Charles III, Raja Inggris yang Dikenal Tertarik Islam dan Mendukung Umat Muslim

Siswanto, ABC

Kamis, 22 September 2022 | 11:27 WIB
Charles III, Raja Inggris yang Dikenal Tertarik Islam dan Mendukung Umat Muslim
Raja Inggris Charles III dan Permaisuri Camilla saat tiba Kastil Hillsborough, Belfast, Irlandia Utara, Selasa (13/9/2022). [Paul Faith / AFP]

Suara.com - Naiknya Raja Charles III ke takhta artinya ia tidak bisa lagi bisa bicara dan beropini secara bebas. Tapi satu yang perlu diingat, ia punya pandangannya sendiri soal Islam.

"Islam adalah penjaga salah satu warisan terbesar dari kebijaksanaan dan pengetahuan spiritual yang tersedia bagi umat manusia," katanya saat masih menjadi pangeran dalam pidato tentang Islam dan lingkungan di Oxford University tahun 2010.

Raja Charles III memang punya ketertarikan dengan Islam, dan pernah mencoba belajar bahasa Arab supaya bisa membaca Al-Qur'an, seperti yang terungkap dalam buku berjudul 'Charles At Seventy: Thoughts, Hopes and Dreams'.

Sebagai anggota pelindung Pusat Studi Islam Oxford University, ia juga pernah berpidato soal hubungan dunia Islam dan Barat pada tahun 1993.

"Saya percaya dengan sepenuh hati, hubungan antara dua dunia ini kini menjadi lebih penting daripada sebelumnya, karena tingkat kesalahpahaman antara dunia Islam dan Barat sangat tinggi," katanya.

"Kebutuhan keduanya untuk hidup dan bekerja sama di dunia, yang semakin saling bergantung satu sama lain, tidaklah pernah sebesar ini."

Pada tahun 2020, Raja Charles III mengunjungi Palestina untuk pertama kalinya, dan menunjukkan dukungannya kepada warga Palestina agar mereka bisa "bebas, mendapat keadilan dan kesetaraan."

Dia juga pernah secara terbuka menyampaikan ketidaksetujuannya dengan larangan penggunaan burqa di Eropa.

Lalu apa artinya semua ini bagi warga Muslim dunia, terutama setelah ia menjadi Raja Inggris?

Raja diharapkan jadi 'pembela agama'

Dalam khotbah Jumat di Masjid Cambridge, setelah Ratu Elizabeth II meninggal, Abdal Hakim Murad, cendikiawan muslim Inggris, mengatakan Raja Charles pantas mendapat pujian atas upayanya untuk mendorong "rekonsiliasi."

"Di zaman ketika kesalahpahaman tentang agama Muslim ada di mana-mana, kita menyambut fakta kalau ia tercatat punya simpati terhadap Islam, ia banyak membuat pernyataan yang mendukung hubungan baik antaragama, rasa hormat, dan rasa saling pengertian yang lebih baik," katanya.

"Penting bagi umat Islam untuk mengapresiasi bagaimana keindahan agama mereka dipahami oleh tokoh-tokoh penting di Inggris."

Raja Charles berkuasa tepat saat ada penelitian yang menunjukkan bahwa Muslim adalah kelompok "yang paling tidak disukai" kedua di Inggris setelah "Gypsy dan pelancong Irlandia."

Survei yang dilakukan University of Birmingham mengatakan hampir 26 persen orang Inggris menilai negatif warga Muslim.

Zara Mohammed, sekretaris jenderal dari Muslim Council of Britain, mengatakan monarki Inggris memiliki peran penting dalam menantang narasi negatif soal Islam dengan menawarkan lebih banyak pesan soal persatuan dan inklusivitas.

"Kami juga berharap Raja akan membangun warisannya sendiri sebagai Pangeran Wales, sesuai keinginannya untuk menjadi pembela agama, dan terus memperjuangkan hak kelompok-kelompok agama untuk menjalankan ajarannya secara bebas di Inggris," kata Zara.

"Selain itu, kami berharap ia melanjutkan keterlibatannya secara konstruktif organisasi yang dipimpin Muslim dan komunitas Muslim di seluruh Inggris."

'Raja tak bisa menjadi advokat'

Di Australia, ada pandangan yang beragam tentang monarki dan apa arti pengangkatan Raja Charles bagi komunitas Muslim.

Adel Salman, presiden Islamic Council of Victoria, mengatakan dia menyambut baik tokoh masyarakat yang tertarik dengan Muslim dan Islam. Ia mengatakan akan selalu mendiskusikan agama dengan mereka sepenuh hati.

"Ini akan sangat bagus untuk membangun dan meningkatkan hubungan dan persepsi monarki di antara banyak komunitas di Inggris dan di seluruh dunia," kata Salman.

"Tapi … [Raja Charles III] tidak bisa mengambil posisi politik karena itu bukan perannya."

Musawer Ahmad Bajwa, anggota Muslim Youth Australia, berharap agar Raja baru bersikap "netral" dalam urusan politik, sehingga tidak "menimbulkan kontroversi dan konflik."

"Bahkan jika Raja Charles pernah menyuarakan pendapatnya di masa lalu untuk segala macam tujuan atau saat melakukan kegiatan amal, sekarang dia adalah Raja … banyak yang menuntut agar dia bersikap netral terhadap semua orang," katanya.

Tapi Musawer mengatakan dia optimistis Raja Charles III akan bisa mengikuti jejak mendiang ibunya dalam mempromosikan kebebasan semua agama.

Mungkin saatnya umat Muslim ingat kata-kata Raja Charles III sendiri soal rekonsiliasi.

"Dunia Islam dan Barat tidak bisa lagi terpisah dari upaya bersama untuk memecahkan masalah yang kita hadapi bersama-sama," kata Charles dalam pidatonya tahun 1993.

Baca laporannya dalam Bahasa Inggris

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bedah Roasting-an Raja Charles ke Donald Trump Pakai Pisau Stand Up Comedy

Bedah Roasting-an Raja Charles ke Donald Trump Pakai Pisau Stand Up Comedy

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 21:20 WIB

Raja Charles Sindir Trump di Gedung Putih, Candaan soal Bahasa Prancis Bikin Ruangan Pecah

Raja Charles Sindir Trump di Gedung Putih, Candaan soal Bahasa Prancis Bikin Ruangan Pecah

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:27 WIB

Dokumen Ini Bongkar Nafsu Donald Trump Caplok Kanada hingga Sindir Raja Charles III

Dokumen Ini Bongkar Nafsu Donald Trump Caplok Kanada hingga Sindir Raja Charles III

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:53 WIB

Intip Oleh-oleh Prabowo dari Kunjungan di London: Ada Capaian Investasi hinga Pendidikan?

Intip Oleh-oleh Prabowo dari Kunjungan di London: Ada Capaian Investasi hinga Pendidikan?

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 08:10 WIB

Momen Prabowo Bertemu Raja Charles III, Konservasi Gajah Jadi Sorotan

Momen Prabowo Bertemu Raja Charles III, Konservasi Gajah Jadi Sorotan

Foto | Kamis, 22 Januari 2026 | 10:00 WIB

Diplomasi Teh Hangat Prabowo-Raja Charles III: Santai Ngeteh di Tengah Dinginnya London

Diplomasi Teh Hangat Prabowo-Raja Charles III: Santai Ngeteh di Tengah Dinginnya London

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 20:53 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Inggris dan Swiss, Akan Bertemu Raja Charles III dan Hadiri WEF

Presiden Prabowo Bertolak ke Inggris dan Swiss, Akan Bertemu Raja Charles III dan Hadiri WEF

News | Minggu, 18 Januari 2026 | 19:54 WIB

David Beckham Dianugerahi Gelar Kebangsawanan Sir dari Raja Charles III

David Beckham Dianugerahi Gelar Kebangsawanan Sir dari Raja Charles III

Entertainment | Rabu, 05 November 2025 | 12:23 WIB

Mengapa Gelar Pangeran Andrew Dicabut Raja Charles III? Ini Faktanya

Mengapa Gelar Pangeran Andrew Dicabut Raja Charles III? Ini Faktanya

Lifestyle | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 13:19 WIB

Profil Pangeran Andrew, Gelar Pangerannya Dicabut Raja Charles III

Profil Pangeran Andrew, Gelar Pangerannya Dicabut Raja Charles III

Lifestyle | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 11:44 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:27 WIB

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:24 WIB

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB