Amplop Coklat Bawaan Ganjar Saat Menghadap PDIP Tuai Sorotan, Apa Isinya?

Farah Nabilla, Fita Nofiana

Selasa, 25 Oktober 2022 | 07:33 WIB
Amplop Coklat Bawaan Ganjar Saat Menghadap PDIP Tuai Sorotan, Apa Isinya?
Amplop coklat dibawa Ganjar (YouTube)

Suara.com - Pernyataan siap nyapres dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berbuntut sanksi dari PDI Perjuangan.

Buntutnya, pada Senin (24/10/2022) Ganjar Pranowo dipanggil ke kantor DPP PDI Perjuangan di Jakarta.

Menghadiri panggilan tersebut, Ganjar akhirnya diganjar sanksi oleh PDIP berupa teguran lisan dari usai pernyataanya yang dianggap multitafsir.

Pada pertemuannya dengan dengan Ketua DPP Partai Komaruddin Watubun dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kritianto, ada hal yang menarik perhatian publik.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (24/10/2022). [ANTARA/HO-PDIP]
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (24/10/2022). [ANTARA/HO-PDIP]

Pasalnya sebelum perbincangan dimulai, Ganjar sempat memberikan amplop berwarna coklat pada Komaruddin Watubun.

Apa isi amplop coklat yang ditenteng Ganjar?

Pada konferensi pers usai penjatuhan sanksi, Ganjar mengungkapkan isi amplop coklat usai ditanyai wartawan.

"Surat coklat? kok kamu tahu aja. Pagi tadi itu saya tadi saya didatangi mama-mama dari Papua di rumah saya dan mereka menyampaikan ada problem pambangunan yang ada di sana," ujar Ganjar pada wartawan.

Amplop itu berisi berkas soal problem pembangunan tersebut. Sehingga saat bertemu dengan Komaruddin Watubun yang berasal dari Dapil Papua, dia membawa amplop tersebut untuk diberikan pada Komaruddin. 

baca juga
Ganjar Pranowo menjalani pemeriksaan tertutup yang juga dihadiri Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP Bidang Kehormatan PDIP Komarudin Watubun di Kantor DPP PDIP Jakarta pada Senin (24/10/2022). [Dok. DPP PDIP]
Ganjar Pranowo menjalani pemeriksaan tertutup yang juga dihadiri Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP Bidang Kehormatan PDIP Komarudin Watubun di Kantor DPP PDIP Jakarta pada Senin (24/10/2022). [Dok. DPP PDIP]

"Maka karena saya hari ini dipanggil Sekjen, dipanggil Pak Komar, Pak Komar dapilnya dari sana jadi saya kasihkan ke beliau, itu urusan pembangunan saja," imbuhnya.

Lebih lanjut soal pemberian sanksi lisan untuknya, Ganjar menyebutkan bahwa dia akan taat. Sementara soal Pilpres 2024, dia akan mengikuti ketentuan partai.

"Sekjen dari dewan kehormatan yang tadi memberikan banyak penjelasan dari statement saya dan tentu sebagai kader saya taat. Dan tadi diberikan sanksi lisan tentu ini bagian komunikasi publik yang rasanya saya harus memperbaiki," kata Ganjar usai hadiri undangan klarifikasi di Kantor DPP PDIP Kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (24/10/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kena Sanksi Teguran Lisan, Ganjar Janji Perbaiki Komunikasi Publiknya

Kena Sanksi Teguran Lisan, Ganjar Janji Perbaiki Komunikasi Publiknya

Deli | Selasa, 25 Oktober 2022 | 07:30 WIB

Buntut Dukung Ganjar Pranowo Nyapres, FX Rudy Dipanggil PDIP Besok, Bakal Disanksi Teguran Lisan Juga?

Buntut Dukung Ganjar Pranowo Nyapres, FX Rudy Dipanggil PDIP Besok, Bakal Disanksi Teguran Lisan Juga?

Jakarta | Selasa, 25 Oktober 2022 | 07:05 WIB

Kena Sanksi PDIP Gegara Ungkapan Siap Nyapres, Ganjar Pranowo: Semua Kader Siap, Keputusan di Tangan Ketua Umum!

Kena Sanksi PDIP Gegara Ungkapan Siap Nyapres, Ganjar Pranowo: Semua Kader Siap, Keputusan di Tangan Ketua Umum!

Sumbar | Senin, 24 Oktober 2022 | 20:05 WIB

Rabu Dipanggil, Mantan Wali Kota Solo Siap Dibuang PDIP Gara-gara Dukung Ganjar Pranowo

Rabu Dipanggil, Mantan Wali Kota Solo Siap Dibuang PDIP Gara-gara Dukung Ganjar Pranowo

Surakarta | Senin, 24 Oktober 2022 | 19:52 WIB

Dipanggil Pimpinan PDIP, Ganjar Pranowo Sebut Semua Kader Harus Siap Untuk Jadi Capres

Dipanggil Pimpinan PDIP, Ganjar Pranowo Sebut Semua Kader Harus Siap Untuk Jadi Capres

Bekaci | Senin, 24 Oktober 2022 | 19:43 WIB

Pengamat: PDIP Kurang Kerjaan dan Arogan Panggil Ganjar Pranowo

Pengamat: PDIP Kurang Kerjaan dan Arogan Panggil Ganjar Pranowo

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 07:31 WIB

Banyak Masyarakat Terpesona Sosok Ganjar Pranowo, Tapi PDIP Terkesan Mengisolasi

Banyak Masyarakat Terpesona Sosok Ganjar Pranowo, Tapi PDIP Terkesan Mengisolasi

News | Selasa, 25 Oktober 2022 | 07:21 WIB

Terkini

Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan

Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:32 WIB

Bantah Hoaks Penolakan, Habiburokhman Tegaskan DPR 'Gaspol Pakai Turbo' Bahas RUU Perampasan Aset

Bantah Hoaks Penolakan, Habiburokhman Tegaskan DPR 'Gaspol Pakai Turbo' Bahas RUU Perampasan Aset

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:15 WIB

Pakar: Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung Tak Punya Dasar Hukum, Hanya Redam Konflik Institusi

Pakar: Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung Tak Punya Dasar Hukum, Hanya Redam Konflik Institusi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:52 WIB

Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS

Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:46 WIB

Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Berisiko Mandek, Pukat UGM Desak KPK Ambil Alih

Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Berisiko Mandek, Pukat UGM Desak KPK Ambil Alih

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:46 WIB

Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?

Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:38 WIB

Ancaman Bom Warnai Hari Pertama MPLS, Pemprov DKI Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi

Ancaman Bom Warnai Hari Pertama MPLS, Pemprov DKI Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:35 WIB

Pesan 'Bunda' untuk Siswa di Hari Pertama MPLS 2026: Saling Jaga Teman, Jangan Ada Lagi Perundungan

Pesan 'Bunda' untuk Siswa di Hari Pertama MPLS 2026: Saling Jaga Teman, Jangan Ada Lagi Perundungan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku

Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:21 WIB

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:16 WIB

×