Presiden Korsel Minta Maaf atas Tragedi Itaewon, Janji akan Usut Hingga Tuntas

Diana Mariska

Senin, 07 November 2022 | 12:40 WIB
Presiden Korsel Minta Maaf atas Tragedi Itaewon, Janji akan Usut Hingga Tuntas
Pelayat berdoa di monumen peringatan darurat untuk para korban Tragedi Itaewon di luar stasiun kereta bawah tanah di distrik Itaewon, Seoul, Korea Selatan, Kamis (3/11/2022). [Jung Yeon-je / AFP]

Suara.com - Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, menyampaikan permintaan maaf atas tregedi Halloween mematikan di Itaewon, Seoul, serta berjanji akan mengusut kasus ini hingga tuntas.

Al Jazeera mengabarkan permintaan maaf itu disampaikan pada Senin (7/11) dalam sebuah pertemuan yang membahas aturan keselamatan yang ada di negara itu.

“Saya tidak berani membandingkan diri saya dengan para orang tua yang kehilangan putra dan putri mereka, tetapi sebagai presiden yang seharusnya melindungi kehidupan dan keselamatan rakyat, hati saya hancur,” ujar Presiden Yoon.

Sebanyak 156 orang meninggal dunia akibat berdesakan saat merayakan Halloween di distrik Itaewon yang terletak di ibu kota Seoul. Sebagian besar korban adalah wanita dan warga berusia 20-30 tahun.

"Saya sangat menyesal dan meminta maaf kepada keluarga yang ditinggalkan, yang mengalami tragedi yang tak tergambarkan, serta kepada orang-orang yang berbagi rasa sakit dan kesedihan ini,” lanjut sang presiden.

Selain menewaskan ratusan orang, tragedi yang terjadi pada 29 Oktober itu juga melukai setidaknya 197 orang.

Kepolisian turut menghadapi kritik keras dari publik terkait respons mereka atas kejadian itu. Menurut laporan, lembaga tersebut hanya menerjunkan sebanyak 137 personel meskipun memperkirakan sebanyak 100.000 orang akan berkumpul di daerah itu.

Pekan lalu, transkrip dari beberapa panggilan darurat yang dibuat beberapa jam sebelum kejadian menunjukkan bahwa masyarakat telah memperingatkan polisi mengenai adanya potensi kerumunan dan meminta upaya intervensi agar segera dilakukan.

Sebanyak 11 laporan pertama masuk sekitar empat jam sebelum tragedi, di mana salah satu pelapor mengatakan dirinya merasa takut “tergencet hingga mati” dan meminta polisi untuk mengendalikan kerumunan.

Setelah sebelumnya menyalahkan manajemen kerumunan dan regulasi keamanan di negara itu, Presiden Yoon kemudian mengkritik pihak kepolisian menyusul laporan mengenai transkrip panggilan telepon tersebut.

Ia berjanji akan merombak sistem manajemen keselamatan nasional, melakukan penyelidikan menyeluruh, dan memastikan pihak-pihak yang terlibat bertanggung jawab atas kejadian itu.

“Secara khusus, reformasi ekstensif diperlukan dalam pekerjaan kepolisian, yang krusial untuk mengantisipasi bahaya dan mencegah kecelakaan, guna melindungi keselamatan masyarakat,” kata Yoon.

Sebelumnya, Komisaris jenderal Badan Kepolisian Nasional Korsel, Yoon Hee Keun, mengakui pada Selasa (1/11) bahwa para petugas tidak menangani panggilan darurat secara efektif sebelum tragedi itu terjadi.

"Saya merasakan tanggung jawab yang berat sebagai kepala salah satu kantor pemerintah terkait," kata Yoon dalam konferensi pers. "Polisi akan melakukan yang terbaik untuk mencegah tragedi seperti ini terulang."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Tewas dalam Tragedi Itaewon Mayoritas Wanita, Ini Alasannya

Korban Tewas dalam Tragedi Itaewon Mayoritas Wanita, Ini Alasannya

Purwokerto | Sabtu, 05 November 2022 | 22:09 WIB

Ricuh Konser NCT 127 di Indonesia Jadi Cibiran Media Asing hingga Sindir Tragedi Kanjuruhan

Ricuh Konser NCT 127 di Indonesia Jadi Cibiran Media Asing hingga Sindir Tragedi Kanjuruhan

Bogor | Sabtu, 05 November 2022 | 16:36 WIB

Masih Berduka Karena Tragedi Itaewon, Asosiasi Sepak Bola Korea Batalkan Acara Street Cheering Piala Dunia Qatar 2022

Masih Berduka Karena Tragedi Itaewon, Asosiasi Sepak Bola Korea Batalkan Acara Street Cheering Piala Dunia Qatar 2022

Selebtek | Sabtu, 05 November 2022 | 09:45 WIB

Acara Street Cheering Dalam Rangka Piala Dunia Qatar Dibatalkan untuk Menghormati Korban Tragedi Itaewon

Acara Street Cheering Dalam Rangka Piala Dunia Qatar Dibatalkan untuk Menghormati Korban Tragedi Itaewon

Depok | Sabtu, 05 November 2022 | 09:19 WIB

Timnas Korsel Terima Kabar Buruk! Son Heung-min Terancam Absen di Piala Dunia 2022 Gara-gara Tulang Pipi Retak

Timnas Korsel Terima Kabar Buruk! Son Heung-min Terancam Absen di Piala Dunia 2022 Gara-gara Tulang Pipi Retak

Jawa Tengah | Jum'at, 04 November 2022 | 21:29 WIB

Lee Young Ae Bantu Biaya Pemulangan Jenazah Korban Itaewon ke Rusia

Lee Young Ae Bantu Biaya Pemulangan Jenazah Korban Itaewon ke Rusia

Entertainment | Sabtu, 05 November 2022 | 11:30 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×