Dua Anak di Sultra Diduga Meninggal karena Ginjal Akut, Sampel Darah Dikirim ke Laboratorium Kemenkes

Chandra Iswinarno

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 14:21 WIB
Dua Anak di Sultra Diduga Meninggal karena Ginjal Akut, Sampel Darah Dikirim ke Laboratorium Kemenkes
Ilustrasi gagal ginjal. (Freepik)

Suara.com - Temuan kasus anak meninggal diduga karena gagal ginjal akut terjadi di Kabupaten Konawe dan Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara (Sultra).

Untuk memastikan penyebab meninggalnya dua anak tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sultra mengirim dua sampel darah untuk diperiksa di laboratorium Kementerian Kesehatan.

"Baru diduga belum dikatakan bahwa itu betul-betul gagal ginjal akut yang progresif atipikal. Sudah dilakukan pengambilan sampel darah," kata Kepala Dinkes Sultra Putu Agustin Kusumawati seperti dikutip Antara di Kendari, Sabtu (22/10/2022).

Selain pengambilan sampel darah, dinkes setempat juga mengambil sampel obat-obatan yang sudah dikonsumsi kedua anak tersebut untuk dikirim ke Kemenkes.

"Kita menunggu konfirmasi dari Kementerian Kesehatan. Nanti setelah ada hasil dari laboratorium baru kami akan sampaikan," ujar dia.

Putu Agustin mengemukakan, dua anak yang meninggal tersebut berasal dari dua daerah yang berbeda, yakni Kabupaten Konawe dan Buton Selatan. Untuk anak yang diduga mengidap gagal ginjal akut di Kabupaten Konawe, sebelumnya sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Bahtermas Kota Kendari.

Sedangkan, satu anak lainnya yang berasal dari Kabupaten Buton Selatan, sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Palagimata, Kota Baubau.

"Pasiennya memang sudah meninggal satu dari Kabupaten Konawe dan satu dari Buton Selatan," ujarnya.

Lantaran adanya kasus tersebut, ia meminta dinas kesehatan di kabupaten/kota untuk waspada dini terhadap kasus gagal ginjal akut anak, salah satunya dengan menunda penggunaan atau pemberian obat sirop kepada anak-anak.

baca juga

"Sudah ada larangan dari Kemenkes agar apotek menunda penjualan obat-obatan sirop. Untuk kami dinas kesehatan provinsi ke dinas kabupaten/kota kami sudah sampaikan terkait penundaan penggunaan obat sirop," katanya.

Sebelumnya diberitakan, kasus ginjal akut di Indonesia meningkat dengan total kasus mencapai 241 di 22 Provinsi. Dari jumlah itu ada 133 orang meninggal dunia. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, rata-rara pasien berasal dari kalangan anak-anak.

"Yang paling banyak dialami oleh bayi berusia di bawah lima tahun atau balita," katanya melansir Suara.com, Sabtu (22/10/2022).

Berikut daftar provinsi yang mengalami kasus gagal ginjal akut:

  • DKI Jakarta: 51 kasus (27 meninggal dunia)
  • Jawa Barat: 31 kasus (17 meninggal dunia)
  • Jawa Timur: 30 kasus (13 meninggal dunia)
  • Aceh: 23 kasus (15 meninggal dunia)
  • Bali: 15 kasus (10 meninggal dunia)
  • Banten: 10 kasus (5 meninggal dunia)
  • Sumatera Barat: 10 kasus (5 meninggal dunia)
  • Sumatera Utara: 9 kasus (6 meninggal dunia)
  • DIY: 7 kasus (3 meninggal dunia)
  • Jawa Tengah: 6 kasus (4 meninggal dunia)
  • NTB: 3 kasus (3 meninggal dunia)
  • Jambi: 2 kasus (2 meninggal dunia)
  • NTT: 2 kasus (2 meninggal dunia)
  • Sulawesi Tenggara: 2 kasus (1 meninggal dunia)
  • Sumatera Selatan : 2 kasus (1 meninggal dunia)
  • Kalimantan Selatan: 1 kasus (1 meninggal dunia)
  • Kalimantan Timur: 1 kasus (1 meninggal dunia)
  • Riau: 1 kasus (1 meninggal dunia)
  • Kalimantan Utara: 1 kasus
  • Papua: 1 kasus

Sedangkan dua provinsi lainnya belum diketahui. Kemenkes hanya membagikan jumlah keseluruhan tanpa rincian lebih lanjut.

Dirinya mencatat gejala yang paling banyak dialami penderita adalah oliguria (air kencing sedikit) dan anuria (tidak ada air kencing sama sekali)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Gagal Ginjal Akut 'Menggila', Mencapai 241, Sumatera Utara Segini

Kasus Gagal Ginjal Akut 'Menggila', Mencapai 241, Sumatera Utara Segini

Sumut | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 14:02 WIB

Dukung Obat Pemicu Gagal Ginjal Akut Ditarik, Ma'ruf Amin: Mungkin Ada Penyebab Lain

Dukung Obat Pemicu Gagal Ginjal Akut Ditarik, Ma'ruf Amin: Mungkin Ada Penyebab Lain

News | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 13:38 WIB

Pesan Edy Rahmayadi dan Bobby Nasution Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut

Pesan Edy Rahmayadi dan Bobby Nasution Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut

Sumut | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 13:31 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×