Desak Mundur Buntut Tragedi kanjuruhan, Sosok Bung Towel Bikin PSSI Kesal

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 14:56 WIB
Desak Mundur Buntut Tragedi kanjuruhan, Sosok Bung Towel Bikin PSSI Kesal
Tommy Welli - Siapa Bung Towel. (YouTube/Gocek Bung Towel)

Suara.com - Sosok Bung Towel viral di media sosial setelah mendesak pejabat PSSI mundur, sebagai bentuk tanggung jawab moral atas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang. Lalu siapa Bung Towel sebenarnya?

Saat hadir jadi narasumber di Metro TV, Bung Towel tampak kesal saat berdebat dengan Ketua Tim Investigasi PSSI, Ahmad Riyadh. Ia mengatakan pemegang regulasi di ranah sepak bola adalah FIFA yang diturunkan pada PSSI.

"Regulasi tentang keamanan di stadion misalnya, dilarang menggunakan gas air mata, berarti ada kewajiban PSSI untuk mendeliver ke aparat kemanan dan panpel," jelasnya yang diambil dari kanal YouTube Metro TV.

Bung Towel mendesak agar PSSI bertanggung jawab atas kematian ratusan nyawa di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 lalu. Ahmad Riyadh kemudian meminta contoh tanggung jawab yang disebut bisa menyelesaikan masalah. "Kasih contoh bentuk tanggung jawab yang menyelesaikan maslaah?" tanya Ahmad.

"Ini korban banyak, menurut saya harus mundur," jawab Bung Towel.

Ahmad mengatakan mundur atau tidak, itu merupakan hak setiap orang dan ia menyebut, mundur juga bisa dianggap sebagai sikap tidak bertanggung jawab.

"Itu hak sesorang. Mundur bisa ditafsirkan meninggalkan tanggung hawab. Enak aja mundu,  justru tafsirannya macam-macam," kata Ahmad.

"Itu bagian dari tanggung jawab moral," jawab Bung Towel.

Aksi berani Bung Towel meminta petingi PSSI mundur buntut dari tragedi Kanjuruhan langsung menjadi trending topic di Twitter. Banyak pihak yang mendukung aksi Bung Towel dan menyampaikan terima kasih karena sudah mewakili suara orang banyak.

baca juga

Siapa Bung Towel

Bung Towel adalah pengamat sepakbola dengan nama asli Tommy Welly. Merangkum Bola Times, sosoknya memang berani mengkritik PSSI. Ia kerap tampil di layar kaca karena analisanya selalu dinantikan.

Bung Towel terkenal sebagai komentator sepak bola. Pria kelahiran Bandung, 5 Maret 1971 ini mengawali debutnya di dunia sepak bola sebagai jurnalis.

Lulusan Prodi Jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjadjaran ini sudah menjadi jurnalis sejak mahasiswa. Kala itu ia bekerja di Harian Umum Bandung Pos untuk mengisi halaman olahraga.

Dari pengalamannya itu, Bung Towel mendapat bekal pengetahuan yang mumpuni untuk jadi seorang komentator atau pengamat sepak bola Tanah Air.

Bung Towel dulu sering muncul di ANTV sebagai komentator Indonesia Super League (ISL). Selain ANTV, ia juga kerap hadir di stasiun lain, seperti RCTI dan SCTV. 

Selain mengamati sepak bola nasional, Bung Towel juga sering diminta menganalisa pertandingan Liga Champions dan sejumlah event sepak bola lainnya.

Sebagai seorang analis sepak bola, Bung Towel yang pernah bekerja sebagai General Manager Football Development PSSI juga kerap memberikan pandangannya. Bahkan, ia juga sering melontarkan kritik pedas pada PSSI.

Itulah penjelasan tentang siapa Bung Towel. Semoga permasalahan ini bisa cepat diselesaikan dan Tanah Air tak terjebak dalam duka yang berlarut.

Kontributor : Rima Suliastini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tahun Penjara Jadi Ancaman Hukuman Maksimal Tersangka Tragedi Kanjuruhan yang Tewaskan 131 Orang

5 Tahun Penjara Jadi Ancaman Hukuman Maksimal Tersangka Tragedi Kanjuruhan yang Tewaskan 131 Orang

News | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 14:51 WIB

Mahfud MD Bela Jokowi yang Dinilai Pasang Badan Untuk Polri Kasus Tragedi Kanjuruhan

Mahfud MD Bela Jokowi yang Dinilai Pasang Badan Untuk Polri Kasus Tragedi Kanjuruhan

News | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 14:43 WIB

Bocah Nonton Arema Pertama Kali, Tabung Uang Jajan Malah Berakhir Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan

Bocah Nonton Arema Pertama Kali, Tabung Uang Jajan Malah Berakhir Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan

News | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 14:35 WIB

LPSK Sebut Polres Malang Tak Profesional Buntut Penghapusan Video Kengerian di Pintu 13 dan Akun Tiktok Kelpin

LPSK Sebut Polres Malang Tak Profesional Buntut Penghapusan Video Kengerian di Pintu 13 dan Akun Tiktok Kelpin

News | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 14:33 WIB

Akhmad Hadian Lukita, Rekam Jejak dan 'Dosa' Besarnya di Tragedi Kanjuruhan

Akhmad Hadian Lukita, Rekam Jejak dan 'Dosa' Besarnya di Tragedi Kanjuruhan

News | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 11:03 WIB

Daftar 'Dosa' 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Penyebab Ratusan Nyawa Melayang

Daftar 'Dosa' 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Penyebab Ratusan Nyawa Melayang

News | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 10:37 WIB

Terkini

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Surakarta | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Intip Strategi Emiten Alat Berat INTA Jaga Bisnis Jangka Panjang

Intip Strategi Emiten Alat Berat INTA Jaga Bisnis Jangka Panjang

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:26 WIB

Jung Chaeyeon Perankan 3 Karakter di Drakor M: Reboot, Siap Tayang 2027

Jung Chaeyeon Perankan 3 Karakter di Drakor M: Reboot, Siap Tayang 2027

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:26 WIB

Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan, Kuasa Hukum Soroti Penyitaan Aset Rp846 Miliar

Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan, Kuasa Hukum Soroti Penyitaan Aset Rp846 Miliar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:20 WIB

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:17 WIB

×