Ketua Menteri Delhi Minta Gambar Dewa dan Dewi Hindu Dicetak di Rupee, Picu Kontroversi

Diana Mariska | Suara.com

Kamis, 27 Oktober 2022 | 16:45 WIB
Ketua Menteri Delhi Minta Gambar Dewa dan Dewi Hindu Dicetak di Rupee, Picu Kontroversi

Suara.com - Ketua menteri ibu kota India, Delhi, baru-baru ini menimbulkan kontroversi setelah secara terbuka meminta agar gambar dewa dan dewi Hindu dicetak di uang kertas yang beredar di negara itu.

Ketua Menteri Arvind Kejriwal mendesak Perdana Menteri Narendra Modi untuk mencetak gambar Dewi Lakshmi dan Dewa Ganesha pada uang kertas rupee karena menurutnya, hal tersebut akan membawa "kemakmuran ekonomi" bagi India.

Seperti dilaporkan oleh BBC, ketua partai Aam Aadmi (AAP) itu mengatakan ide ini datang ketika ia berdoa saat festival Diwali, yang dirayakan pada hari Senin.

"Kita perlu mengerahkan semua upaya untuk membangun ekonomi: membangun sekolah, rumah sakit, dan memperkuat infrastruktur. Namun, upaya kita hanya akan membuahkan hasil ketika kita mendapat berkat Tuhan," kata Kejriwal.

Kejriwal menambahkan bahwa ia tidak meminta semua uang kertas diubah tetapi hanya untuk uang kertas baru yang akan diterbitkan di masa mendatang.

Sang pemimpin Delhi juga menjadikan Indonesia sebagai controh dan mengatakan, "Indonesia, yang merupakan negara mayoritas Muslim, mencetak uang kertas dengan gambar Dewa Ganesha".

"Kalau Indonesia bisa, kenapa kita tidak? Seharusnya tidak ada yang keberatan."

Komentarnya menuai kritik tajam, dan banyak pihak menuduhnya mencoba mencari dukungan komunitas Hindu menjelang pemilihan umum negara bagian.

Partai nasionalis Hindu, Bharatiya Janata Party (BJP), turut mencemooh ide Kejriwal dan menyebutnya sebagai sebuah upaya AAP untuk menyembunyikan “wajah buruk anti-Hindunya”.

"Arvind Kejriwal melakukan drama politik untuk mengalihkan perhatian rakyat dari kesalahan-kesalahan pemerintahan mereka dan pola pikir anti-Hindu [yang dimiliki] partai itu," kata juru bicara BJP, Sambit Patra.

Sementara itu, di media sosial, banyak yang menuduh AAP "munafik" dengan mengatakan bahwa partai itu berhasil berkuasa setelah sebelumnya menjanjikan perombakan sistem politik dan fokus pada pembangunan.

Figur senior AAP, Atishi Marlena, membela Kejriwal dengan mengatakan bahwa permintaan untuk mencetak gambar dewa dan dewi Hindu pada uang kertas bukanlah keinginan pribadinya tetapi keinginan 1,3 miliar orang India.

"Kamu membenci Arvind Kejriwal tetapi mengapa membenci Lakshmi dan Ganesha? Mengapa membenci kemakmuran negara?" cuitnya.

Pembelaannya dibalas para pengguna Twitter yang menyebut AAP dipilih oleh rakyat untuk menyediakan pemerintahan yang baik dan bukan untuk terlibat di berbagai gimmick.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Google Kena Denda Rp 1,8 Triliun Terkait Pengembang Aplikasi Pihak Ketiga

Google Kena Denda Rp 1,8 Triliun Terkait Pengembang Aplikasi Pihak Ketiga

Tekno | Kamis, 27 Oktober 2022 | 05:00 WIB

Tak Hanya Indonesia, WhatsApp Down di Seluruh Dunia

Tak Hanya Indonesia, WhatsApp Down di Seluruh Dunia

| Selasa, 25 Oktober 2022 | 16:29 WIB

Waspada! Ada Covid-19 Varian XBB, Masyarakat Diminta Ini

Waspada! Ada Covid-19 Varian XBB, Masyarakat Diminta Ini

| Senin, 24 Oktober 2022 | 15:39 WIB

India Izinkan Tahanan Berhubungan Seks di Penjara, Syaratnya Harus Suami-Istri

India Izinkan Tahanan Berhubungan Seks di Penjara, Syaratnya Harus Suami-Istri

Sumbar | Senin, 24 Oktober 2022 | 14:58 WIB

Cegah Kecanduan Gadget, Desa di India Larang Penggunaan HP dan TV selama 1,5 Jam Tiap Hari

Cegah Kecanduan Gadget, Desa di India Larang Penggunaan HP dan TV selama 1,5 Jam Tiap Hari

Lifestyle | Senin, 24 Oktober 2022 | 15:00 WIB

Apa itu Hari Diwali? Mengenal dan Memaknai Hari Diwali

Apa itu Hari Diwali? Mengenal dan Memaknai Hari Diwali

| Minggu, 23 Oktober 2022 | 18:50 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB