Jembatan Gujarat India, Peninggalan Penjajah Berujung Tragedi Kematian Bersejarah

Farah Nabilla | Suara.com

Selasa, 01 November 2022 | 13:24 WIB
Jembatan Gujarat India, Peninggalan Penjajah Berujung Tragedi Kematian Bersejarah
Personel penyelamat melakukan operasi pencarian setelah jembatan di seberang sungai Machchhu runtuh di Morbi, Ahmedabad, India, Senin (31/10/2022). [Sam PANTHAKY / AFP]

Suara.com - Tragedi ambruknya Jembatan Gujarat Morbi terjadi pada 30 Oktober 2022 lalu menjadi sejarah tersendiri. Jembatan gantung di distrik Morbi tersebut ambruk sekitar pukul 18.30 waktu setempat dan menyebabkan lebih dari 130 orang menjadi korban jiwa dalam peristiwa maut tersebut.

Jembatan Morbi ini sebelumnya telah berusia 143 tahun yang berada di atas sungai Machchhu merupakan peninggalan era penjajahan Inggris. Jembatan ini berfungsi sebagai titik penghubung antara Istana Darbargadh dan Sekolah Tinggi Teknik Lakhdhirji. Selama berpuluh puluh tahun, warga sekitar sering menggunakannya sebagai jalan penghubung.

Jembatan gantung sepanjang 230 meter tersebut saat ini diketahui sebagai salah satu objek wisata. Jembatan ini dibangun oleh mantan penguasa distrik Morbi, Sir Waghji Thakor pada 143 tahun yang lalu.

Waghji sendiri terinspirasi untuk membangun jembatan ini karena pengaruh kolonial dan memutuskan untuk membangun jembatan gantung tersebut sebagai bentuk ekspresi artistik dan kemajuan teknologi pada masa itu.

Selain alasan artistik, jembatan ini juga berfungsi untuk menghubungkan Istana Darbargadh dengan Istana Nazarbag (tempat tinggal bangsawan saat itu).

Jembatan gantung ini pertama kali diresmikan pada 20 Februari 1879, oleh gubernur Mumbai saat itu, Richard Temple. Semua bahan baku jembatan Morbi ini sebagian besar diimpor langsung dari Inggris. Jembatan ini pun menjadi jalan penghubung masyarakat disana yang membutuhkan akses dari sisi hulu dan hilir sungai Macchchu.

Selama jembatan ini digunakan, ada beberapa kali jembatan ini mengalami kerusakan, seperti akibat gempa bumi yang melanda bumi Taj Mahal ini pada tahun 2001 silam. 

Demi meningkatkan kenyamanan dan kualitas jembatan, jembatan gantung ini telah ditutup selama enam bulan untuk renovasi dan baru dibuka kembali pada 26 Oktober, tepat lima hari sebelum tragedi maut itu terjadi.

Menurut Chief Officer Kotamadya Morbi, Sandeepsinh Zala, jembatan itu mulai dibangun oleh perusahaan Oreva untuk operasi dan pemeliharaan selama 15 tahun. Pada bulan Maret 2022 lalu, mereka menutup jembatan untuk renovasi.

Tragedi maut itu pun akhirnya terjadi pada 30 Oktober 2022 waktu setempat. Menurut pejabat NDRF yang terlibat dalam operasi penyelamatan, jumlah orang yang tewas dalam tragedi itu telah meningkat menjadi 133 korban jiwa.

Sejumlah tim dari NDRF, SDRF, Angkatan Darat dan Angkatan Laut telah dikerahkan untuk menyelamatkan 177 orang lainnya yang juga menjadi korban luka-luka dalam tragedi ini. Kini, kasus ambruknya jembatan masih didalami oleh kepolisian India.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

140 Orang Tewas dalam Tragedi Robohnya Jembatan Gantung di Gujarat India

140 Orang Tewas dalam Tragedi Robohnya Jembatan Gantung di Gujarat India

| Selasa, 01 November 2022 | 12:00 WIB

134 Orang Tewas Akibat Ambruknya Jembatan Gantung di India, Korban Anak-anak dan Wanita

134 Orang Tewas Akibat Ambruknya Jembatan Gantung di India, Korban Anak-anak dan Wanita

Batam | Selasa, 01 November 2022 | 11:00 WIB

Bocah Yang Hanyut di Sungai Ciliwung Meninggal Dunia, Ditemukan Tersangkut di Bawah Jembatan Kesatuan

Bocah Yang Hanyut di Sungai Ciliwung Meninggal Dunia, Ditemukan Tersangkut di Bawah Jembatan Kesatuan

Bogor | Selasa, 01 November 2022 | 07:16 WIB

132 Orang Tewas Setelah Jembatan Bersejarah di India Ambruk

132 Orang Tewas Setelah Jembatan Bersejarah di India Ambruk

Foto | Selasa, 01 November 2022 | 10:00 WIB

Buntut Ratusan Nyawa Melayang Akibat Jembatan Roboh, Pemerintah India Tangkap 9 Orang

Buntut Ratusan Nyawa Melayang Akibat Jembatan Roboh, Pemerintah India Tangkap 9 Orang

| Senin, 31 Oktober 2022 | 21:54 WIB

Tragedi Jembatan Morbi di India, Jerit Korban Selamat yang Kehilangan Keluarga: Saya Selamat tapi Adik Saya..

Tragedi Jembatan Morbi di India, Jerit Korban Selamat yang Kehilangan Keluarga: Saya Selamat tapi Adik Saya..

| Senin, 31 Oktober 2022 | 21:46 WIB

Telan Ratusan Nyawa, Video Mengerikan Jembatan di India Sempat Ditendang Sebelum Roboh

Telan Ratusan Nyawa, Video Mengerikan Jembatan di India Sempat Ditendang Sebelum Roboh

Kaltim | Senin, 31 Oktober 2022 | 18:30 WIB

Terkini

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

News | Kamis, 02 April 2026 | 00:08 WIB

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

News | Rabu, 01 April 2026 | 22:29 WIB

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:54 WIB

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:50 WIB

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:30 WIB

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB