Memilukan, Hasil Investigasi Menyebut 5.600 Migran Tewas Di Rute Eropa Sejak 2021

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 27 Oktober 2022 | 13:35 WIB
Memilukan, Hasil Investigasi Menyebut 5.600 Migran Tewas Di Rute Eropa Sejak 2021
Jaringan Buruh Migran Indonesia (JBMI) menggelar aksi dukungan terhadap suara migran dunia di Jakarta, Minggu (18/9).

Suara.com - Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) mendokumentasikan setidaknya 5.684 kematian pada rute migrasi ke dan di dalam Eropa sejak awal 2021, kata badan PBB itu pada Rabu (26/10/2022).

Dalam sebuah pernyataan, IOM mengatakan ada peningkatan jumlah kematian yang terlihat di rute yang melintasi Mediterania, di perbatasan darat ke Eropa, dan di dalam benua Eropa.

“Kami telah mencatat lebih dari 29.000 kematian selama perjalanan para migran gelap ke Eropa sejak 2014,” kata Julia Black, penulis laporan IOM terbaru tentang data Proyek Migran Hilang di Eropa untuk tahun 2021 sebagaimana disadur Suara.com dari laman kantor berita Anadolu.

“Kematian yang terus berlanjut ini adalah pengingat yang suram lainnya bahwa jalur migrasi yang lebih legal dan aman sangat dibutuhkan,” tambah Black.

Setidaknya 2.836 kematian dan kasus penghilangan jejak didokumentasikan di rute Mediterania Tengah sejak 2021 pada 24 Oktober 2022, meningkat dari periode sebelumnya dibandingkan dengan 2.262 kematian yang tercatat antara 2019 dan 2020.

Pada rute Afrika Barat-Atlantik ke Kepulauan Canary Spanyol, 1.532 kematian didokumentasikan dalam periode tersebut, angka yang sudah lebih tinggi daripada periode dua tahun sejak IOM mulai mendokumentasikan kematian pada tahun 2014.

Data terkait rute luar negeri yang panjang dan berbahaya itu untuk tahun ini saja kemungkinan besar tidak lengkap karena keterbasan dalam memverifikasi “bangkai kapal yang tak terlihat” yang terlalu sering terjadi, kata IOM.

Hilang di laut

Ini adalah kasus di mana seluruh kapal hilang di laut tanpa melakukan pencarian dan penyelamatan, menurut pernyataan IOM.

Sejak 2021, peningkatan jumlah kematian di banyak rute Eropa lainnya telah didokumentasikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Di rute Balkan Barat, tercatat 69 kematian, di penyeberangan Selat Inggris (53), di perbatasan Belarus-Uni Eropa (23) dan kematian warga Ukraina yang melarikan diri dari konflik di Ukraina (17).

Di luar kegagalan struktural untuk menyediakan jalur aman yang memadai, catatan Proyek Migran Hilang menunjukkan bahwa banyak kematian di rute migrasi ke negara-negara tujuan di Eropa dapat dicegah dengan bantuan yang cepat dan efektif bagi para migran yang dalam kesulitan.

Pengusiran paksa

Laporan dari para penyintas kepada IOM menunjukkan bahwa setidaknya 252 orang tewas selama dugaan pengusiran paksa oleh otoritas Eropa sejak 2021.

Kematian akibat pengusiran paksa di Mediterania Tengah (97 orang meninggal sejak 2021), di Mediterania Timur (70 orang), dan di perbatasan darat Turki-Yunani (58 orang).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Timnas Turki U-20, Lawan Tangguh Timnas Indonesia U-19 di Laga Uji Coba Malam Ini

Mengenal Timnas Turki U-20, Lawan Tangguh Timnas Indonesia U-19 di Laga Uji Coba Malam Ini

Bola | Rabu, 26 Oktober 2022 | 14:42 WIB

4 Fakta Menarik dan Hasil Liga Champion Eropa Grup E Sampai H Matchday ke-5

4 Fakta Menarik dan Hasil Liga Champion Eropa Grup E Sampai H Matchday ke-5

Your Say | Rabu, 26 Oktober 2022 | 10:49 WIB

Preview Laga FC Slovacko vs FC Koln, Lineups hingga Prediksi

Preview Laga FC Slovacko vs FC Koln, Lineups hingga Prediksi

| Selasa, 25 Oktober 2022 | 20:21 WIB

Sempat Ditampung di Bekasi, Ratusan Perempuan Gagal Jadi Buruh Migran Ilegal di Arab Saudi

Sempat Ditampung di Bekasi, Ratusan Perempuan Gagal Jadi Buruh Migran Ilegal di Arab Saudi

Bekaci | Selasa, 25 Oktober 2022 | 14:15 WIB

Kabar Baik, Kayu Manis Lawang Sipirok Tapsel Tembus Pasar Eropa

Kabar Baik, Kayu Manis Lawang Sipirok Tapsel Tembus Pasar Eropa

Sumut | Selasa, 25 Oktober 2022 | 11:38 WIB

Tertarik Berwisata ke Kawasan Eropa Tengah, Ini Rekomendasi Destinasi di Republik Ceko, Slovakia, Polandia dan Hongaria

Tertarik Berwisata ke Kawasan Eropa Tengah, Ini Rekomendasi Destinasi di Republik Ceko, Slovakia, Polandia dan Hongaria

Lifestyle | Senin, 24 Oktober 2022 | 12:56 WIB

Cegah Mencair, Swiss Selimuti Gletser di Atas Gunung

Cegah Mencair, Swiss Selimuti Gletser di Atas Gunung

Foto | Senin, 24 Oktober 2022 | 10:00 WIB

Terkini

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:04 WIB

Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat

Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:01 WIB

RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya

RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:51 WIB

Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi

Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:36 WIB

Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas

Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:21 WIB

Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia

Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:10 WIB

Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!

Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:06 WIB

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:02 WIB

Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:00 WIB

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:57 WIB