Usut Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM Periksa Persebaya hingga Bonek: Mereka Sempat Rasakan Mata Perih karena Gas Air Mata

Dany Garjito, Dita Alvinasari

Senin, 17 Oktober 2022 | 12:00 WIB
Usut Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM Periksa Persebaya hingga Bonek: Mereka Sempat Rasakan Mata Perih karena Gas Air Mata
Perbedaan 3 Jenis Gas Air Mata [Twitter]

Suara.com - Pengusutan terkait tragedi kemanusiaan yang menewaskan 132 nyawa di Stadion Kanjuruhan masih berlangsung hingga kini.

Mulai dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang diketuai oleh Mahfud MD hingga Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melakukan investigasi untuk mengusut tuntas insiden tersebut.

Terbaru, Komnas HAM memeriksa manajer, jajaran staf, hingga perwakilan Bonek untuk memberikan keterangan terkait kronologi Tragedi Kanjuruhan.

Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara, menjelaskan bahwa pihaknya telah memanggil sejumlah official tim Persebaya.

Saat diperiksa, mereka menguraikan kronologi tragedi berdarah tersebut dari sudut pandangnya.

"Mereka menceritakan dan juga menyertakan bukti-bukti berupa video dan bukti lainnya. Mereka menceritakan soal detail-detail apa yang mereka alami, termasuk juga misalnya menyaksikan ada pembakaran mobil polisi," kata Beka seperti dikutip Suara.com melalui acara Kabar Pagi yang tayang di kanal YouTube tvOneNews pada Senin (17/10/22).

Bukan hanya melihat peristiwa pembakaran mobil polisi, para saksi yang dipanggil juga melihat penembakan gas air mata yang dilakukan oleh aparat keamanan.

Bahkan, para pemain Persebaya diterangkan juga sempat merasakan efek dari gas air mata yang ditembakan.

"Mereka juga memang melihat ada gas air mata. Kemudian teman-teman Persebaya sebelum masuk ke kendaraan taktis juga sempat merasakan matanya perih karena gas ari mata," lanjut Beka.

baca juga

Sebelumnya, Komnas HAM telah memanggil perwakilan Indosiar selaku stasiun televisi yang menyiarkan pertandingan Liga 1 antara Arema FC Vs Persebaya pada Kamis (12/10/22) lalu.

Selain Indosiar, Komnas HAM juga melakukan pemeriksaan terhadap Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dan pengurus lainnya.

Pihak Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) juga mendapatkan panggilan dari Komnas HAM. Mereka dimintai pendapat terkait Tragedi Kanjuruhan. Termasuk pengalaman bermain di laga profesional sepak bola Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biaya Pengobatan Korban Luka Tragedi Kanjuruhan Dikabarkan Dihentikan

Biaya Pengobatan Korban Luka Tragedi Kanjuruhan Dikabarkan Dihentikan

Bola | Senin, 17 Oktober 2022 | 11:21 WIB

Habis Libur, Madura United Latihan Lagi Meski BRI Liga 1 Indonesia Masih Dihentikan

Habis Libur, Madura United Latihan Lagi Meski BRI Liga 1 Indonesia Masih Dihentikan

Bola | Senin, 17 Oktober 2022 | 10:31 WIB

43 Anak Menjadi Korban Meninggal Dunia di Tragedi Kanjuruhan

43 Anak Menjadi Korban Meninggal Dunia di Tragedi Kanjuruhan

Kalbar | Senin, 17 Oktober 2022 | 09:22 WIB

Soroti Rentetan 3 Kasus Besar Di Tubuh Polri, Relawan Anies: Jadikan Refleksi, Jangan Cari Kambing Hitam

Soroti Rentetan 3 Kasus Besar Di Tubuh Polri, Relawan Anies: Jadikan Refleksi, Jangan Cari Kambing Hitam

News | Senin, 17 Oktober 2022 | 06:38 WIB

Buku Catatan Bergetar saat Pidato, Warganet Kasihan dengan Kapolri

Buku Catatan Bergetar saat Pidato, Warganet Kasihan dengan Kapolri

Purwokerto | Minggu, 16 Oktober 2022 | 20:40 WIB

Ketua TGIPF, Mahfud MD Sebut Pihak yang Paling Bertanggung Jawab Atas Kejadian Kanjuruhan Adalah PSSI

Ketua TGIPF, Mahfud MD Sebut Pihak yang Paling Bertanggung Jawab Atas Kejadian Kanjuruhan Adalah PSSI

Video | Senin, 17 Oktober 2022 | 06:00 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×