'Ibu Putri Tidak Punya Hati!', Geramnya Bibi Brigadir J Tahu Istri Sambo Diduga Ikut Rencanakan Pembunuhan

Dany Garjito | Elvariza Opita | Suara.com

Jum'at, 28 Oktober 2022 | 13:07 WIB
'Ibu Putri Tidak Punya Hati!', Geramnya Bibi Brigadir J Tahu Istri Sambo Diduga Ikut Rencanakan Pembunuhan
Putri Candrawathi memakai baju tahanan berjalan untuk mengikuti jalannya sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Suara.com - Salah satu hal yang begitu menyakiti keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat adalah Ferdy Sambo dan keluarga yang sebelumnya sangat menerima kehadiran Brigadir J sebagai ajudan.

Bahkan Putri Candrawathi tak canggung memperlakukan Brigadir J serta adiknya, Bripda Mahareza Rizky Hutabarat, selayaknya anak sendiri.

Karena itulah, Rohani Simanjuntak yang merupakan bibi dari Brigadir J tidak kuasa menahan emosinya ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU) membuka peran aktif Putri dalam merencanakan pembunuhan sang ajudan.

Saking emosinya, dengan lantang Rohani menyebut Putri sebagai sosok yang tidak punya hati nurani. Hal ini seperti yang Rohani sampaikan di program tvOne bertajuk Dua Sisi.

"Ibu Putri itu tidak punya hati, tidak punya hati nurani, (padahal Brigadir J) sudah dianggap anaknya. Bahkan almarhum pernah cerita kepada kami, 'Nang Uda (Tante), sudah dianggap Ibu ini kami sebagai anaknya. Aku pun sudah menganggap keluarga pak Ferdy Sambo sebagai orang tua yang ada di sini'," ujar Rohani, dikutip Suara.com dari kanal YouTube tvOneNews, Jumat (28/10/2022).

Menurut Rohani, kedekatan ini bukan cuma karena Brigadir J tinggal serumah dengan Sambo dan keluarganya, melainkan juga akibat ajaran keluarga kepada almarhum.

"Orang tua selalu menyarankan, di mana kamu tinggal, orang tua yang kamu jumpai (di situ), itulah anggap sebagai bapak ibumu," sambung Rohani.

Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat, juga mengungkap rasa tidak percayanya atas keterlibatan Putri. Sebab dengan kedekatan yang ada, ia menilai Putri seharusnya bisa mencegah supaya pembunuhan tersebut tidak terjadi.

"Dari kronologi atau olah TKP itu kita melihat, ibu Putri ada di TKP, otomatis dia mengetahui rencana ini semua. Kalau memang ada niat baik dia (sebagai) seorang ibu, naluri baik dia (sebagai) seorang ibu, otomatis dia mencegahnya. Setahu saya naluri seorang Ibu ini sangat halus," ucap Samuel.

"Jadi ini sesuatu yang juga di luar dugaan ya, (soal) keterlibatan ibu Putri?" tanya Dwi Anggia selaku pembawa acara, yang dengan mantap diiyakan oleh Samuel.

"Menurut cerita anak kita almarhum Yosua, hubungan orang itu selaku atasan dengan bawahan begitu baik. Tiba-tiba kami dengar cerita bahwa anak kita sudah terbunuh secara sadis, menurut luka-luka yang saya lihat sesudah tiba di Jambi, yah kok jadi begini? Kok sesadis ini?" kata Samuel.

Samuel Hutabarat (kanan), ayah Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, menangis haru saat mewakili wisuda dan penyerahan ijazah almarhum di Universitas Terbuka, Tangsel, Selasa (23/8/2022). [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]
Samuel Hutabarat (kanan), ayah Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, menangis haru saat mewakili wisuda dan penyerahan ijazah almarhum di Universitas Terbuka, Tangsel, Selasa (23/8/2022). [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

Meski disampaikan dengan raut tenang, Samuel tetap merasa emosi dan menyayangkan sikap yang diambil oleh Sambo. Pasalnya kalaupun Brigadir J melakukan kesalahan fatal, seharusnya diserahkan saja ke polisi.

Apalagi dengan wewenang Sambo sebagai Kadiv Propam yang kerap disebut polisinya polisi serta sudah berpangkat inspektur jenderal.

"Ada apa kesalahan anak saya ini? Seandainya salah, kenapa tidak dilaporkan ke polisi? Kenapa harus disiksa? Kenapa main hakim sendiri?" tutur Samuel.

"Setahu saya dia kan seorang Irjen, bintang dua, tahu hukum, polisinya polisi, ya laporkan aja ke polisi. Kok main hukum rimba? Padahal dia jenderal. Itu yang timbul kejengkelan di kami," pungkas Samuel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sangat Akrab, Putri Candrawathi Tak Canggung Rangkul Brigadir J dan Adik: Bangga Saya Jadi Emaknya

Sangat Akrab, Putri Candrawathi Tak Canggung Rangkul Brigadir J dan Adik: Bangga Saya Jadi Emaknya

News | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 09:26 WIB

Awalnya Ikut Skenario Ferdy Sambo, Bharada E Mulai Jujur Berkat Petuah Kamaruddin

Awalnya Ikut Skenario Ferdy Sambo, Bharada E Mulai Jujur Berkat Petuah Kamaruddin

News | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 09:02 WIB

Kesaksian Reza Hutabarat Ketika Tidak Diizinkan untuk Menyentuh Jasad Brigadir J

Kesaksian Reza Hutabarat Ketika Tidak Diizinkan untuk Menyentuh Jasad Brigadir J

| Jum'at, 28 Oktober 2022 | 00:21 WIB

Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan Dijadwalkan Senin Pekan Depan, Kasus Obstruction of Justice Brigadir J

Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan Dijadwalkan Senin Pekan Depan, Kasus Obstruction of Justice Brigadir J

Jakarta | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 07:00 WIB

'Dikatakan Ceritanya Cuma Rekayasa' Pengacara Hendra Kurniawan Blak-blakan Isi Perbincangan dengan Ferdy Sambo

'Dikatakan Ceritanya Cuma Rekayasa' Pengacara Hendra Kurniawan Blak-blakan Isi Perbincangan dengan Ferdy Sambo

News | Kamis, 27 Oktober 2022 | 19:20 WIB

Terkini

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:48 WIB

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:32 WIB

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:26 WIB

Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?

Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:21 WIB

Tepis Salah Paham Ekonomi Prabowo, Fahri Hamzah: SDA Harus Dikuasai Negara, Bukan Korporasi

Tepis Salah Paham Ekonomi Prabowo, Fahri Hamzah: SDA Harus Dikuasai Negara, Bukan Korporasi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:15 WIB

Astronot Artemis II Bongkar Kenapa Makanan Terasa Hambar di Luar Angkasa

Astronot Artemis II Bongkar Kenapa Makanan Terasa Hambar di Luar Angkasa

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:59 WIB

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:38 WIB

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:28 WIB

Resmi! 13 Taman Nasional akan Diubah Jadi Kawasan Konservasi Dunia, Ini Daftarnya

Resmi! 13 Taman Nasional akan Diubah Jadi Kawasan Konservasi Dunia, Ini Daftarnya

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:15 WIB

Misteri Rumah Berhantu Mulai Terkuak, Ilmuwan Temukan Pemicu Tak Kasat Mata

Misteri Rumah Berhantu Mulai Terkuak, Ilmuwan Temukan Pemicu Tak Kasat Mata

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:42 WIB