisi Pilpres 2024. 

"Kedua, menegaskan kebutuhan PDI Perjuangan untuk penguatan dukungan koalisi Pilpres 2024. Meskipun PDIP jelas satu-satunya poros parpol yang sudah punya tiket pencapresan, tapi masih berhitung rasional untuk memperkuat proyeksi modal kemenangan," tuturnya.

Lebih lanjut, sinyal ketiga menurutnya bisa menunjukkan bahwa safari penjajakan Puan Maharani ke Partai NasDem perlu dipahami sebagai saluran untuk kepastian politik pencapresan.

Sebelumnya, diketahui dalam Rakernas NasDem 2022 telah sepakat mencalonkan Anies Baswedan, Andhika Perkasa, dan Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024.

"Ganjar yang kader PDIP menjadi satu capres versi Rakernas NasDem. Mengapa bukan Puan Maharani? Pada konteks itulah safari Puan membutuhkan kepastian politik," ucap pakar komunikasi politik Unej itu.

Namun, lanjut dia, apakah safari politik Puan akan berpotensi mengubah peta poros koalisi dan tentu potensi perubahan peta koalisi bisa saja terjadi karena tidak ada yang abadi dalam politik kecuali kepentingan politik itu sendiri.

"NasDem niscaya konsisten dan berkomitmen penuh atas hasil rakernasnya. Siapa dari tiga nama yang diusung sebagai capres, jelas masih terlalu dini dipastikan karena masih ada sekian waktu untuk memastikan capresnya," ujarnya.

Demikian pula dengan PDIP, boleh jadi upaya Megawati untuk bersikeras mencapreskan Puan Maharani semata menjaga arus dan arah sentimen dukungan politik ke PDIP, papar dia.

Bila tiba momentum, kata dia, bisa saja berubah, mungkin malah Ganjar Pranowo yang akan diusung agar peluang memperkuat poros koalisi dengan NasDem dapat terjadi.

"NasDem sampai kini belum memastikan siapa capres tunggalnya. Masih ada tiga nama dan salah satunya Ganjar, sebagai kohesi koalisi dengan PDIP. Itulah makna cek ombak safari politik Puan Maharani," katanya.

Ketua DPP PDIP Puan Maharani bertemu dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di Kantor NasDem Tower untuk membangun komunikasi dan sinergi dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa jelang Pemilu 2024. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fraksi PDIP: Nama Penjabat Gubernur DKI Harus Ada Dua Pekan Sebelum Anies Lengser

Fraksi PDIP: Nama Penjabat Gubernur DKI Harus Ada Dua Pekan Sebelum Anies Lengser

Jakarta | Senin, 22 Agustus 2022 | 17:56 WIB

Ditanya soal Ganjar, Surya Paloh Kini Malah Blak-blakan Lirik Puan Maharani jadi Bacapres 2024

Ditanya soal Ganjar, Surya Paloh Kini Malah Blak-blakan Lirik Puan Maharani jadi Bacapres 2024

News | Senin, 22 Agustus 2022 | 17:01 WIB

Puan Maharani Masuk Radar NasDem Buat Bacapres 2024, Surya Paloh: Nggak Boleh Larang Mba Puan Maju

Puan Maharani Masuk Radar NasDem Buat Bacapres 2024, Surya Paloh: Nggak Boleh Larang Mba Puan Maju

News | Senin, 22 Agustus 2022 | 16:53 WIB

Usai Bertemu Petinggi PDIP, Surya Paloh Pastikan Partai NasDem Masih Dinamis Usung Bakal Capres

Usai Bertemu Petinggi PDIP, Surya Paloh Pastikan Partai NasDem Masih Dinamis Usung Bakal Capres

Surakarta | Senin, 22 Agustus 2022 | 16:03 WIB

NasDem Pertimbangkan Puan sebagai Bakal Capres, Surya Paloh: Sudah Bertemu Begini Masa Tak Masuk Radar

NasDem Pertimbangkan Puan sebagai Bakal Capres, Surya Paloh: Sudah Bertemu Begini Masa Tak Masuk Radar

Jakarta | Senin, 22 Agustus 2022 | 15:54 WIB

Terkini

Sampah Jadi Pundi Rupiah: Cara Warga Kutawaru Ubah 240 Ton Limbah Jadi Destinasi Wisata

Sampah Jadi Pundi Rupiah: Cara Warga Kutawaru Ubah 240 Ton Limbah Jadi Destinasi Wisata

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:01 WIB

Ketua Ombudsman Terseret Kasus Nikel, Komisi II DPR Akui Luput dan Sampaikan Maaf

Ketua Ombudsman Terseret Kasus Nikel, Komisi II DPR Akui Luput dan Sampaikan Maaf

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:55 WIB

Kasus Air Keras Andrie Yunus, KontraS Boikot Sidang Militer Anggota BAIS TNI?

Kasus Air Keras Andrie Yunus, KontraS Boikot Sidang Militer Anggota BAIS TNI?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:48 WIB

Polisi Ciduk Pengedar Obat Tramadol Berkedok Jualan Ikan Cupang di Jakarta Pusat

Polisi Ciduk Pengedar Obat Tramadol Berkedok Jualan Ikan Cupang di Jakarta Pusat

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:47 WIB

Serangan Roket Lebanon Lukai 7 Warga Israel di Karmiel dan Nahariya

Serangan Roket Lebanon Lukai 7 Warga Israel di Karmiel dan Nahariya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:46 WIB

Bos Rokok HS Bangun Masjid di Lokasi Kecelakaan Maut Sang Istri, Begini Desainnya

Bos Rokok HS Bangun Masjid di Lokasi Kecelakaan Maut Sang Istri, Begini Desainnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:36 WIB

40 Negara Bahas Selat Hormuz, Inggris dan Prancis Pimpin Upaya Buka Jalur Minyak

40 Negara Bahas Selat Hormuz, Inggris dan Prancis Pimpin Upaya Buka Jalur Minyak

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:28 WIB

30 Hari Menanti Keadilan, Andrie Yunus Surati Prabowo: Bagaimana Perkembangan Kasus Saya, Pak?

30 Hari Menanti Keadilan, Andrie Yunus Surati Prabowo: Bagaimana Perkembangan Kasus Saya, Pak?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:27 WIB

Pelaku Tangkap Terduga Pembunuh Wanita Paruh Baya di Tangsel, Ternyata Mantan Suami

Pelaku Tangkap Terduga Pembunuh Wanita Paruh Baya di Tangsel, Ternyata Mantan Suami

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:26 WIB

Serangan Israel Tewaskan 4 Warga Palestina saat Gencatan Senjata Gaza

Serangan Israel Tewaskan 4 Warga Palestina saat Gencatan Senjata Gaza

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:24 WIB