Fakta Mengerikan Ambruknya Jembatan Gujarat India, Terekam CCTV Digoyangkan Oknum Pengunjung

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 02 November 2022 | 18:40 WIB
Fakta Mengerikan Ambruknya Jembatan Gujarat India, Terekam CCTV Digoyangkan Oknum Pengunjung
Personel penyelamat melakukan operasi pencarian setelah jembatan di seberang sungai Machchhu runtuh di Morbi, Ahmedabad, India, Senin (31/10/2022). [Sam PANTHAKY / AFP]

Suara.com - Jembatan gantung yang berlokasi di Gujarat India tengah menjadi sorotan setelah menelan banyak korban. Tragedi tersebut berlangsung pada Minggu (30/10/2022). Jembatan sepanjang 282 meter yang membentang di atas sungai Machuchu di Morbi itu tiba-tiba ambruk sekitar pukul 18.20 waktu setempat.

Jembatan tersebut awalnya menjadi tempat wisata populer di Morbi, Gujarat, India. Namun, jembatan yang sudah berusia 100 tahun kini menyisakan kisah kelam karena menewaskan 134 orang termasuk sekitar 47 anak-anak.

Dilaporkan jembatan ini hanya dapat menampung sekitar 125 orang. Namun, pada saat kejadian dilaporkan terdapat sekitar 300 hingga 500 orang yang berada di atas jembatan gantung tersebut.

Untuk memahami terkait fakta tragedi tersebut, berikut ini fakta mengerikan jembatan India yang ambruk.

1. Kabel lama tidak diganti saat direnovasi

Pada Maret 2022, Oreva yang merupakan pembuat jam di Gujarat selaku pihak yang merenovasi jembatan diberi kontrak oleh badan kota madya kota Morbi. Dalam dokumen tersebut, beberapa kabel lama di jembatan tetap ada meski telah direnovasi.

2. Terekam CCTV digoyangkan pengunjung

Sebuah rekaman CCTV yang beredar luas di media sosial memperlihatkan bagaimana penampakan jembatan gantung tersebut sebelum ambruk hingga menewaskan ratusan jiwa. Dalam rekaman CCTV, banyak pengunjung yang antusias mengambil foto.

Tak hanya itu, ada oknum yang tidak bertanggung jawab, terlihat dengan sengaja menggoyang-goyangkan jembatan berdasarkan pengakuan saksi dan terlihat dalam CCTV yang viral di media sosial. Pada akhirnya kabel logam jembatan tersebut terputus dan orang-orang yang berada di atasnya terjatuh ke sungai. 

3. Sekitar 100 jenazah terperangkap

Berdasarkan hasil operasi pencarian di Sungai Machhu yang ditangguhkan pada hari kejadian dan dilanjutkan pada Senin (31/10/22) pagi, terdapat sekitar 100 jenazah yang terperangkap di air berlumpur.

Banyak pula yang berada di dekat kedua ujung jembatan meninggal karena tidak ada air di bawahnya dan langsung menghantam tanah yang keras. Korban lain yang ada di tengah jatuh ke sungai dan tenggelam.

4. Sertifikat keamanan diduga belum keluar

Kepala Badan Kota Sandeepsinh Zala mengaku Oreva tidak menjelaskan ke pihak berwenang terkait adanya pembukaan kembali jembatan tersebut. Perusahaan juga belum mengeluarkan sertifikat keamanan.

Oreva pun belum menanggapi tuduhan ini dan dilaporkan telah mengalihdayakan aspek teknis renovasi ke perusahaan konstruksi yang lebih kecil yakni Devprakash Solution. Saat pembukaan jembatan minggu sebelumnya, Managing Director Oreva Jaysukhbhai Patel mengatakan pihaknya telah melakukan renovasi 100%.

Imbas dari peristiwa tersebut yakni ratusan korban meninggal dunia dan 9 orang ditangkap. Sembilan orang terseut merupakan karyawan perusahaan yang dikontrak untuk memelihara jembatan. Kesembilan orang itu terkait dengan Oreva yakni dua pekerja seorang manajer, dua orang petugas pemesanan tiket di lokasi. Lima orang lainnya adalah pihak yang dikontrak untuk memperbaiki jembatan dan petugas keamanan.

Korban yang selamat dari kejadian tersebut mengatakan sempat berusaha memegang tangan ketika jembatan runtuh tetapi jatuh ke sungai. Banyak orang yang bertahan di reruntuhan menunggu tim darurat berusaha menyelamatkan mereka.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap Penyebab Ambruknya Jembatan Gantung di India yang Menewaskan 134 Orang

Terungkap Penyebab Ambruknya Jembatan Gantung di India yang Menewaskan 134 Orang

| Rabu, 02 November 2022 | 09:59 WIB

Penuh Tragedi, Inilah 4 Peristiwa Berdarah yang Terjadi pada Oktober 2022

Penuh Tragedi, Inilah 4 Peristiwa Berdarah yang Terjadi pada Oktober 2022

Your Say | Selasa, 01 November 2022 | 15:18 WIB

10 Fakta Baru Ambruknya Jembatan Gantung di India, Ternyata Melebihi Kapasitas

10 Fakta Baru Ambruknya Jembatan Gantung di India, Ternyata Melebihi Kapasitas

Batam | Selasa, 01 November 2022 | 14:32 WIB

135 Orang Tewas dalam Insiden Jembatan Ambruk di India

135 Orang Tewas dalam Insiden Jembatan Ambruk di India

Kalbar | Selasa, 01 November 2022 | 14:18 WIB

Jembatan Gujarat India, Peninggalan Penjajah Berujung Tragedi Kematian Bersejarah

Jembatan Gujarat India, Peninggalan Penjajah Berujung Tragedi Kematian Bersejarah

News | Selasa, 01 November 2022 | 13:24 WIB

Terkini

Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer

Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:00 WIB

Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora

Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:00 WIB

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:42 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:38 WIB

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:30 WIB

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:10 WIB

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:00 WIB

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:35 WIB

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:25 WIB

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:20 WIB