Mengerikan! Inilah Daftar Tragedi Kerumunan Paling Mematikan di Dunia

Aulia Hafisa | Suara.com

Senin, 31 Oktober 2022 | 17:49 WIB
Mengerikan! Inilah Daftar Tragedi Kerumunan Paling Mematikan di Dunia
Tragedi Kerumunan Paling Mematikan di Dunia (Unsplash)

Suara.com - Bulan Oktober tahun 2022 ini, ada lebih dari satu peristiwa suram telah terjadi akibat kerumunan. Pertama, terjadi tragedi di Stadion Kanjuruhan. Baru- baru ini, terjadi tragedi di Itaewon akibat pesta Halloween. Sebelum peristiwa-peristiwa tersebut, terjadi juga beberapa tragedi kerumunan paling mematikan di dunia.

Pada hari Sabtu, tepatnya tanggal 1 Oktober 2022, ratusan nyawa melayang dalam tragedi yang berawal dari kericuhan seusai laga sepak bola di Stadion kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Indonesia.

Kemudian di akhir bulan Oktober 2022, tepatnya pada Sabtu (29/10/2022), lebih dari 150 orang meninggal dunia dalam insiden berdesakan yang terjadi dalam perayaan Halloween di Itaewon, Seoul, Korea Selatan.

Dua peristiwa tragis yang mengundang belasungkawa dunia tersebut ternyata bukanlah tragedi yang baru saja terjadi. Namun, sebelum itu juga banyak tragedi kerumunan paling mematikan di dunia. Mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini. 

Daftar Tragedi Kerumunan Paling Mematikan di Dunia

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini ada beberapa tragedi kerumunan paling mematikan di dunia, di antaranya adalah:

1. Tanggal 3 Desember 1979, sebanyak 11 orang tewas saat ribuan penggemar bergegas untuk menghadiri konser The Who di Riverfront Coliseum di Cincinnati.

2. Tanggal 20 Januari 1980, sebuah stadion kayu berlantai empat runtuh pada adu banteng di Sincelejo, Kolombia, menewaskan hingga 200 penonton.

3. Tanggal 20 Oktober 1982, sebanyak 66 orang tewas saat penonton meninggalkan pertandingan Piala UEFA antara Spartak Moscow dan Haarlem, dari Belanda, di Stadion Luzhniki, Moskow.

4. Tanggal 28 Mei 1985, sebanyak 39 orang tewas dalam kekerasan penggemar di final Piala Eropa 1985 antara Liverpool dan Juventus di Stadion Heysel, Brussels. 

5. Tanggal 13 Maret 1988, badai es terjadi pada saat 30 ribu orang menonton pertandingan Nepal melawan Bangladesh. Ada sebanyak 93 orang tewas dan 100 orang lainnya terluka saat penggemar berusaha melarikan diri dari hujan es.

6. Tanggal 15 April 1989, musibah yang fatal terjadi pada pertandingan yang diadakan di Stadion Hillsborough di Sheffield ketika kerumunan massa merangsek penggemar yang memadati penghalang di tribun yang dialokasikan untuk pendukung Liverpool. Ada banyak korban yang tewas saat berdiri dan lapangan sepakbola seketika menjadi rumah sakit darurat. Dengan total 97 korban jiwa dan 766 cedera, tragedi Hillsborough ini menjadi kasus terburuk dalam sejarah olahraga Inggris.

7. Tanggal 2 Juli 1990, sekitar 1.426 jemaah dilaporkan meninggal dunia karena berdesak-desakan dan saling injak di terowongan Haratul Lisan, Mina. 

8. Tanggal 13 Januari 1991, sebanyak 42 orang dilaporkan tewas saat para penggemar mencoba melarikan diri dari perkelahian di Stadion Oppenheimer, Afrika Selatan.

9. Tanggal 23 Mei 1994, sekitar 270 orang meninggal dunia akibat berdesak-desakan dan terinjak-injak saat hendak melakukan ibadah Jumrah di Mina.

10. Tanggal 23 November 1994, sebanyak 113 orang tewas pada saat protes politik di Nagpur, India.

11. Tanggal 16 Oktober 1996, terjadi tragedi yang menewaskan lebih dari 80 suporter pada laga kualifikasi Piala Dunia 1998 antara Guatemala vs Kosta Rika di Guatemala City. 

12. Tanggal 9 April 1998, aebanyak 118 jemaah haji tewas di sebuah jembatan di Mekah lantaran desak-desakan saat melempar tiga jumrah, yakni Aqabah, ula, dan Wustha. 

13. Tanggal 11 April 2001, ada 43 orang penggemar yang meninggal saat pertandingan sepak bola di Ellis Park di Johannesburg, Afrika Selatan.

14. Tanggal 9 Mei 2001, lebih dari 120 orang tewas saat polisi melemparkan gas air mata ke kerumunan yang gaduh di sebuah stadion di ibu kota Ghana, Accra. 

15. Tanggal 17 Februari 2003, sebanyak 21 orang tewas akibat tergencet di pintu keluar tangga ke E2, sebuah klub malam di Chicago.

16. Tanggal 20 Februari 2003, kembang api selama konser Great White di klub malam Station di Warwick, Rhode Island, memicu kebakaran yang menewaskan 100 orang dan melukai lebih dari 200 lainnya.

17. Tanggal 1 Februari 2004, kepanikan selama ibadah haji di Jembatan Jamarat dekat Mekah, menyebabkan 251 orang tewas.

18. Tanggal 25 Januari 2005, terjadi kepanikan di kalangan peziarah Hindu di dekat kuil Mandhradevi di Maharashtra, India yang menyebabkan setidaknya 265 orang tewas.

19. Tanggal 31 Agustus 2005, sebanyak 640 peziarah Muslim Syiah di Baghdad tewas ketika sebuah pagar di jembatan runtuh selama prosesi keagamaan.

20. Tanggal 12 Januari 2006, terjadi kepanikan di kalangan peziarah muslim selama upacara haji di dekat mekah, menyebabkan setidaknya 345 orang tewas.

21. Tanggal 4 Februari 2006, sebanyak 78 orang tewas akibat kepanikan yang terjadi di PhilSports Arena penyerbuan di Manila, Filipina, saat mereka sedang menunggu audisi variety show TV. 

22. Tanggal 30 September 2008, sebanyak 168 orang tewas dan 100 orang lainnya terluka saat ribuan peziarah Hindu terjebak dalam kepanikan di sebuah kuil di Jodhpur, India.

23. Tanggal 24 Juli 2010, sebanyak 21 orang dilaporkan tewas dan 650 orang terluka dalam kecelakaan di terowongan yang merupakan satu-satunya titik akses ke festival musik musik Love Parade di Duisburg, Jerman.

24. Tanggal 22 November 2010, lebih dari 340 orang tewas dan ratusan lainnya mengalami luka-luka akibat kepanikan yang terjadi di sebuah festival di ibu kota Kamboja, Phnom Penh. 

25. Tanggal 27 Januari 2013, terjadi kebakaran yang menewaskan lebih dari 200 orang di klub malam Kiss di Santa Maria, Brazil.

26. Tanggal 24 September 2015, ada 2.411 jemaah haji tewas akibat desak-desakan saat menjalani ibadah Arab Saudi.

27. Tanggal 30 April 2021, sebanyak 45 orang dilaporkan tewas dalam serangan panik pada ziarah tahunan Gunung Meron, Israel.

28. Tanggal 5 November 2021, para penggemar di festival musik Houston naik ke panggung saat penampilan rapper Travis Scott, memicu kepanikan hingga desak-desakan yang menyebabkan 10 orang tewas. 

29. Tanggal 1 Oktober 2022, terjadi tragedi polisi menembakkan gas air mata setelah kerusuhan di pertandingan sepak bola Indonesia, Stadion Kanjuruhan, Malang yang menyebabkan 125 orang tewas dan lebih dari 100 lainnya terluka.

30. Tanggal 29 Oktober 2022, ada 151 orang tewas dan ratusan lainnya terluka dalam tragedi malam Halloween yang terjadi di Itaewon, Korea Selatan. 

Itulah ulasan mengenai tragedi kerumunan paling mematikan di dunia yang perlu diketahui. 

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puan: Euforia Kerumunan Massa Pasca-Covid Harus Jadi Perhatian

Puan: Euforia Kerumunan Massa Pasca-Covid Harus Jadi Perhatian

DPR | Senin, 31 Oktober 2022 | 17:47 WIB

Akui Ada Tekanan untuk Percepatan KLB, Hasani Abdulgani: Bukan seperti Ditekan Ditodong Pistol

Akui Ada Tekanan untuk Percepatan KLB, Hasani Abdulgani: Bukan seperti Ditekan Ditodong Pistol

Bekaci | Senin, 31 Oktober 2022 | 17:33 WIB

Asal Usul Halloween Day yang Diperingati Tiap 31 Oktober

Asal Usul Halloween Day yang Diperingati Tiap 31 Oktober

News | Senin, 31 Oktober 2022 | 17:32 WIB

Terkini

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10 WIB

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:44 WIB

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:32 WIB

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:13 WIB

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:00 WIB

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:30 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:32 WIB

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB