Anak Kembar yang Terpisah Saat Evakuasi Aghanistan Kembali Bertemu

Diana Mariska

Kamis, 08 September 2022 | 18:05 WIB
Anak Kembar yang Terpisah Saat Evakuasi Aghanistan Kembali Bertemu
Ilustrasi warga Afghanistan. (Wakil KOHSAR / AFP)

Suara.com - Dua anak kembar laki-laki asal Afghanistan yang telah terpisah selama setahun berhasil dipertemukan kembali di London, Inggris, pada Rabu (7/9) waktu setempat.

Obaidullah Jabarkhyl (11) terpisah dari saudara kembarnya di tengah upaya evakuasi ketika Taliban mengambil alih Afghanistan pada Agustus 2021.

Usai berhasil meninggalkan Kabul, Obaidullah terdampar selama setahun di Prancis. Namun, ia akhirnya bisa kembali berkumpul dengan saudara kembarnya, Irfanullah, yang berhasil sampai di London dan tinggal dengan anggota keluarga yang bermukim di Inggris. Sementara itu, orang tua dan saudara perempuan kedua anak kembar itu tetap berada di Afghanistan.

Kepada BBC, Obaidullah mengatakan ia “lelah namun senang” bisa sampai di Inggris dan bertemu kembali dengan saudaranya.

Mereka berdua akan dirawat oleh saudara sepupu mereka, Qamar Jabarkhyl (28), yang merupakan warga negara Inggris.

Qamar mengkritisi terjadinya penundaan visa yang menyebabkan kedua sepupunya terpisah hingga setahun.

Menurutnya, Departemen Dalam Negeri Inggris atau Home Office baru membereskan masalah visa Obaidullah setelah kasus ini dilaporkan ke anggota parlemen Bob Blackman dan akhirnya diberitakan oleh media massa.

“Di bulan Maret atau Februari, mereka berjanji akan mengambil langkah cepat, tapi kenyataannya tidak begitu,” ujar Qamar. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan mereka, tapi mereka juga harus membantu yang lainnya karena ada banyak warga Afghanistan yang berada di situasi yang sama [di mana] anak-anak tinggal jauh dari rumah.”

Pengacara keluarga mereka Nick O'Loughnan juga mengapresiasi intervensi yang dilakukan pihak terkait, tetapi ia juga menyoroti penundaan pada aplikasi pertemuan kembali anggota keluarga (family reunion) yang semakin sering terjadi.

“Pedoman Home Office menyatakan bahwa keputusan terkait aplikasi home reunion harus dibuat dalam 12 minggu,” ujar O'Loughnan. “Namun, kami sering melihat aplikasi seperti ini memakan waktu hingga setahun tanpa adanya alasan yang jelas.”

Ia juga mengingatkan bahwa proses yang panjang ini dapat berpengaruh buruk pada kesehatan mental pemohon, terutama mereka yang rentan dan hidup terpisah dari anggota keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Targetkan Kedubes Rusia di Kabul Makan Korban Jiwa, UAE Kecam Keras

Serangan Targetkan Kedubes Rusia di Kabul Makan Korban Jiwa, UAE Kecam Keras

Jogja | Selasa, 06 September 2022 | 15:04 WIB

Kedubes Rusia Di Afghanistan Diguncang Bom, Dua Staf Kedutaan Tewas

Kedubes Rusia Di Afghanistan Diguncang Bom, Dua Staf Kedutaan Tewas

News | Selasa, 06 September 2022 | 12:55 WIB

Pengungsi Afghanistan: "Kalau Saya Bertahan, Saya Pasti Sudah Mati"

Pengungsi Afghanistan: "Kalau Saya Bertahan, Saya Pasti Sudah Mati"

News | Senin, 05 September 2022 | 13:16 WIB

Terkini

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:29 WIB

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:03 WIB

×