Ramai Isu Pemilu 2024 Curang, Pengamat Blak-blakan 'Tanpa Coba Dihalangi pun Demokrat Susah Majukan AHY'

Dany Garjito, Elvariza Opita

Selasa, 27 September 2022 | 11:07 WIB
Ramai Isu Pemilu 2024 Curang, Pengamat Blak-blakan 'Tanpa Coba Dihalangi pun Demokrat Susah Majukan AHY'
Agus Harimurti Yudhoyono di Surabaya. (suara.com/Achmad Ali)

Suara.com - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi sorotan usai mengaku siap turun gunung lantaran menduga bakal ada kecurangan di Pemilu 2024.

Sebagai pengingat, SBY menyebut ada dugaan Pemilu 2024 akan diatur sehingga hanya terdapat dua pasangan calon presiden dan wakil presiden alias cuma ada dua poros.

Namun pernyataan SBY ini malah menjadi blunder, termasuk dituding semata demi menyelamatkan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimuti Yudhoyono (AHY) di pencalonan presiden.

Hal ini seperti yang disoroti oleh pengamat politik Adi Prayitno. "Soal poros dan nggak poros ini, perkataan SBY ini kata kuncinya dua hal," tutur Adi di agenda Kabar Petang oleh tvOne, dikutip Suara.com pada Selasa (27/9/2022).

Yang pertama adalah dugaan soal Pemilu yang tidak jujur dan adil. Kemudian kata kunci kedua adalah Demokrat yang dihalangi agar tidak memajukan calon.

"Ini yang menurut saya ada variabel kepentingan di mana Demokrat punya keinginan untuk bisa memajukan AHY sebagai kandidat capres," jelas Adi.

"(Padahal) tanpa dihalang-halangi sekalipun, tanpa didesain sekalipun, Demokrat nggak bisa memajukan AHY karena suara AHY nggak cukup," sambungnya.

Meski begitu, Adi tak menampik bila saat ini Demokrat sedang melakukan penjajakan pembentukan poros koalisi dengan PKS dan Partai NasDem.

Adi juga menduga, skenarionya adalah memasangkan Anies Baswedan, yang memang telah dibidik oleh NasDem, dengan AHY sebagai Cawapres-nya.

baca juga

Pengamat Politik Hanta Yuda: Tantangannya Ada di Nama AHY

Rencana pembentukan poros koalisi Demokrat, PKS, dan NasDem juga diprediksi oleh pengamat politik, Hanta Yuda. Senada dengan Adi, Hanta juga menilai nama AHY-lah yang mempersulit pembentukan poros.

"Keberhasilan Partai Demokrat membentuk poros koalisi di luar pemerintahan tantangannya ada di nama AHY. Kalau AHY yang dimunculkan, saya kira NasDem dan PKS agak sulit karena semua memburu coat tail effect-nya," ujar Hanta dalam kesempatan yang sama.

Ia lantas mencontohkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengaku siap mencalonkan diri sebagai presiden 2024. "Nah itu akan merugikan PKS dan NasDem," tuturnya.

"Nah kalau Demokrat tidak mengusung nama harus AHY, potensi terjadi koalisi cukup besar. Tapi kalau harus AHY, saya kira itu yang membuat koalisi di luar pemerintah cukup sulit terbentuk," imbuhnya.

Elektabilitas AHY Menurut Survei CSIS

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat berdiskusi bersama warga Kampung Susun Akuarium di Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (5/4/2022). [ANTARA/ Abdu Faisal]
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat berdiskusi bersama warga Kampung Susun Akuarium di Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (5/4/2022). [ANTARA/ Abdu Faisal]

Lembaga Survei CSIS baru-baru ini merilis hasil jajak pendapat terbarunya untuk memetakan elektabilitas nama-nama berpotensi di Pemilu 2024.

Hasilnya, dalam simulasi 14 nama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berada di urutan pertama dengan raihan 25,9 persen suara. Angka ini jauh meninggalkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Sementara nama AHY berada di urutan keenam dengan raihan 2,3 persen suara. Nama AHY berada di bawah Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno, serta di atas Andika Perkasa dan Erick Thohir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei CSIS: Mayoritas Gen Z dan Milenial Pilih Ganjar Presiden 2024, Anies dan Prabowo Kalah Telak

Survei CSIS: Mayoritas Gen Z dan Milenial Pilih Ganjar Presiden 2024, Anies dan Prabowo Kalah Telak

News | Selasa, 27 September 2022 | 06:10 WIB

DPR Usulkan BIN Rekrut Anak Muda Jago IT untuk Menangkal Hacker Seperti Bjorka

DPR Usulkan BIN Rekrut Anak Muda Jago IT untuk Menangkal Hacker Seperti Bjorka

Serang | Senin, 26 September 2022 | 23:00 WIB

Sebut Lawan Politik Puan Maharani di Pilpres Bisa Dibui, Junimart PDIP: Andi Arief Salah Minum Obat?

Sebut Lawan Politik Puan Maharani di Pilpres Bisa Dibui, Junimart PDIP: Andi Arief Salah Minum Obat?

News | Senin, 26 September 2022 | 17:32 WIB

Jahatnya Netizen! Puan Maharani Siap Nyapres Kalau Ada yang Minta, Komentar Publik Pedesnya Minta Ampun

Jahatnya Netizen! Puan Maharani Siap Nyapres Kalau Ada yang Minta, Komentar Publik Pedesnya Minta Ampun

Hits | Senin, 26 September 2022 | 17:35 WIB

SBY Singgung Kecurangan Pemilu 2019, Keganjilan Pemilu 2009 Disorot Pengamat: Akan Jadi Blunder Luar Biasa

SBY Singgung Kecurangan Pemilu 2019, Keganjilan Pemilu 2009 Disorot Pengamat: Akan Jadi Blunder Luar Biasa

News | Senin, 26 September 2022 | 08:11 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×