Biodata Listyo Sigit Prabowo, Kapolri yang 'Diuji' Kasus Ferdy Sambo

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Kamis, 25 Agustus 2022 | 13:10 WIB
Biodata Listyo Sigit Prabowo, Kapolri yang 'Diuji' Kasus Ferdy Sambo
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo - biodata Listyo Sigit Prabowo [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Listyo Sigit Prabowo resmi menjabat sebagai Kapolri setelah dilantik oleh Presiden Jokowivdi Istana Negara, Rabu, 27 Januari 2021. Setahun menjabat, terjadi skandal pembunuhan Brigadir J oleh rekan dan atasannya sendiri Ferdi Sambo. Karena kasus tersebut, sosok Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun menjadi sorotan. Artikel ini tidak akan secara langsung membahas bagaimana Listyo Sigit Prabowo mengatasi masalah tersebut, namun fokus dulu ke Biodata Listyo Sigit Prabowo. 

Latar Belakang 

Sebelum dilantik menjadi Kapolri, Jenderal Sigit Prabowo dulunya menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol), lulus tahun 1991. Sosok yang diharapkan dapat memperbaiki dan memajukan kinerja kepolisian dalam kasus HAM dan memberantas korupsi ini lahir pada 5 Mei 1969 di kota Ambon. Kariernya dimulai dari memimpin Polsek Duren Sawit pada 1999 dan Polsek Tambora pada 2003. 

Perjalanan Karier

Kariernya semakin menanjak setelah diangkat menjadi Kapolres Kota Surakarta pada 2011. Ia baru pindah ke Jakarta setelah selesai bertugas di Solo. Listyo diangkat menjadi Kepala Sub Direktorat II Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri pada  2012. 

Kemunculannya di dekat Presiden Jokowi sudah tampak sejak Jokowi menjabat sebagai wali kota Solo. Sehingga tak mengherankan lagi ketika Jenderal Listyo Sigit diangkat menjadi ajudan Presiden Jokowi ketika Jokowi memenangkan Pilpres 2014. 

Pemegang gelar master Ilmu Kepolisian di Universitas Indonesia ini juga sempat mengepalai Polisi Daerah Banten, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri pada 2018. Setahun kemudian, yakni tahun 2019, ia kembali ke bidang reserse menjadi Kepala Badan Reserse Kriminal Polri menggantikan Idham Aziz. 

Pro dan Kontra Menjadi Kapolri 

Pencalonan Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri menuai sedikit pro dan kontra sebelumnya. Tak banyak komentar negatif dari anggota DPR, tapi pendapat dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan pandangan Kapolri sebaiknya adalah seseorang yang dapat diterima oleh semua golongan dan tak direpotkan oleh tudingan Kriminalisasi Ulama. Selain itu muncul kritik dari kalangan pegiat HAM dan anti-korupsi. Mereka kurang suka dengan pernyataan-pernyataan Listyo dalam uji kepatutan dan kelayakan calon Kapolri DPR. 

Pernyataan Listyo dipermasalahkan karena menyinggung hanya sedikit sekali masalah penyelesaian sejumlah hak asasi manusia (HAM) saat uji kelayakan dan kepatutan di Komisi II DPR RI. Gabungan LSM dan pegiat HAM menyoroti program PAM Swakarsa. Menurut koalisi, kebijakan tersebut berpotensi melanggar HAM. Selain itu, beberapa pihak tidak suka dengan rencana kebijakan Listyo yang ingin memberi rasa aman kepada investor. Koalisi menilai, kebijakan itu hanya akan jadi alat kepentingan pihak-pihak tertentu dan tidak netral. 

Prestasi Listyo yang menjadikannya cukup berpotensi menjadi Kapolri karena ia sudah mampu menangani 485 perkara korupsi dan menyelamatkan uang negara sebanyak Rp310 triliun. 

Jabatan 

Berikut ringkasan jabatan yang pernah diemban oleh Jenderal Listyo Sigit Prabowo

  1. Ajudan Presiden RI (2014)
  2. Kapolda Banten (2016)
  3. Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri (2018)
  4. Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (2019).

Demikian itu biodata Listyo Sigit Prabowo. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Irjen Slamet Uliandi, Ditunjuk Kapolri Jemput Paksa Ferdy Sambo

Profil Irjen Slamet Uliandi, Ditunjuk Kapolri Jemput Paksa Ferdy Sambo

News | Kamis, 25 Agustus 2022 | 12:59 WIB

Profil Komjen Ahmad Dofiri, Jenderal Bintang Tiga Pemimpin Sidang Etik Ferdy Sambo

Profil Komjen Ahmad Dofiri, Jenderal Bintang Tiga Pemimpin Sidang Etik Ferdy Sambo

News | Kamis, 25 Agustus 2022 | 12:11 WIB

Profil Sheikh Saleh Al-Talib, Eks Imam Masjidil Haram Dihukum 10 Tahun Penjara

Profil Sheikh Saleh Al-Talib, Eks Imam Masjidil Haram Dihukum 10 Tahun Penjara

News | Kamis, 25 Agustus 2022 | 11:25 WIB

Profil Syukri Zen, Anggota DPRD Fraksi Gerindra yang Viral Aniaya Wanita di SPBU

Profil Syukri Zen, Anggota DPRD Fraksi Gerindra yang Viral Aniaya Wanita di SPBU

News | Kamis, 25 Agustus 2022 | 10:23 WIB

Menilik Profil Benny K Harman, Anggota DPR dari Partai Demokrat Sempat Usul Menonaktifkan Kapolri

Menilik Profil Benny K Harman, Anggota DPR dari Partai Demokrat Sempat Usul Menonaktifkan Kapolri

News | Kamis, 25 Agustus 2022 | 10:17 WIB

Ungkap Motif Pembunuhan Brigadir J Antara Pelecehan Atau Perselingkuhan, Kapolri: Jadi Tidak Ada Isu Di Luar itu

Ungkap Motif Pembunuhan Brigadir J Antara Pelecehan Atau Perselingkuhan, Kapolri: Jadi Tidak Ada Isu Di Luar itu

News | Kamis, 25 Agustus 2022 | 09:48 WIB

Terkini

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:05 WIB

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:04 WIB

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:53 WIB

Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini

Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:48 WIB

Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja

Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:41 WIB

Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini

Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:38 WIB