Kasal: Penyidik Pangkalan Jangan Takut Intervensi Makelar Kasus

Siswanto | Suara.com

Senin, 29 Agustus 2022 | 21:04 WIB
Kasal: Penyidik Pangkalan Jangan Takut Intervensi Makelar Kasus
Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono memimpin langsung pasukan laut dari atas kendaraan tempur (Ranpur) amfibi jenis LVT-7A1 dalam Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2022 di Pantai Todak, Dabo Singkep, Kamis (4/8/2022). [ANTARA/HO-Dispenal]

Suara.com - Kepala Staf Angkatan Laut  Laksamana TNI Yudo Margono meminta agar penyidik pangkalan dan penyidik KRI tidak takut untuk diintervensi atau terkecoh oleh makelar kasus.

"Saya tegaskan kembali, khususnya penyidik pangkalan, khususnya penyidik KRI jangan takut diintervensi atau terkecoh dengan adanya 'markus'," kata Yudo usai menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara TNI AL dan PT. Verona Indah Picture selaku production house, di atas KRI Banda Aceh - 593 yang bersandar di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, hari ini.

Dia menegaskan sesuai dengan kewenangannya, TNI AL bertugas sebagai penegak hukum dan penyidik atas kasus-kasus tindak pidana di laut.

Di era media sosial saat ini, Yudo mengatakan ada kemudahan untuk orang menipu mengatasnamakan Angkatan Laut guna bisa menyelesaikan kasus-kasus tertentu.

Oleh karena itu, dia memerintahkan prajuritnya untuk lebih berhati-hati.

"Jangan sampai nanti orang merasa dekat dengan saya atau punya foto dengan saya terus ini loh perintahnya Kasal. Nah, jangan sampai. Makanya, saya sampaikan, kalau ada intervensi seperti itu, langsung telepon saya. Mereka punya nomor telepon saya semua. Prajurit AL nggak perlu takut pada Kasal sehingga mereka tahu bahwa ini betul-betul bukan dari Kasal atau pejabat lain. Ini sebagai antisipasi," kata Yudo.

TNI AL ke depan harus lebih mengantisipasi hal-hal seperti ini karena peristiwa seperti ini sempat terjadi.

"Dulu pernah ada memang. Ini jangan sampai seperti dulu," kata Yudo.

Saat pengarahan kepada seluruh peserta Apel Komandan Satuan (AKS) TNI AL di Akademi Angkatan Laut, Surabaya, pada Sabtu (27/8), Yudo meminta kepada prajurit TNI AL mewaspadai markus, baik dari dalam maupun dari luar TNI AL yang mengaku teman dekat pejabat dan bisa menyelesaikan masalah dengan imbalan tertentu.

Dia mengatakan banyak personel Angkatan Laut yang sedang tertimpa permasalahan/kasus ditawarkan oleh pihak-pihak tertentu dengan janji akan menyelesaikan permasalahan, tentunya dengan meminta sejumlah uang agar permasalahan tersebut dapat segera diselesaikan.

"Hal ini akan sangat berbahaya karena semua orang yang terlibat di dalam akan dikenai sanksi. Baik penyidik atau orang yang berkasus, dua-duanya akan kena semua," kata Yudo.

Demikian juga apabila di tingkat Kotama maupun di Pangkalan Angkatan Laut  yang sedang menangani suatu kasus, kemudian dimanfaatkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan meminta para komandan satuan tersebut agar menghentikan proses hukum kasus yang sedang ditangani dengan mengaku dari Markas Besar Angkatan Laut atau atas perintah Kasal.

Oleh karena itu, Yudo meminta agar para komandan satuan jangan langsung percaya tanpa ada cross check kepada Mabesal atau Kasal langsung mengenai kebenaran permintaan tersebut.

Apabila kejadian tersebut terjadi, Kasal memerintahkan kepada Pomal untuk melaksanakan pemeriksaan kepada seluruh personel yang terlibat di dalamnya.

"Semua pelanggaran hukum pidana maupun disiplin tersebut harus diproses Berita Acara Pemeriksaan oleh Pomal," kata Yudo. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Yudo Margono dan Kariernya, dari Panglima TNI jadi Komut BUMN

Profil Yudo Margono dan Kariernya, dari Panglima TNI jadi Komut BUMN

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 19:30 WIB

LHKPN Yudo Margono: Eks Panglima TNI Punya 59 Tanah, Istrinya Kini Jadi Kapolres Salatiga

LHKPN Yudo Margono: Eks Panglima TNI Punya 59 Tanah, Istrinya Kini Jadi Kapolres Salatiga

Lifestyle | Senin, 17 Maret 2025 | 14:00 WIB

Nyaris Rp1 Triliun, MA Serahkan Kejagung Usut Duit Zarof Ricar Selama 10 Tahun jadi Makelar Kasus

Nyaris Rp1 Triliun, MA Serahkan Kejagung Usut Duit Zarof Ricar Selama 10 Tahun jadi Makelar Kasus

News | Senin, 18 November 2024 | 16:04 WIB

Polemik Makelar Kasus, Krisis Kepercayaan dan Urgensi Reformasi Peradilan

Polemik Makelar Kasus, Krisis Kepercayaan dan Urgensi Reformasi Peradilan

Your Say | Selasa, 12 November 2024 | 10:48 WIB

Rekam Jejak Zarof Ricar, Pernah di PSSI Hingga Kini Terjerat Makelar Kasus

Rekam Jejak Zarof Ricar, Pernah di PSSI Hingga Kini Terjerat Makelar Kasus

Lifestyle | Senin, 28 Oktober 2024 | 19:00 WIB

Usai Tak Jadi Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono Bakal Jalani Masa Pensiun dengan Bertani

Usai Tak Jadi Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono Bakal Jalani Masa Pensiun dengan Bertani

News | Rabu, 22 November 2023 | 17:09 WIB

Laksamana Yudo Margono Resmi Serahkan Jabatan Panglima TNI ke Jenderal Agus Subiyanto

Laksamana Yudo Margono Resmi Serahkan Jabatan Panglima TNI ke Jenderal Agus Subiyanto

News | Rabu, 22 November 2023 | 14:11 WIB

Purna Tugas 26 November, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono Pamitan ke Anak Buah

Purna Tugas 26 November, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono Pamitan ke Anak Buah

News | Selasa, 21 November 2023 | 22:07 WIB

Panglima TNI Takziah ke Keluarga Prajurit yang Gugur dalam Kecelakaan Pesawat Super Tucano di Pasuruan

Panglima TNI Takziah ke Keluarga Prajurit yang Gugur dalam Kecelakaan Pesawat Super Tucano di Pasuruan

News | Senin, 20 November 2023 | 17:52 WIB

Buka Posko Pengaduan Netralitas TNI se-Indonesia, Panglima Yudo Minta Warga Tak Takut Lapor

Buka Posko Pengaduan Netralitas TNI se-Indonesia, Panglima Yudo Minta Warga Tak Takut Lapor

News | Senin, 20 November 2023 | 16:15 WIB

Terkini

BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas

BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:46 WIB

KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah

KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:13 WIB

Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!

Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:07 WIB

Israel Larang Warga Palestina Shalat Id di Masjid Al-Aqsa

Israel Larang Warga Palestina Shalat Id di Masjid Al-Aqsa

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:58 WIB

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:43 WIB

Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah

Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:31 WIB

Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi

Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:30 WIB

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:05 WIB

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:57 WIB

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:46 WIB