Perjalanan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Putri Candrawathi: Sempat Dihentikan, Kini 'Hidup' Lagi

Ruth Meliana Dwi Indriani

Jum'at, 02 September 2022 | 17:07 WIB
Perjalanan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Putri Candrawathi: Sempat Dihentikan, Kini 'Hidup' Lagi
Ngaku Diancam Brigadir J Setelah Dilecehkan di Magelang, Istri Ferdy Sambo Ketakutan. (Youtube Polri TV)

Suara.com - Dugaan kasus kekerasan seksual terhadap istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi yang dituduhkan kepada Brigadir J kini memasuki babak baru. Sebab, Komnas HAM kembali menghidupkan narasi bahwa Putri Candrawathi diduga menjadi korban kekerasan seksual Brigadir J. 

Adapun hingga kini, Putri Candrawathi tetap bersikeras bahwa dirinya menerima perbuatan tidak mengenakkan dari ajudan suaminya tersebut dan menyebut dirinya sebagai korban.

Kemudian, Komnas HAM juga menyebut pembunuhan tersebut adalah sebagai bentuk extrajudicial killing sebagai respons Sambo dan rekan-rekan tersangkanya.

Padahal, dugaan kasus pelecehan seksual tersebut sempat di-drop oleh kepolisian lantaran tidak ditemukan adanya tindakan demikian. Sehingga, kasus tersebut mengalami naik turun yang kini kembali dihidupkan oleh Komnas HAM dalam narasi mereka.

Simak perjalanan kasus kekerasan seksual Putri Candrawathi berikut.

Awal mula kasus: jadi dalih pembunuhan Brigadir J

Pada awal kasus pembunuhan Brigadir J mencuat, keterangan resmi yang diekspos ke publik oleh kepolisian bahwa pembunuhan tersebut didasari lantaran sang Brigadir melakukan dugaan kekerasan seksual terhadap Putri.

Karopenmas Divisi Humas, Polri Brigjen Ahmad Ramadhan juga menyebut bahwa Brigadir J memasuki kamar istri sang eks Kadiv Propam dan melecehkannya sembari menodongkan senjata.

"Berdasarkan keterangan dan barang bukti di lapangan bahwa Brigadir J memasuki kamar pribadi Kadiv Propam dan melecehkan istri Kadiv Propam dengan todongan senjata,” kata Ramadhan, Senin (11/7/2022) lalu.

baca juga

Sontak, Bharada Richard Eliezer alias Bharada E berlari ke Putri lantaran mendengar suara teriakan. Saat itu, Bharada E menemukan Brigadir J yang kemudian menembaknya tanpa peringatan.

"Bharada E turun memeriksa sumber teriakan," ungkap Ramadhan.

Sebagai balasan, Bharada E melepaskan beberapa tembakan yang akhirnya menewaskan rekannya tersebut.

Ditemukan kejanggalan, rekayasa skenario, hingga akhirnya di-drop oleh kepolisian

Seiring perkembangan penyelidikan kematian sang Brigadir, mulai terkuak bahwa kekerasan seksual dan tembak-menembak tersebut adalah rekayasa skenario Sambo.

Melalui pengakuan Bharada E, tidak ada 'duel pistol' antara dirinya dengan Bharada E.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Tak Tahan Putri Candrawathi, Pakar Hukum Pidana: Tidak Akan Kurangi Hukuman

Polisi Tak Tahan Putri Candrawathi, Pakar Hukum Pidana: Tidak Akan Kurangi Hukuman

Jakarta | Jum'at, 02 September 2022 | 17:01 WIB

Viral! Wajah Seorang Sopir Bus Mirip Salah Satu Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo

Viral! Wajah Seorang Sopir Bus Mirip Salah Satu Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo

Video | Jum'at, 02 September 2022 | 16:58 WIB

Putusan Sidang Etik Berhentikan Kompol Chuk Putranto Sebagai Anggota Polri

Putusan Sidang Etik Berhentikan Kompol Chuk Putranto Sebagai Anggota Polri

Jogja | Jum'at, 02 September 2022 | 16:50 WIB

Tersangka Putri Candrawathi Tidak Ditahan, Netizen: Keadilan Bagi Rakyat Indonesia Tapi Bohong

Tersangka Putri Candrawathi Tidak Ditahan, Netizen: Keadilan Bagi Rakyat Indonesia Tapi Bohong

Sulsel | Jum'at, 02 September 2022 | 16:49 WIB

Ups! Putri Candrawathi Keciduk Koleksi Barang Beginian dari Kamera Rekonstruksi

Ups! Putri Candrawathi Keciduk Koleksi Barang Beginian dari Kamera Rekonstruksi

Fresh | Jum'at, 02 September 2022 | 16:47 WIB

Beredar Kabar Kamaruddin Simanjuntak dan Deolipa Yumara Dilaporkan ke Polisi, Ini Masalah yang Diadukan

Beredar Kabar Kamaruddin Simanjuntak dan Deolipa Yumara Dilaporkan ke Polisi, Ini Masalah yang Diadukan

Bandung | Jum'at, 02 September 2022 | 16:47 WIB

Terkini

Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis

Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:10 WIB

Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah

Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:54 WIB

Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!

Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:18 WIB

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:02 WIB

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:18 WIB

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:08 WIB

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:02 WIB

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:00 WIB

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:47 WIB

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:44 WIB

×