Dibentak Ni Luh Djelantik, Bule Sok Jago Ancam Penjarakan Pemilik Usai Tak Bisa Bayar Kos Berakhir Mengkeret

Reza Gunadha | Elvariza Opita | Suara.com

Jum'at, 02 September 2022 | 10:58 WIB
Dibentak Ni Luh Djelantik, Bule Sok Jago Ancam Penjarakan Pemilik Usai Tak Bisa Bayar Kos Berakhir Mengkeret
Ni Luh Djelantik bentak bule yang sudah mengumpat dan mengancam pemilik karena tak bisa membayar kos di Bali. (Instagram/@balilivin)

Suara.com - Baru-baru ini media sosial diramaikan dengan kelakuan seorang warga negara asing di Bali yang berani memperlakukan pemilik kos tempatnya tinggal dengan begitu kasar. Bukan cuma mengumpat, bule tersebut juga berani mengancam akan memenjarakan pemilik kos gara-gara ia tidak bisa membayar saat ditagih.

Perilaku bule pria itu jelas mendapat banyak kecaman publik. Tak terkecuali dari pengusaha wanita Ni Luh Djelantik yang sudah mendatanginya. Tak hanya si bule, tampak hadir pula pria pemilik indekos yang sebelumnya telah dibentak-bentak dan diancam.

Bukan cuma menasihati dengan baik-baik, Ni Luh Djelantik terlihat sempat menegur keras bule tersebut. Bahkan ketika ia mencoba untuk bersujud memohon maaf kepada pemilik kos, Ni Luh Djelantik justru semakin meninggikan suaranya dan berujung membuat si bule mengkeret ketakutan.

"Beliau mau Anda duduk. Bapak mau Anda duduk," ujar Ni Luh Djelantik beberapa kali ketika si bule sibuk bersimpuh meminta maaf kepada pemilik kos yang sudah ia intimidasi.

"Cepat Anda duduk sekarang!" serunya lagi karena bule itu tak kunjung mengikuti instruksinya, seperti dikutip Suara.com dari akun Instagram @balilivin, Jumat (2/9/2022).

Dengan bahu yang lunglai bule itu akhirnya mengikuti arahan Ni Luh Djelantik. "Ada konsekuensi dari semua yang Anda katakan dan lakukan," tegas sang pengusaha.

"Kami senang melihat turis datang ke pulau kami. Kami terbuka menyambut Anda semua. Anda bisa menjadi apa saja di sini, jadi turis, jadi pebisnis, (tapi kok Anda) malah mengumpat dan mengancam beliau untuk masuk penjara di rumah dia sendiri!" sambungnya.

Bule itu terus berusaha membela diri, termasuk membawa-bawa kecintaannya terhadap Pulau Dewata, yang dimentahkan begitu saja Ni Luh Djelantik.

Masalah Sudah Selesai

Meski begitu, tampaknya masalah antara bule sok jagoan tersebut dengan sang pemilik kos yang diancam sudah berakhir. Hal ini tersirat dari pernyataan Ni Luh Djelantik soal maaf yang diterima di postingan berikutnya, meski proses hukum akan terus berlanjut.

"Maaf diterima. Proses jalan terus. Dokumen dan bukti tindak kekerasan verbal yang dilakukan si WNA berkewarganegaraan Lebanon ini akan Mbok serahkan besok," terang Ni Luh Djelantik, sembari menandai beberapa akun resmi seperti Ditjen Imigrasi sampai Polda Bali.

Pasalnya kekerasan verbal yang diterima begitu mengancam pihak keluarga pemilik kos. Apalagi karena pemilik kos yang telah berusia 70 tahun itu tetap diintimidasi meski jelas-jelas tidak lancar berbahasa Inggris serta hanya tinggal berdua dengan menantunya.

"Memeluk Bapak dan menantu tercinta, sang suami putra Bapak telah pergi untuk selamanya 1,5 tahun lalu. Dengan segenap kuatku, kujaga kalian kesayanganku," ungkap Ni Luh Djelantik, memperlihatkan momen mengharu biru ketika menantu pemilik kos menangis di pelukannya.

Berkali-kali sang menantu mengungkap rasa syukurnya karena masalah telah berakhir. "Kasihan Bapak," ucapnya beberapa kali.

Tanggapan Warganet

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral, Video Anak SMP Dipukuli, Dibedaki dan Hendak Ditelanjangi, Polresta Malang Turun Tangan

Viral, Video Anak SMP Dipukuli, Dibedaki dan Hendak Ditelanjangi, Polresta Malang Turun Tangan

| Jum'at, 02 September 2022 | 07:19 WIB

Cerita Dukun-Dukun Dirazia di Masa Nabi Muhammad, UAS: Semua Dukun Ditangkap

Cerita Dukun-Dukun Dirazia di Masa Nabi Muhammad, UAS: Semua Dukun Ditangkap

Sumsel | Jum'at, 02 September 2022 | 06:35 WIB

Heboh Sopir Bus Diklaim Miliki Wajah Mirip Ferdy Sambo, Warganet Wanti-wanti: Jangan Sampai Ketahuan Nanti...

Heboh Sopir Bus Diklaim Miliki Wajah Mirip Ferdy Sambo, Warganet Wanti-wanti: Jangan Sampai Ketahuan Nanti...

News | Kamis, 01 September 2022 | 20:51 WIB

Kini Minta Doa, Indra Kenz Ngaku Menyesal Dulu Bikin Konten Sombong-sombongan

Kini Minta Doa, Indra Kenz Ngaku Menyesal Dulu Bikin Konten Sombong-sombongan

Bali | Jum'at, 02 September 2022 | 06:30 WIB

Bule Tertangkap Kamera Marah-marah ke Pemilik Kos karena Ditagih, Ni Luh Djelantik Berang

Bule Tertangkap Kamera Marah-marah ke Pemilik Kos karena Ditagih, Ni Luh Djelantik Berang

| Kamis, 01 September 2022 | 15:52 WIB

Terkini

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:31 WIB

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:28 WIB

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:08 WIB

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:04 WIB

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:59 WIB

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:43 WIB

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:35 WIB

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:14 WIB

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:13 WIB