Kematian Ratu Elizabeth II di Skotlandia Alih-alih Inggris Picu Masalah Kompleks

Ruth Meliana Dwi Indriani

Jum'at, 09 September 2022 | 11:48 WIB
Kematian Ratu Elizabeth II di Skotlandia Alih-alih Inggris Picu Masalah Kompleks
Ratu Elizabeth II

Suara.com - Mata dunia beralih ke Skotlandia setelah kematian Ratu Elizabeth II di Balmoral, kediaman musim panasnya di Skotlandia, Kamis (8/9/2022). Pemimpin Inggris terlama sepanjang sejarah itu telah menderita sakit selama beberapa tahun. 

Rencana kematian Ratu Elizabeth II sendiri telah disiapkan selama beberapa dekade oleh staf istana dan pejabat Inggris, dengan protokol upacara yang rumit dibahas dan diperbarui secara teratur. Tetapi fakta bahwa Ratu telah meninggal di Skotlandia alih-alih di Inggris dapat menambahkan lapisan kerumitan baru.

Sebab, kematiannya dianggap menambah kerumitan baru serta cenderung memiliki implikasi politik. Tepatnya, ketika para pemimpin Skotlandia meminta pertimbangan kemerdekaan dari Inggris dalam beberapa tahun ke depan. 

Adapun Skotlandia, dengan populasi 5,45 juta, adalah bagian dari Britania Raya. Namun, negara ini terpisah dari Inggris, memiliki banyak undang-undang sendiri, dan secara historis kurang mendukung monarki.

Lantas, apa yang membuat kematian Ratu Elizabeth II justru memicu kerumitan baru dan implikasi politik bagi Skotlandia?

Bagaimana Kematian Ratu Elizabeth II di Skotlandia Ubah Protokol?

Menyadur Time, Protokol resmi untuk kematian Ratu, yang berlaku selama beberapa dekade, telah menjadi subjek kebocoran luas di media Inggris selama bertahun-tahun. Rencana menyeluruh ini dikenal sebagai operasi "London Bridge" dan mencakup aturan untuk segala hal.

Mulai dari bagaimana Perdana Menteri akan diberitahu "London Bridge is Down", hingga bagaimana Raja Charles III akan berbicara kepada bangsa, dan apa yang akan terjadi pada tubuh Ratu.

Bagian terakhir itu lebih rumit karena Ratu meninggal di Skotlandia, sebuah skenario yang mengaktifkan apa yang disebut operasi "Unicorn".

baca juga

Jenazah Ratu perlu dipindahkan dari Balmoral ke Holyroodhouse, kediamannya di ibu kota Skotlandia, Edinburgh, untuk beristirahat sejenak. Jenazah kemudian akan dibawa dalam prosesi ke Royal Mile, jalan utama, ke Katedral St. Giles untuk layanan resepsi.

Setelah itu, jenazah Ratu Elizabeth II akan dibawa ke London dengan kereta kerajaan dari Stasiun Waverley Edinburgh. Massa diperkirakan memenuhi peti mati di beberapa titik sepanjang perjalanan untuk melempar bunga.

Menurut The Guardian, lokomotif lain akan mengikuti di belakang untuk mengumpulkan puing-puing. Jika perjalanan kereta api tidak memungkinkan, peti mati akan dibawa ke London melalui pesawat atau operasi "Overstudy”.

Peti mati kemudian akan disambut di ibu kota oleh perdana menteri, dan dibawa ke Istana Buckingham. Ratu akan menerima pemakaman kenegaraan di Westminster Abbey London sepuluh hari setelah kematiannya (bisnis di parlemen akan ditangguhkan setelah konfirmasi kematiannya untuk persiapan dan akan dimakamkan di Kastil Windsor.

Arti kematian Ratu bagi hubungan Skotlandia dengan seluruh Inggris

Transisi pemegang tahta dari Elizabeth ke putranya, Raja Charles III, datang pada waktu yang penuh gejolak bagi persatuan Inggris. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Kepribadian Ratu Elizabeth II sebagai Orang Nomor Satu di Kerajaan Inggris

5 Kepribadian Ratu Elizabeth II sebagai Orang Nomor Satu di Kerajaan Inggris

Indotnesia | Jum'at, 09 September 2022 | 11:40 WIB

40 Daftar Lagu di iPod Ratu Elizabeth II

40 Daftar Lagu di iPod Ratu Elizabeth II

Tekno | Jum'at, 09 September 2022 | 11:45 WIB

Ratu Elizabeth II Wafat, Poundsterling Anjlok Sepanjang 37 Tahun Terakhir

Ratu Elizabeth II Wafat, Poundsterling Anjlok Sepanjang 37 Tahun Terakhir

Serang | Jum'at, 09 September 2022 | 11:43 WIB

Potret Ratu Elizabeth Muda Saat Jadi Tentara dan Mekanik di Perang Dunia II

Potret Ratu Elizabeth Muda Saat Jadi Tentara dan Mekanik di Perang Dunia II

Blitz | Jum'at, 09 September 2022 | 11:35 WIB

Kisah Sex Pistols dan Ratu Elizabeth II dalam Lagu God Save The Queen

Kisah Sex Pistols dan Ratu Elizabeth II dalam Lagu God Save The Queen

Selebtek | Jum'at, 09 September 2022 | 11:35 WIB

Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia, Raja Charles III Sebut Momen Menyedihkan Kehilangan Ibu yang Sangat Disayangi

Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia, Raja Charles III Sebut Momen Menyedihkan Kehilangan Ibu yang Sangat Disayangi

Malang | Jum'at, 09 September 2022 | 11:30 WIB

Terkini

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut

Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:54 WIB

Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG

Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:34 WIB

Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4

Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:30 WIB

Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online

Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:28 WIB

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:46 WIB

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

×