Gara-Gara Anies, Srikandi Partai Ni Luh Djelantik Dilepas Ikhlas oleh Nasdem

Farah Nabilla | Suara.com

Selasa, 04 Oktober 2022 | 13:53 WIB
Gara-Gara Anies, Srikandi Partai Ni Luh Djelantik Dilepas Ikhlas oleh Nasdem
Desainer asal Bali Ni Luh Djelantik. (Suara.com/Arry Saputra)

Suara.com - Pengusaha sekaligus politisi perempuan asal Bali, Ni Luh Djelantik, akhirnya memilih untuk meninggalkan Partai Nasional Demokrat, setelah partai tersebut resmi mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden di Pemilu 2024 mendatang.

Ia mengumumkan pengunduran dirinya melalui akun instagram pribadinya pada Senin lalu (3/10/2022). Meski demikian belum ada pengumuman resmi mengenai keputusannya serta alasannya untuk mundur dari Partai Nasdem.

Selamat tinggal NasDem, Pengumuman resmi menyusul. Rapatkan barisan Kesayangan. Berjuang dengan integritas dan hati nurani untuk rakyat termarjinalkan. NILUH DJELANTIK,” demikian tulis Ni Luh dalam akun instagramnya itu.

Meski tak menyebutkan alasannya mengundurkan diri, namun hal tersebut didyga terkait dengan keputusan Partai Nasdem mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden pada Pemilu 2024.

Setelah menyatakan mundur dari Partai Nasdem, Ni Luh menyatakan dirinya akan tetap konsisten untuk bersikap tegak dan lurus bersama rakyat, dengan atau tanpa partai politik.

Lalu siapakah sosok Ni Luh Djelantik? Berikut ulasannya.

Profil Ni Luh Djelantik

Ni Luh Djelantik memiliki nama lengkap Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik. Ia lahir di Bali, pada 15 JUni 1975.

Masa kecilnya ia lewatkan dengan keluarganya yang sederhana di Denpasar, bali. Dalam sebuah rumah kontrakan, Ni Luh kecil tinggal bersama orang tua, sepupu, paman, bibi, kakek dan neneknya.

Ni Luh kecil juga sering membantu orang ruanya berjualan di pasar sepulang sekolah, karena ia memang terlahir di keluarga yang berprofesi sebagai pedagang.

Pada 2013 ia menikah dengan Louis Kieffer dan memiliki seorang putri yang di beri nama Ni Luh Putu Ines Saraswati Djelantik.

Riwayat pendidikan dan pekerjaan

Niluh mengenyam pendidikan sekolah menengah pertama di SMP Negeri 1 Singaraja dan lalu melanjutkan ke SMA Negeri 1 Singaraja.

Pada 1994 ia merantau ke Jakarta dengan berkuliah di Universitas Gunadarma hingga 1999. Masa kuliah itupun ia lewati sambil bekerja.

Sejumlah pekerjaan pernah ia geluti, diantaranya menjadi Operational Manager Comptoir D’Asie pada 1998, lalu ia pernah juga menjadi Account Executive di PT Gudang Mas Satria pada 2000, lalu pada 2001 ia pindah ke PT Mitra Integrari Komputindo juga menjadi Account Executive.

Di tahun yang sama, Ni Luh pulang ke tanah kelahirannya di Bali dan bekerja di sebuah perusahaan fashion milik Amerika Serikat, yakni Paul Ropp. Di perusahaan itu ia memegang jabatan sebagai Direktur Pemasaran.

Karirnya di paul Ropp berjalan mulus. Karena dinilai berhasil meningkatkan penjualan, Ni Luh ditugaskan ke New York, Amerika Serikat.

Namun pada 2003 ia terpaksa kembali lagi ke Bali karena mengalami sait sehingga tidak boleh bepergian jauh.

Membangun usaha di Bali

Setelah berhenti dari Paul Ropp, Ni Luh memutuskan untuk memulai usahanya sendiri di Bali. Ia lalu mengumpulkan sejumlah perajin sepatu dan mendirikan butik sepatunya sendiri yang diberi nama NIlou.

Usahanya itu maju dengan pesat, hingga bekerja sama dengan sejumlah perusahaan asing dan produk sepatunya dipasarkan ke luar negeri, diantaranya Australia dan Perancis.

Pada 2008, merk Nilou kemudian berganti menjadi Niluh Djelantik. Merek itu langsung ia patenkan di Kementerian Hukum dan HAM.

Kini sepatu Niluh Djelantik telah dikenal di mancanegara dan dipakai oleh artis internasional, diantaranya Julia Roberts, Gizele Bundchen dan Anggun C Sasmi.

Terjun ke politik

Seakan tak puas hanya menjadi pengusaha, Ni Luh akhirnya memutuskan untuk terjun ke dunia politik dan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), kemudian pindah ke Partai Nasional Demokrat (Nasdem) pada 2018.

Di partai Nasdem ia menjabat sebagai Ketua DPP Partai Nasdem Bidang UMKM. Ia lalu memutuskan untuk keluar dari partai besutan Surya Paloh tersebut pada 2022. 

 Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem, Hermawi Taslim, menanggapi dingin unggahan atau postingan Niluh Djelantik yang menyatakan pamit dari Partai NasDem pasca Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh secara resmi menyatakan mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden di Pilpres 2024.

Hermawi menilai memang sebaiknya jika tak sejalan dengan keputusan partai sebaiknya memutuskan keluar saja dari partai yang diketuai Surya Paloh.

"Saya pikir lebih baik begitu ya, karena Niluh selama ini juga kan tidak berbuat apa-apa untuk partai, tidak ada aktivitas apapun," kata Hermawi kepada wartawan, Selasa (4/10/2022).

Niluh, kata Hermawi, selama menjabat sebagai salah satu ketua Departemen Bidang UMKM DPP Partai NasDem belum ada kinerjanya.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Posting Pamit dari Partai usai Anies Resmi Bacapres, NasDem Tunggu Surat Resign dari Niluh Djelantik

Posting Pamit dari Partai usai Anies Resmi Bacapres, NasDem Tunggu Surat Resign dari Niluh Djelantik

News | Selasa, 04 Oktober 2022 | 13:33 WIB

Efek Besar Anies Baswedan Capres 2024, Pemilih Gerindra di Ranah Minang Diprediksi Migrasi ke Partai NasDem

Efek Besar Anies Baswedan Capres 2024, Pemilih Gerindra di Ranah Minang Diprediksi Migrasi ke Partai NasDem

Sumbar | Selasa, 04 Oktober 2022 | 13:27 WIB

Anggota DPR Termuda Asal NasDem Polisikan Komika Mamat Alkatiri karena Merasa Dibully, Bukti Laporan Diumbar ke Medsos

Anggota DPR Termuda Asal NasDem Polisikan Komika Mamat Alkatiri karena Merasa Dibully, Bukti Laporan Diumbar ke Medsos

News | Selasa, 04 Oktober 2022 | 13:22 WIB

PDIP Minta Anies Tak Manfaatkan Jabatan Gubernur Buat Politik, Wagub DKI: Dia Sudah Paham

PDIP Minta Anies Tak Manfaatkan Jabatan Gubernur Buat Politik, Wagub DKI: Dia Sudah Paham

Jakarta | Selasa, 04 Oktober 2022 | 13:13 WIB

Panas! Wasekjen NasDem Tanggapi Ucapan Pamit Niluh Djelantik Pasca Deklarasi Anies: Selama Ini Dia Tak Berbuat Apa-apa

Panas! Wasekjen NasDem Tanggapi Ucapan Pamit Niluh Djelantik Pasca Deklarasi Anies: Selama Ini Dia Tak Berbuat Apa-apa

News | Selasa, 04 Oktober 2022 | 12:56 WIB

Dinilai Ganggu Cagar Budaya, Anies Baswedan Pastikan Revitalisasi Halte Bundaran HI Tetap Berjalan

Dinilai Ganggu Cagar Budaya, Anies Baswedan Pastikan Revitalisasi Halte Bundaran HI Tetap Berjalan

Foto | Selasa, 04 Oktober 2022 | 12:54 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB