Ada Gas Air Mata Kedaluwarsa yang Ditembakkan dalam Tragedi Kanjuruhan, Kini Didalami Komnas HAM

Chandra Iswinarno | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 10 Oktober 2022 | 14:45 WIB
Ada Gas Air Mata Kedaluwarsa yang Ditembakkan dalam Tragedi Kanjuruhan, Kini Didalami Komnas HAM
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam (kanan). Dalam keterangannya, ia menyampaikan adanya temuan gas air mata kadaluarsa dalam Tragedi Kanjuruhan. [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendapatkan temuan gas air mata yang kedaluwarsa ditembakkan saat Tragedi Kanjuruhan.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan, hal tersebut masih perlu untuk didalami lebih jauh.

"Soal daluwarsa itu informasinya memang kita dapatkan, tapi memang perlu pendalaman," kata Anam kepada wartawan, Senin (10/10/2022).

Anam mengatakan, ada hal yang penting dari temuan tersebut yakni dinamika yang terjadi terkait Tragedi Kanjuruhan. Gas air mata disebutnya sebagai pemicu dalam peristiwa mengerikan itu.

"Pemicu utama adalah memang gas air mata yang menimbulkan kepanikan. Sehingga banyak suporter atau Aremania yang turun berebut untuk masuk (ke) pintu keluar. Berdesak-desakan dengan mata yang sakit, dada yang sesak, susah nafas dan sebagainya," kata Anam.

"Sedangkan pintu yang terbuka juga pintu kecil, sehingga berhimpit-himpitan kayak gitu lah, yang sepanjang hari ini yang menyebabkan kematian," katanya.

Temuan Komnas HAM

Berdasarkan hasil penyelidikan Komnas HAM, ditemukan kondisi jenazah korban yang memprihatinkan, yakni wajah yang membiru yang diduga akibat gas air mata.

"Kondisi jenazahnya banyak yang mukanya biru, jadi muka biru ini banyak. Ini yang menunjukkan kemungkinan besar karena kekurangan oksigen, karena juga gas air mata," kata Anam.

Tak hanya itu di jenazah para korban meninggal yang mencapai 130 orang lebih, didapati mata yang memerah dan mulut mengeluarkan busa.

"Jadi teman-teman khusunya keluarga, Aremania, maupun relawan yang menangani jenazah memberikan informasi terkait hal teresbut. Wajahnya biru. Banyak yang wajahnya biru, mata merah, keluar busa dan sebagainya," ungkap Anam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyintas Tragedi Kanjuruhan Alami PTSD, Sulit Tidur hingga Menangis Histeris

Penyintas Tragedi Kanjuruhan Alami PTSD, Sulit Tidur hingga Menangis Histeris

Malang | Senin, 10 Oktober 2022 | 14:08 WIB

Bonek Mania Faiz Al Fikry Meninggal di Tragedi Kanjuruhan: Semoga Ini Korban Terakhir setiap Persebaya Bertanding

Bonek Mania Faiz Al Fikry Meninggal di Tragedi Kanjuruhan: Semoga Ini Korban Terakhir setiap Persebaya Bertanding

Jatim | Senin, 10 Oktober 2022 | 13:53 WIB

Korban Mayoritas Usia Muda, Pendampingan juga Dilakukan untuk Orangtua Tragedi Kanjuruhan

Korban Mayoritas Usia Muda, Pendampingan juga Dilakukan untuk Orangtua Tragedi Kanjuruhan

| Senin, 10 Oktober 2022 | 13:26 WIB

Besok Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita Diperiksa Sebagai Tersangka Kasus Tragedi Kanjuruhan

Besok Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita Diperiksa Sebagai Tersangka Kasus Tragedi Kanjuruhan

News | Senin, 10 Oktober 2022 | 13:17 WIB

Kompolnas Serahkan Hasil Investigasi TGIPF soal Tragedi Kanjuruhan ke Kantor Mahfud MD, Apa Temuannya?

Kompolnas Serahkan Hasil Investigasi TGIPF soal Tragedi Kanjuruhan ke Kantor Mahfud MD, Apa Temuannya?

News | Senin, 10 Oktober 2022 | 13:15 WIB

Ikut Sedih, Bapak Ini Pasang Foto Sang Putri di Pintu 13 Stadion Kanjuruhan

Ikut Sedih, Bapak Ini Pasang Foto Sang Putri di Pintu 13 Stadion Kanjuruhan

Your Say | Senin, 10 Oktober 2022 | 12:48 WIB

Kak Seto Belum Beri Tanggapan 33 Anak Korban Kanjuruhan

Kak Seto Belum Beri Tanggapan 33 Anak Korban Kanjuruhan

| Senin, 10 Oktober 2022 | 12:45 WIB

Terkini

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:14 WIB

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:13 WIB

'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim

'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:03 WIB

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS

Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:53 WIB

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:49 WIB

Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget

Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:39 WIB

ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK

ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:24 WIB

Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh

Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:19 WIB

Pertama di Kunjungan Luar Negeri, Prabowo Pakai Maung di KTT ke-48 ASEAN 2026 di Filipina

Pertama di Kunjungan Luar Negeri, Prabowo Pakai Maung di KTT ke-48 ASEAN 2026 di Filipina

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:18 WIB