Dukung Obat Pemicu Gagal Ginjal Akut Ditarik, Ma'ruf Amin: Mungkin Ada Penyebab Lain

Ruth Meliana Dwi Indriani

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 13:38 WIB
Dukung Obat Pemicu Gagal Ginjal Akut Ditarik, Ma'ruf Amin: Mungkin Ada Penyebab Lain
Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Jakarta memberikan sambutan secara virtual dalam Silaknas Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) pada Sabtu (8/10/2022). [ANTARA/BPMI Setwapres]

Suara.com - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin angkat berbicara mengenai kasus gagal ginjal akut yang semakin meresahkan di Tanah Air. Pasalnya, penyakit gagal ginjal akut telah menginfeksi dan menewaskan ratusan anak.

Ma'ruf Amin pun mendukung penuh penarikan obat-obatan yang diduga menjadi penyebab terjadinya gagal ginjal akut. Menurutnya, langkah pemerintah yang menarik obat tersebut sudah benar.

Orang nomor dua di Indonesia ini juga berpesan agar obat pemicu gagal ginjal akut yang sudah beredar di pasaran untuk diteliti.

"Yang penting pemerintah sudah melakukan langkah-langkah (penarikan obat yang memicu gagal ginjal akut)," kata Ma'ruf Amin di Jakarta, Sabtu (22/10/2022).

"Dan saya tekankan langkah penarikan obat yang menyebabkan terjadinya gagal ginjal supaya betul-betul diteliti di pasar, jangan sampai ada obat-obat yang beredar di sana," sambungnya.

Pesan itu disampaikan Wapres Ma'ruf Amin seusai meluncurkan Beasiswa Santri Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) 2022 di Istana Wapres.

Dalam kesempatan ini, Ma'ruf Amin juga meminta agar penelitian dan penarikan obat berbahaya tidak hanya dilakukan di apotek. Menurutnya, penelitian dan penarikan juga perlu dilakukan di luar apotek.

Ma'ruf Amin menilai ada kemungkinan masyarakat meminum obat yang dijual di luar apotek. Oleh sebab itu, dugaan tersebut perlu diwaspadai.

"Mungkin ada penyebab lain, (masyarakat) minum obat, misal di tempat-tempat di luar apotek, itu harus dilakukan (penelitian dan penarikan) ," tambah Ma'ruf.

baca juga

Sementara itu, mengenai kemungkinan adanya tindak pidana atau unsur kesengajaan dalam kasus gagal ginjal akut yang marak belakangan ini, Ma'ruf menyatakan hal itu akan diusut kepolisian.

"Masalah yang menyangkut pidana itu kepolisian. Badan POM agar selektif betul memberikan izin edar obat bagi masyarakat," tandasnya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Edy Rahmayadi dan Bobby Nasution Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut

Pesan Edy Rahmayadi dan Bobby Nasution Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut

Sumut | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 13:31 WIB

Apa Itu Kalsium Oksalat? Kristal Tajam yang Bikin Balita Meninggal Karena Gagal Ginjal Akut Misterius

Apa Itu Kalsium Oksalat? Kristal Tajam yang Bikin Balita Meninggal Karena Gagal Ginjal Akut Misterius

Health | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 13:29 WIB

Bukan Hanya di Apotek, Penarikan Obat Berbahaya Perlu Dilakukan di Tempat Penjualan Lain

Bukan Hanya di Apotek, Penarikan Obat Berbahaya Perlu Dilakukan di Tempat Penjualan Lain

Bali | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 12:57 WIB

Penarikan Obat yang Diduga Penyebab Gagal Ginjal Akut Dinilai Penting Oleh Wapres

Penarikan Obat yang Diduga Penyebab Gagal Ginjal Akut Dinilai Penting Oleh Wapres

Sulsel | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 12:52 WIB

Marak Kasus Gagal Ginjal Akut, Wapres Minta BPOM Selektif Beri Izin Edar Obat untuk Masyarakat

Marak Kasus Gagal Ginjal Akut, Wapres Minta BPOM Selektif Beri Izin Edar Obat untuk Masyarakat

News | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 12:47 WIB

20 Daerah yang Mencatat Kasus Gagal Ginjal Akut, Paling Ngeri DKI Jakarta

20 Daerah yang Mencatat Kasus Gagal Ginjal Akut, Paling Ngeri DKI Jakarta

News | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 12:35 WIB

Terkini

Rajin Menabung di Danamon, Bisa Menang Berkali-kali di Danamon Hadiah Beruntun

Rajin Menabung di Danamon, Bisa Menang Berkali-kali di Danamon Hadiah Beruntun

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:36 WIB

20 Ribu Perempuan Alami Kelainan Payudara, Hanya 6.000 Berobat: Deteksi Dini Penting!

20 Ribu Perempuan Alami Kelainan Payudara, Hanya 6.000 Berobat: Deteksi Dini Penting!

Health | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:31 WIB

161 Bank di Indonesia Bertumbangan, 3 di Antaranya dari Jogja! Cek Masalahnya

161 Bank di Indonesia Bertumbangan, 3 di Antaranya dari Jogja! Cek Masalahnya

Jogja | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Miris 117 Kampus Muhammadiyah Tanpa Profesor, Forum PTMA Siapkan Penataan Besar

Miris 117 Kampus Muhammadiyah Tanpa Profesor, Forum PTMA Siapkan Penataan Besar

Jogja | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Penyerapan Gabah Bulog Jateng Tembus 108,43 Persen dari Target Tahunan

Penyerapan Gabah Bulog Jateng Tembus 108,43 Persen dari Target Tahunan

Jawa Tengah | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Tidak Semua Luka Terlihat, Ini Pentingnya Menjadi Pendengar Tanpa Menghakimi

Tidak Semua Luka Terlihat, Ini Pentingnya Menjadi Pendengar Tanpa Menghakimi

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:17 WIB

Siswa Sekolah Rakyat di Pati Dikeroyok 14 Teman hingga Gigi Copot, Korban Ngaku Diminta Bungkam

Siswa Sekolah Rakyat di Pati Dikeroyok 14 Teman hingga Gigi Copot, Korban Ngaku Diminta Bungkam

Jawa Tengah | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:15 WIB

UMKM Lokal Antusias Sambut Hadirnya Grand Prix of Indonesia 2026

UMKM Lokal Antusias Sambut Hadirnya Grand Prix of Indonesia 2026

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Menanti Kejelasan Laporan Insiden Prambanan, PSHT Minta Adil dan Transparan

Menanti Kejelasan Laporan Insiden Prambanan, PSHT Minta Adil dan Transparan

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:11 WIB

Dugaan Cacat Prosedur Tersangka Insiden Prambanan, Kuasa Hukum Buka Suara

Dugaan Cacat Prosedur Tersangka Insiden Prambanan, Kuasa Hukum Buka Suara

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:08 WIB

×