Ramai Konten Oknum Polisi Tangguh Bertahan dari Gas Air Mata hingga 'Colek' Najwa Shihab, Kini Banjir Kecaman

Dany Garjito, Elvariza Opita

Kamis, 13 Oktober 2022 | 14:31 WIB
Ramai Konten Oknum Polisi Tangguh Bertahan dari Gas Air Mata hingga 'Colek' Najwa Shihab, Kini Banjir Kecaman
Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto]

Suara.com - Penggunaan gas air mata yang berlebihan oleh polisi diduga kuat menjadi penyebab tragedi Kanjuruhan. Namun Polri menepisnya dan mengklaim paparan gas air mata dalam jumlah banyak tidak berbahaya apalagi mematikan.

Pernyataan ini menambah panjang daftar kritikan publik terhadap korps bhayangkara yang sebelumnya kerap mendapat sentimen negatif, terutama setelah Najwa Shihab meminta masyarakat untuk tidak ditakut-takuti oleh polisi.

Hal inilah yang tampaknya memicu seorang oknum polisi mengunggah reel Instagram yang menjadi bulan-bulanan publik. Pasalnya oknum polisi itu terlihat mengunggah video ketika mereka juga berlatih bertahan dari paparan gas air mata.

Tangkapan layar reel itu terlihat diunggah akun Twitter @txtdrberseragam. Tampak oknum polisi yang telah disensor nama akun Instagram-nya itu menantang Najwa untuk ikut merasakan paparan gas air mata.

"Gas air mata. Kami juga pernah bertahan ngerasain gas air mata itu kok mba @najwashihab, mba mau coba ikutan ngga?" tulisnya, dikutip Suara.com, Kamis (13/10/2022).

Konten ini seolah menjadi pemicu untuk semakin mengecam polisi. Berbagai komentar pedas terlihat memenuhi postingan, apalagi karena polisi di reel tersebut mengenakan perlindungan lengkap hingga berada di ruang terbuka saat terpapar gas air mata.

"Pake helm, pake shield, di ruangan terbuka, ditambah ga kadaluarsa. Apa yang diharapkan dari lulusan halo dek," komentar warganet.

"Iya masuk akal karena rakyat awam punya perisai gede dan gak panikan pas harus kabur di tengah gerombolan massa yang panik dan pintu tribun yang dikunci," sindir warganet.

"Ga keren ah masa full armor," ledek warganet lain.

baca juga

"Loh kan gas air matanya yang normal yang situ coba, kalo ngga salah gas air mata yang di lempar katanya yang expired, coba dong yang expired," ujar warganet.

"Udah gitu yang difoto itu manusia-manusia berseragam pada pake alat perlindungan... tolol banget bandingin sama yang dikanjuruhan," timpal yang lainnya.

Komnas HAM Tepis Klaim soal Gas Air Mata Tidak Berbahaya

 Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara saat ditemui di kantornya, Kamis (14/11/2019). (Suara.com/Ria Rizki).
Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara saat ditemui di kantornya, Kamis (14/11/2019). (Suara.com/Ria Rizki).

Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu (1/10/2022) malam dilaporkan telah menewaskan 132 jiwa, membuatnya menjadi salah satu tragedi pertandingan sepak bola terburuk dalam sejarah.

Publik menduga kuat tembakan gas air mata adalah penyebabnya, tetapi polisi membantah hal tersebut. Pernyataan Polri ini yang kemudian ditepis pula oleh Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara.

"Sebenarnya begini, kalau kita bicara soal hasil laboratorium itu kan bukan hanya sekadar kandungan kimianya, tapi analisanya terhadap kesehatan. Itu kami menunggu dari hasil uji laboratorium," kata Beka di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Rabu (12/10/2022).

Apalagi karena kemudian ditemukan banyak korban yang meninggal dengan wajah membiru, mengeluarkan busa, bahkan kejang-kejang.

Sementara untuk mereka para penyintas banyak yang mengalami mata merah hingga cokelat. Korban juga sampai tidak bisa melihat selama beberapa hari setelah kejadian nahas tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LPSK Sebut Ambulans yang Membawa Korban Saat Tragedi Kanjuruhan Juga Jadi Sasaran Gas Air Mata Aparat

LPSK Sebut Ambulans yang Membawa Korban Saat Tragedi Kanjuruhan Juga Jadi Sasaran Gas Air Mata Aparat

News | Kamis, 13 Oktober 2022 | 14:12 WIB

LPSK Ungkap Fakta, Tidak Ada Larangan Polisi Tembakkan Gas Air Mata: Kapolres Malang Tidak Mengetahui Aturan FIFA

LPSK Ungkap Fakta, Tidak Ada Larangan Polisi Tembakkan Gas Air Mata: Kapolres Malang Tidak Mengetahui Aturan FIFA

News | Kamis, 13 Oktober 2022 | 13:50 WIB

Kronologis Ancaman Shin Tae-yong Mundur dari Pelatih Timnas Indonesia

Kronologis Ancaman Shin Tae-yong Mundur dari Pelatih Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 13 Oktober 2022 | 13:40 WIB

Najwa Shihab Buka Suara! Tanggapi Nyinyiran dari Nikita Mirzani: Drama Tidak Penting!

Najwa Shihab Buka Suara! Tanggapi Nyinyiran dari Nikita Mirzani: Drama Tidak Penting!

Denpasar | Kamis, 13 Oktober 2022 | 13:33 WIB

Bahas Tragedi Kanjuruhan, Najwa Shihab Sebut PSSI Sudah Hilang Rasa Malu dan Miskin Empati

Bahas Tragedi Kanjuruhan, Najwa Shihab Sebut PSSI Sudah Hilang Rasa Malu dan Miskin Empati

Soreang | Kamis, 13 Oktober 2022 | 11:47 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×