Sejarah Westminster Abbey, Lokasi Upacara Pemakaman Ratu Elizabeth II Sebelum Dikebumikan

Agatha Vidya Nariswari

Minggu, 11 September 2022 | 19:59 WIB
Sejarah Westminster Abbey, Lokasi Upacara Pemakaman Ratu Elizabeth II Sebelum Dikebumikan
Westminster Abbey - Sejarah Westminster Abbey (Unsplash)

Kematian Ratu Inggris, Ratu Elizabeth II menyisakan luka mendalam bagi masyarakat Inggris secara khusus, dan seluruh masyarakat yang ada di dunia.

Nama Westminster Abbey mencuat usai kabar Ratu Elizabeth II wafat karena akan dijadikan tempat untuk upacara pemakaman kenegaraannya sebelum dikebumikan di  St George’s Chapel di Kastil Windsor.

Prosesi pemakaman kenegaraan sang ratu akan dilaksanakan di Westminster Abbey, kurang dua minggu setelah Ratu Elizabeth II meninggal dunia, yaitu pada Senin, 19 September 2022.

Westminster Abbey sendiri merupakan salah satu bangunan keagamaan yang paling terkenal di dunia. Westminster Abbey memiliki peran penting dalam urusan politik, sosial, hingga budaya di wilayah Inggris selama lebih dari 1.000 tahun lamanya.

Westminster Abbey bukan lagi biara, meskipun masih menjadi lokasi kegiatan keagamaan yang penting di negara tersebut.

Westminster Abbey memiliki fungsi sebagai tempat penobatan dan pemakaman Kerajaan Inggris.

Sejarah Westminster Abbey 

Menilik dari sejarah, Westminster Abbey sudah dijadikan tempat untuk banyak acara kerajaan sejak tahun 1066.

Westminster Abbey juga menjadi tempat untuk 16 pernikahan kerajaan, salah satunya pernikahan Pangeran William dan Catherine Middleton.

baca juga

Menyadur dari situs resmi Westminster Abbey, para biarawan Benediktin pertama kali membangun rumah ibadah di tepi Sungai Thames, sungai yang membelah kota London yang saat ini dikenal sebagai Pulau Berduri. Biarawan membangun rumah ibadah tersebut pada tahun 960 M.

Setelah itu, pada tahun 1040, Raja Edward I atau lebih dikenal dengan St. Edward the Confessor membangun sebuah istana kerajaannya di sebidang tanah yang ada didekatnya.

Ia pun kemudian menugaskan pembangunan sebuah gereja batu yang memiliki gaya khas romawi berukuran besar sebagai bentuk penghormatan Santo Petrus Sang Rasul.

Waktu berlalu, pada bulan Desember 1065, gereja baru tersebut telah rampung dibangun.

Namun, Raja Edward I mengalami sakit para dan meninggal beberapa hari setelah upacara pentasbihan. Gereja baru, Katedral St. Peter, tersebut kemudian dikenal sebagai “West-minster” sebagai pembeda dengan St. Paul’s Cathedral, yang merupakan gereja terkenal yang ada di London dan disebut sebagai “East-minster”.

Hanya bertahan hampir dua abad tepatnya sampai pertengahan tahun 1.200 Biara Westminster asli tersebut bertahan.

Setelah itu, Raja  Henry III kemudian memilih untuk membangun kembali dengan gaya gothic yang saat itu menjadi gaya yang cukup populer. Namun, meskipun telah dilakukan renovasi, sisa bangunan yang awalnya dibangun oleh Edward I masih tetap ada, termasuk bagian lengkungan bundar dan kolom pendukung undercroft atau tempat tinggal biarawan asli.

Sejak era William yang disebut sebagai Sang Penakluk mengadakan upacara penobatan di Westminster Abbey.

Atas perintah Raja Henry III, jenazah Edward I dipindahkan dari sebuah makan yang ada di depan altar tinggi gereja lama ke makam yang lebih mengesankan yang berlokasi di belakang altar tinggi gereja baru.

Sejak saat itu, berabad-abad lamanya, beberapa bangsawan dimakamkan di dekatnya, tidak terkecuali Henry II, Edward III, Richard II, dan Henry V.

Tidak hanya para bangsawan, Westminster Abbey juga mempunyai Poet’s Corner yang sangat terkenal, mencakup makam dan tugu pemakaman untuk penulis dan seniman legendaris.

Pada tahun 1559, Westminster Abbey berhenti melayani sebagai biara, dan di waktu yang hampir bersamaan menjadi gereja Anglikan dan secara resmi meninggalkan hierarki Katolik.

Di tahun 1560, gereja tersebut diberikan status “Royal Peculiar” yang memiliki arti milik raja yang berkuasa dan tidak diatur oleh keuskupan Gereja Inggris manapun.

Sejak diberikan status tersebut, nama resmi dari Westminster Abbey adalah Collegiate Church of St. Peter, Westminster.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Haru, Begini Isi Surat Putri Charlotte untuk Putri Diana di Hari Ibu

Bikin Haru, Begini Isi Surat Putri Charlotte untuk Putri Diana di Hari Ibu

Lifestyle | Minggu, 11 September 2022 | 18:36 WIB

Tetap Bugar hingga Usia 96 Tahun, Ternyata Ini Menu Rahasia Ratu Elizabeth II Semasa Hidupnya

Tetap Bugar hingga Usia 96 Tahun, Ternyata Ini Menu Rahasia Ratu Elizabeth II Semasa Hidupnya

Lifestyle | Minggu, 11 September 2022 | 17:29 WIB

Raja Charles III Sempat Tak Terima Jika Pangeran Harry Bawa Meghan ke Istana Balmoral

Raja Charles III Sempat Tak Terima Jika Pangeran Harry Bawa Meghan ke Istana Balmoral

Cianjur | Minggu, 11 September 2022 | 17:09 WIB

10 Quotes Ratu Elizabeth II yang Menginspirasi, Ada yang untuk Putri Diana

10 Quotes Ratu Elizabeth II yang Menginspirasi, Ada yang untuk Putri Diana

Indotnesia | Minggu, 11 September 2022 | 16:31 WIB

Pangeran William Kenang Jasa Berharga Ratu Elizabeth II Bagi Hidup dan Keluarganya

Pangeran William Kenang Jasa Berharga Ratu Elizabeth II Bagi Hidup dan Keluarganya

Lifestyle | Minggu, 11 September 2022 | 16:08 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×