Tetapkan 6 Tersangka hingga Copot Kapolda Jatim, Menko PMK Apresiasi Langkah Cepat Kapolri

Dwi Bowo Raharjo | Yosea Arga Pramudita
Tetapkan 6 Tersangka hingga Copot Kapolda Jatim, Menko PMK Apresiasi Langkah Cepat Kapolri
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo ANTARA FOTO/Fajar Ali

Saat ini pihaknya akan terus melakukan mitigasi berkaitan dengan Tragedi Kanjuruhan.

Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Irjen Nico Afinta dari jabatannya sebagai Kapolda Jawa Timur. Nico dimutasi menjadi Staf Ahli Bidang Sosial dan Budaya atau Sahli Sosbud Kapolri.

Terkait itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengapresiasi langkah yang diambil Kapolri tersebut. Menurut dia, Jenderal Listyo telah bergerak cepat dalam mengusut Tragedi Kanjuruhan, Malang beberapa waktu lalu.

"Pokoknya saya apresiasi langkah Kapolri yang kemarin sangat cepat sehingga tuntutan-tuntutan dari korwil-korwil Aremania yang disampaikan ke saya atau yang lain sebagian besar bisa dipenuhi oleh Pak Kapolri dalam waktu yang sangat singkat," kata Muhadjir di kantornya, Selasa (11/10/2022).

Muhadjir juga mengambil contoh terkait penetapan para tersangka dalam tragedi yang terjadi pada Sabtu (1/10/2022) lalu. Dia mengatakan, tentunya hal tersebut melegakan pihak Aremania, terutama keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.

Baca Juga: Fakta-fakta Unjuk Rasa Aremania Berakhir Ricuh, Kantor Arema FC Diserang Massa

"Misalnya tetapkan tersangka sebelum 7 hari, lalu langsung melakukan langkah-langkah penindakan berikutnya. Itu sangat melegakkan dari pihak Aremania," kata dia.

Muhadjir menambahkan, saat ini pihaknya akan terus melakukan mitigasi berkaitan dengan Tragedi Kanjuruhan. Misalnya, dalam hal santunan bagi para korban meninggal dan menanggung biaya perawatan korban luka yang masih berada di rumah sakit.

"Saya kawal betul mitigasi ini karena domain Menko PMK, baik berkaitan dengan meninggal yang belum dapat santunan dan cedera yang terlanjur ditarik biaya oleh RS maupun poliklinik dan terakhir trauma healing baik dari instansi terkait maupun Kemenkes kemudian provinsi, kemudian kemenpppa, perguruan tinggi."

Irjen Nico Afinta Dicopot

Sebelumnya Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan mutasi jabatan ini bersifat alamiah untuk meningkatkan kinerja organisasi.

Baca Juga: Penampakan Kantor Arema FC yang Dirusak Massa Pendemo, Tiga Orang Jadi Korban

Resmi Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta Dicopot, Dimutasikan Jadi Staf Ahli Sosbud Kapolri (Suara.com/Achmad Ali)
Resmi Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta Dicopot, Dimutasikan Jadi Staf Ahli Sosbud Kapolri (Suara.com/Achmad Ali)

"Mutasi adalah hal yang alamiah di organisasi Polri dalam rangka promosi dan meningkatkan kinerja organisasi," kata Dedi saat dikonfirmasi, Senin (10/10/2022).