Baru 43 Hari Menjabat, Menteri Dalam Negeri Inggris Mundur karena Salah Kirim Surel

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Kamis, 20 Oktober 2022 | 11:15 WIB
Baru 43 Hari Menjabat, Menteri Dalam Negeri Inggris Mundur karena Salah Kirim Surel
Bendera nasional Inggris berkibar di sebelah Menara Elizabeth yang lebih populer dengan sebutan Big Ben, di London, Inggris, 23 Maret 2022. (ANTARA/Reuters/Peter Cziborra/as)

Suara.com - Menteri Dalam Negeri Inggris Suella Braverman mengundurkan diri dari parlemen pada Rabu (19/10/2022) karena mengirimkan dokumen resmi dari surel pribadinya.

Braverman mengundurkan diri setelah 43 hari ia ditunjuk oleh Perdana Menteri Inggris Liz Truss. Hal ini menunjukkan kekacauan politik yang mencekeram Inggris.

Braverman menulis surat pengunduran diri kepada PM Inggris yang kemudian diunggah di Twitter. Ia menyebutkan bahwa sebelumnya mengirimkan dokumen resmi dari email pribadinya ke kolega parlemen yang terpercaya.

"Ini merupakan pelanggaran teknis terhadap aturan. Namun, saya harus pergi," kata dia.

Ia menyebutkan bahwa pengunduran dirinya merupakan langkah yang tepat untuk dilakukan.

"Sebagai menteri dalam negeri, saya memegang standar tertinggi dan pengunduran diri saya adalah hal yang benar untuk dilakukan. Urusan pemerintah bergantung pada orang-orang yang  bertanggung jawab atas kesalahan mereka," ujar Braverman, melanjutkan.

Mendagri Inggris itu kemudian mengomentari pemerintahan Liz Truss dan mengaku khawatir dengan arah pemerintah.

"Kita sedang melalui masa yang penuh gejolak. Saya khawatir tentang arah pemerintah ini," kata Braverman.

Menurutnya, pemerintah saat ini tak hanya melanggar janji utama kepada para pemilihnya, tetapi ia prihatin tentang komitmen pemerintah untuk memenuhi janjinya, seperti mengurangi jumlah migrasi secara keseluruhan dan menghentikan migrasi ilegal, terutama penyeberangan kapal kecil yang berbahaya.

Braverman adalah sosok eksentrik dari sayap kanan Partai Konservatif yang berkuasa.

Setelah pengunduran diri Braverman, Truss menunjuk mantan Menteri Transportasi Grant Shapps sebagai menteri dalam negeri yang baru.

Jumat lalu, Truss terpaksa memecat Menteri Keuangan Inggris Kwasi Kwarteng, setelah anggaran mini, yang difominadi oleh pemotongan pajak yang besar dan tidak didanai, menyebabkan kekacauan di pasar keuangan.

Truss kemudian menunjuk Jeremy Hunt sebagai menteri keuangan yang baru.

Sejak menjabat, Hunt yang merupakan mantan menteri budaya, kesehatan, dan luar negeri membalikkan hampir semua pemotongan pajak dalam anggaran untuk mengatasi masalah khusus perekonomian. [ANTARA/Anadolu]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2.000 Tamu Hadiri Upacara Pemakaman Ratu Elizabeth II di Westminster Abbey

2.000 Tamu Hadiri Upacara Pemakaman Ratu Elizabeth II di Westminster Abbey

| Senin, 19 September 2022 | 17:59 WIB

Kerajaan Inggris Rilis Foto Terakhir Ratu Elizabeth II 4 Bulan Sebelum Wafat, Sempat Bertemu Pejabat

Kerajaan Inggris Rilis Foto Terakhir Ratu Elizabeth II 4 Bulan Sebelum Wafat, Sempat Bertemu Pejabat

Your Say | Senin, 19 September 2022 | 14:44 WIB

Mengenal Liz Truss, Perdana Menteri Inggris Pengagum Margaret Thatcher

Mengenal Liz Truss, Perdana Menteri Inggris Pengagum Margaret Thatcher

Your Say | Sabtu, 10 September 2022 | 13:00 WIB

Ratu Elizabeth II Wafat, Poundsterling Anjlok Sepanjang 37 Tahun Terakhir

Ratu Elizabeth II Wafat, Poundsterling Anjlok Sepanjang 37 Tahun Terakhir

| Jum'at, 09 September 2022 | 11:43 WIB

PM China Selamati PM Inggris Baru Liz Truss

PM China Selamati PM Inggris Baru Liz Truss

News | Kamis, 08 September 2022 | 18:45 WIB

Terkini

Berangkatkan 1.496 Peserta, KESDM Bersama PLN dan BUMN Energi Fasilitasi Mudik Gratis ke 20 Tujuan

Berangkatkan 1.496 Peserta, KESDM Bersama PLN dan BUMN Energi Fasilitasi Mudik Gratis ke 20 Tujuan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:48 WIB

Sekjen PBNU Gus Ipul Beri Ucapan Khusus Lebaran ke Sekum Muhammadiyah Prof Mukti

Sekjen PBNU Gus Ipul Beri Ucapan Khusus Lebaran ke Sekum Muhammadiyah Prof Mukti

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:37 WIB

Momen Lebaran di Rutan, KPK Izinkan 81 Tahanan Korupsi Bertemu Keluarga pada Idul Fitri 2026

Momen Lebaran di Rutan, KPK Izinkan 81 Tahanan Korupsi Bertemu Keluarga pada Idul Fitri 2026

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:25 WIB

Iran Klaim Berhasil Tembak Jatuh Jet Tempur Siluman F-35 Milik AS

Iran Klaim Berhasil Tembak Jatuh Jet Tempur Siluman F-35 Milik AS

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:20 WIB

H-1 Lebaran, Pemprov DKI Klaim Harga Pangan Terkendali, Cabai Rawit 'Pedas' Tembus Rp115 Ribu

H-1 Lebaran, Pemprov DKI Klaim Harga Pangan Terkendali, Cabai Rawit 'Pedas' Tembus Rp115 Ribu

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:10 WIB

KCIC Beri Diskon Tiket Whoosh hingga Rp100 Ribu Selama Mudik Lebaran 2026

KCIC Beri Diskon Tiket Whoosh hingga Rp100 Ribu Selama Mudik Lebaran 2026

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:37 WIB

Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa

Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:30 WIB

Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh

Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:24 WIB

PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan

PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:22 WIB

Ribuan Personel Siaga, Polda Metro Imbau Takbiran Tanpa Konvoi dan Arak-arakan

Ribuan Personel Siaga, Polda Metro Imbau Takbiran Tanpa Konvoi dan Arak-arakan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:12 WIB