Motifnya Bukan Uang, Layakkah Bjorka Disebut Hacktivis Seperti Anonymous?

Rifan Aditya Suara.Com
Kamis, 15 September 2022 | 16:58 WIB
Motifnya Bukan Uang, Layakkah Bjorka Disebut Hacktivis Seperti Anonymous?
Motifnya Bukan Uang, Layakkah Bjorka Disebut Hacktivis Seperti Anonymous? - Ilustrasi hacker bjorka. (Suara.com/Rochmat)

Suara.com - Aksi Bjorka membahayakan keamanan data masyarakat Indonesia terus berlanjut. Namun pemerintah mengklaim motif Bjorka tidak membahayakan.

Sebagaimana kata Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Menkopolhukam), Mahfud MD dalam Konferensi Pers Pembentukan Satgas Perlindungan Data, Rabu (14/9/2022).

"Motifnya ternyata juga gado-gado. Ada motif politik, motif ekonomi, motif jual beli, dan sebagainya. Sehingga juga yang motif-motif kayak gitu itu, sebenarnya tidak ada yang terlalu membahayakan," kata Mahfud dilansir Suara Tangsel--jaringan Suara.com.

Menurut Mahfud, Bjorka hanya ingin memberi peringatan kepada pemerintah untuk hati-hati terhadap pembobolan data. Ia pun meminta masyarakat untuk tenang karena BIN dan Polri sudah berhasil mengidentifikasi siapa sosok dibalik Bjorka.

Motifnya Bukan Uang

Ketua Koordinator Forum Keamanan Siber dan Informasi (Formasi) Gildas Deograt Lumy menduga motif Bjorka bukan lagi perkara uang.

Gildas menjelaskan bahwa 90 persen kasus jual beli data di Internet itu motifnya uang. Tapi narasi yang dimunculkan oleh Bjorka, ia berpendapat kemungkinan motif hacker ini bukan lagi soal uang.

Hal ini disampaikan Gildas dalam podcast Close the Door dengan Deddy Corbuzier. Ketika ditanya Deddy apakah karena kepentingan dan disuruh orang, Gildas menyatakan bisa jadi demikian.

Jika melihat aksi Bjorka yang menyerang pemerintah, kasus ini mengingatkan kita pada kelompok hacker paling berpengaruh di dunia, Anonymous. Lantas apakah Bjorka layak disamakan dengan Anonymous?

Baca Juga: Beda Nasib 'Bjorka' Cirebon vs 'Bjorka' Madiun: Satu Minta Dilindungi, Satu Ditangkap

Mengenal Anonymous

Menurut rferl.org, Anonymous adalah kelompok hacker paling terkenal dan memiliki
komunitas terbesar di dunia. Kemampuan peretasan yang dimiliki Anonymous seperti tidak terbatas dan tak tertandingi.

Anggota Anonymous pun selalu menutupi identitasnya dengan memakai topeng Guy Fawkes yang dikenal dalam film V for Vendeta film. Seorang mantan Anonymous, Gregg Housh menyebut anggota kelompok hacker kelas dunia ini bisa berasal dari mana saja dengan latar belakang apapun.

Dilansir abcnews.go.com (22/9/2017), Housh mengatakan Anonymous adalah sekumpulan orang dari berbagai kalangan, oleh siapapun yang ingin menggunakan sebutan tersebut untuk mengemukakan alasan mereka.

Housh, kini telah menjadi aktivis internet, menyebut anggota Anonymous bisa saja wanita,
pria, seorang demokrasi, republikan, anak muda, orang tua, dan dari berbagai ras serta suku bangsa apapun.

Anonymous terbentuk tahun 2003 berasal dari forum internet tempat para hacker berkumpul bernama 4chan. Tidak ada struktur organisasi dan pemimpin, makanya logo Anonymous adalah simbol pria berdasi tanpa kepala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI