Asal Usul Tempe atau Tempeh, Muncul di Serat Centhini

Rifan Aditya | Suara.com

Sabtu, 29 Oktober 2022 | 12:48 WIB
Asal Usul Tempe atau Tempeh, Muncul di Serat Centhini
asal usul tempe - Ilustrasi tempe atau tempeh (pixabay.com)

Suara.com - Banyak yang suka tempe goreng atau sayur tempe. Di Indonesia, tempe merupakan makanan populer. Walau begitu apakah anda tahu bagaimana asal usul tempe atau tempeh?

Tempe disebut juga tempe kedele karena terbuat dari kedele. Makanan ini kerap digoreng dan disajikan untuk teman minum teh. Yuk kita ketahui bersama asal usul tempe di bawah ini.

Asal Usul Tempe

Tempe berasal dari Jawa tengah dan Timur Indonesia. Diketahui ada di Indonesia sejak awal abad ke-18, dan sekarang menjadi makanan protein kedelai paling populer di Indonesia.

Produk mirip tempe juga telah diproduksi di Cina, seperti kedelai koji atau Douchi. Douchi terbuat dari kacang hitam atau kuning yang difermentasi. Douchi (produk Cina), natto (produk Jepang, kedelai yang difermentasi dengan Bacillus subtilis) dan tempe (produk Indonesia, kedelai yang difermentasi), semuanya memiliki asal yang sama yakni kedele. 

Selama tahun 1928-1931 William Morse dari USDA mengamati produk mirip tempe di Beijing. Di beberapa tempat di China, orang-orang masih membuat produk mirip tempe, yang disebut 'Mei Dou Za', dari residu tahu difermentasi selama sekitar tiga hari. Mei Dou Za merupakan kue rajutan miselium putih yang mirip dengan tempe okara (residu pembuatan tahu atau susu kedelai yang tidak larut).

Referensi tempe paling awal ditemukan dalam Serat Centhini, sebuah kompilasi legenda, tradisi, dan ajaran Indonesia abad ke-17 yang diterbitkan pada tahun 1815 di bawah pengawasan Raja Pukubuwono V dari Kerajaan Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia.

Proses dasar produksi tempe

Proses dasar produksi tempe termasuk perendaman, perebusan, dan fermentasi. Tempe unik di antara makanan kedelai tradisional karena merupakan satu-satunya yang tidak berasal dari Cina atau Jepang. Itu berasal asli dari Indonesia, mulai diproduksi pada awalnya di Jawa Tengah atau Jawa Timur.

Tempe diperkirakan sudah ada sebelum tahun 1800. Kisah asal-usulnya kalau ditelusuri terus akan ditemukan hubungan menarik dengan budaya imigran Cina pada masa lalu.

Dulu, imigran Cina yang datang ke Indonesia memperkenalkan pembuatan tahu ke Jawa pada abad ke-17. Penemunya disebut anonim, sehingga tempe menjadi kearifan lokal yang dimiliki bersama.

Pengaruh Fermentasi Tempe terhadap Kandungan Gizi

Bahan Fermentasi tempe ditemukan dapat meningkatkan jumlah protein larut dalam tempe secara drastis sebesar 62,7%. Fermentasi tempe juga ditemukan dapat meningkatkan aktivitas antioksidan dan kandungan serat serta menurunkan kadar anti hara (oligosakarida).  

Fermentasi tempe meningkatkan kadar protein sebesar 15-20%, serat sebesar 48%, dan asam amino bebas 5,5-9%.  Fermentasi tempe juga meningkatkan total kandungan fenolik 2,78 kali lipat dan kapasitas antioksidan 1,80 hingga 1,94 kali lipat.

Merujuk pada informasi di atas, peneliti tempe menemukan potensi manfaat kesehatan tempe pada kesehatan usus, fungsi kognitif, kesehatan paru-paru, kesehatan kardiovaskular, anemia, kesehatan hati, kesehatan tulang, diabetes melitus tipe 2, obesitas, pemulihan otot rangka, dan kekurangan gizi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Tempe Mendoan Banyumas yang Jadi Google Doodle

Sejarah Tempe Mendoan Banyumas yang Jadi Google Doodle

News | Sabtu, 29 Oktober 2022 | 11:25 WIB

Tempe Mendoan, Makanan Khas Purwokerto yang Jadi Google Doodle Hari Ini

Tempe Mendoan, Makanan Khas Purwokerto yang Jadi Google Doodle Hari Ini

| Sabtu, 29 Oktober 2022 | 11:11 WIB

Tempe Mendoan Muncul di Google Doodle Hari Ini, Kenapa Ya?

Tempe Mendoan Muncul di Google Doodle Hari Ini, Kenapa Ya?

| Sabtu, 29 Oktober 2022 | 10:39 WIB

Ada Gambar Tempe di Google Doodle, Simak Penjelasannya

Ada Gambar Tempe di Google Doodle, Simak Penjelasannya

| Sabtu, 29 Oktober 2022 | 09:30 WIB

Google Doodle Hari Tampilkan Tempe Mendoan Makanan Khas Indonesia Warisan Budaya Tak Benda

Google Doodle Hari Tampilkan Tempe Mendoan Makanan Khas Indonesia Warisan Budaya Tak Benda

| Sabtu, 29 Oktober 2022 | 09:24 WIB

Terkini

Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta

Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:41 WIB

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:13 WIB

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:52 WIB

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:31 WIB

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB