Isu Dugaan Penyelewengan Anggaran Komcad Menyeruak, Pengamat: Sinyal Prabowo Belum Diizinkan Jokowi Nyapres

Dany Garjito | Dita Alvinasari | Suara.com

Selasa, 01 November 2022 | 13:42 WIB
Isu Dugaan Penyelewengan Anggaran Komcad Menyeruak, Pengamat: Sinyal Prabowo Belum Diizinkan Jokowi Nyapres
Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto tengah mencoba udeng blangkon di Bandara Trunojoyo, Sumenep, Jawa Timur, Rabu (20/4/2022). (Tangkap layar YouTube Sekretariat Presiden).

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung mengomentari perihal adanya dugaan penyelewengan anggaran Komponen Cadangan (Komcad) di Kementerian Pertahanan (Kemhan). Kemhan diduga melakukan penyelewengan anggaran terkait pengadaan senilai ratusan miliar rupiah.

Munculnya kasus ini disebut-sebut juga akan menyeret nama Prabowo Subianto yang menduduki jabatan sebagai Menteri Pertahanan (Menhan). Padahal nama Prabowo belakangan sedang santer disebut akan maju sebagai bakal calon presiden 2024.

Menurut Rocky, adanya kasus yang menyandung Komcad ini merupakan sinyal bahwa Prabowo belum mendapatkan izin dari orang nomor satu di RI, yaitu Presiden Joko Widodo, untuk maju di Pilpres 2024 bersama Cak Imin.

"Kalau sekarang ada soal Komcad dipersoalkan itu sebetulnya sinyal bahwa Pak Prabowo belum diizinkan untuk menggandengan Cak Imin," kata Rocky dikutip dari unggahan kanal YouTube-nya Rocky Gerung Official pada Senin (1/11/22).

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar saat mengumumkan koalisi di SICC, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/8/2022). (Suara.com/Ria)
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar saat mengumumkan koalisi di SICC, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/8/2022). (Suara.com/Ria)

Rocky lantas menilai, jika Prabowo jadi menggandeng Cak Imin dalam pesta demokrasi mendatang, maka potensi Prabowo untuk memenangkan kontestasi lebih besar.

Pasangan Prabowo-Cak Imin menurut Rocky memiliki kekuatan untuk mengalahkan Ganjar Pranowo yang telah mendapatkan dukungan dari Jokowi untuk maju sebagai calon presiden.

"Potensi Pak Prabowo untuk melampaui Ganjar juga tersedia, karena Pak Prabowo langsung mau bersama dengan PKB, dengan Cak Imin dan itu dua kekuatan yang justru bisa komplementer," lanjut Rocky.

Lebih lanjut, dikatakan oleh Rocky, Cak Imin bisa membuat Prabowo dan Gerindra akan mendapatkan dukungan lagi dari umat Islam.

"Pak Prabowo kemarin kehilangan dukungan umat Islam karena Prabowo masuk ke kabinet. Jadi, teknik Pak Probowo untuk minta dukungan umat Islam kembali ke dalam Gerindra itu lewat Cak Imin, pasti signifikan," tutur Rocky.

Dalam dialognya, Rocky juga menyinggung beberapa kasus yang menyeret beberapa nama yang santer dikabarkan akan maju dalam Pilpres mendatang.

Mulai dari mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang diseret dalam Kasus Formula E, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang terseret kasus 'Kardus Duren'.

Menurut Rocky, beberapa kasus ini menunjukan teknik politik Jokowi yang menginginkan agar hanya ada dua calon yang maju dalam Pemilu 2024.

"Sementara begitu teknik politiknya. Kalau setiap pesaing mulai diajukan kasus itu artinya ada kecemasan pada Pak Jokowi. Kalau Pak Jokowi nggak cemas, dia bilang saja siapapun boleh yang penting saya sudah pilih Ganjar," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Relawan Ganjar Pranowo Mania: Yang Lempar Isu Doakan Jokowi Jadi Ketum PDIP Cuma Adu Domba Kampungan

Relawan Ganjar Pranowo Mania: Yang Lempar Isu Doakan Jokowi Jadi Ketum PDIP Cuma Adu Domba Kampungan

News | Selasa, 01 November 2022 | 12:43 WIB

Gerindra Tak Khawatir Pemilih Prabowo Berpaling Ke Anies Baswedan Jika Sama-sama Bertarung Di 2024

Gerindra Tak Khawatir Pemilih Prabowo Berpaling Ke Anies Baswedan Jika Sama-sama Bertarung Di 2024

News | Selasa, 01 November 2022 | 12:18 WIB

Rumor Jokowi dan Megawati Memanas, 2 Sosok Ini Pantas Bikin Presiden Nyaman, Pengamat Ungkap Faktanya

Rumor Jokowi dan Megawati Memanas, 2 Sosok Ini Pantas Bikin Presiden Nyaman, Pengamat Ungkap Faktanya

| Selasa, 01 November 2022 | 12:17 WIB

Pengamat Sebut Ada Kemungkinan Megawati Tersingkir dari PDIP, Puan Sudah Jadi Sasaran Tembak

Pengamat Sebut Ada Kemungkinan Megawati Tersingkir dari PDIP, Puan Sudah Jadi Sasaran Tembak

News | Selasa, 01 November 2022 | 11:42 WIB

Tersiar Isu Liar KIB Pertimbangkan Usung Ganjar dan Kang Emil dalam Pilpres 2024, Golkar Bantah: Itu PAN, Bukan Golkar

Tersiar Isu Liar KIB Pertimbangkan Usung Ganjar dan Kang Emil dalam Pilpres 2024, Golkar Bantah: Itu PAN, Bukan Golkar

News | Selasa, 01 November 2022 | 11:05 WIB

Usai Bertemu di Istana, Cak Imin Beberkan Pesan Jokowi: Minta Partai Jaga Kekondusifan Jelang Pemilu 2024

Usai Bertemu di Istana, Cak Imin Beberkan Pesan Jokowi: Minta Partai Jaga Kekondusifan Jelang Pemilu 2024

News | Selasa, 01 November 2022 | 10:53 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB