Kasus Gagal Ginjal Akut, Dinkes DKI Ajak Masyarakat Tidak Panik dan Tetap Waspada

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Selasa, 08 November 2022 | 14:38 WIB
Kasus Gagal Ginjal Akut, Dinkes DKI Ajak Masyarakat Tidak Panik dan Tetap Waspada
Dinkes DKI Ajak Masyarakat Tidak Panik dan Tetap Waspada dalam menghadapi Kasus Gagal Ginjal Akut. (Dok: Pemprov DKI)

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah meningkatkan kewaspadaan kesehatan, setelah kasus gagal ginjal akut atipikal ditemukan pada sejumlah anak di Jakarta. Gangguan ginjal akut (Acute Kidney Injury) merupakan penurunan cepat dan tiba-tiba pada fungsi ginjal seseorang.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menetapkan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) DKI Jakarta sebagai laboratorium rujukan pemeriksaan toksikologi terkait kasus gagal ginjal akut pada anak di Indonesia. Guna memastikan kesiapannya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartanto, mengunjungi Labkesda DKI Jakarta di Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada 20 Oktober 2022 lalu.

Didampingi Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Lucia Rizka Andalucia, dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Widyastuti, Heru menegaskan, pihaknya telah meminta kepada semua puskesmas agar membekali perawat dan dokter anak dalam menangani kasus gangguan ginjal akut pada anak ini.

“Semua sudah diinstruksikan Bu Kadis. Insya Allah siap. Mudah-mudahan tidak lebih banyak pasiennya ataupun gejalanya. Karena gejalanya macam-macam, belum tentu ke arah itu,” ucap Heru.

Dalam kesempatan yang sama, Lucia Rizka Andalucia menerangkan, Labkesda DKI Jakarta ditunjuk sebagai sebagai tempat rujukan untuk pelatihan bagi seluruh laboratorium kesehatan daerah lain di Indonesia, lantaran mumpuni secara peralatan. Dengan pelatihan ini, apabila terjadi kasus gangguan ginjal akut di daerah-daerah lain, maka tidak perlu ke Labkesda DKI Jakarta, cukup labkesda di daerahnya masing-masing.

“Karena metodenya harus sama, supaya nanti pengukuran dan hasilnya juga seragam. Jadi kita melihat labkesda ini sudah siap dan besok labkesda di daerah-daerah akan melakukan pelatihan di sini, supaya siap melakukan pemeriksaan,” tutur Lucia.

Sementara itu, Widyastuti menyambut baik Kemenkes yang telah menunjuk Labkesda DKI Jakarta sebagai salah satu laboratorium rujukan pemeriksaan toksikologi dan melatih labkesda di luar DKI untuk menetapkan standar pemeriksaan.

“DKI Jakarta punya labkesda yang siap diterima Kemenkes. Kami tentunya mengapresiasi dan terima kasih atas kepercayaan dari Kemenkes. Kami akan melakukannya seoptimal mungkin,” tandas Widya.

Mitigasi Kasus

baca juga

Kementerian Kesehatan RI pada 19 Oktober 2022 mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor SR.01.05/III/3461/2022 tentang Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) pada anak. Surat Edaran tersebut melarang pemberian dan penjualan obat atau vitamin apa pun dalam bentuk sirup, baik untuk anak maupun orang dewasa, sampai ada pengumuman resmi lebih lanjut dari Kementerian Kesehatan atau BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).

Dokter Ngabila Salama, Kepala Seksi Surveilens, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, menyatakan, pihaknya mendukung penuh upaya investigasi yang dilakukan sesuai Surat Edaran Kementerian Kesehatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari pencegahan dan mitigasi risiko untuk mencegah penambahan kasus lebih lanjut.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak panik, tetapi lebih waspada. Terus memakai masker untuk mencegah infeksi menular melalui udara dan saluran pencernaan, menjaga jarak, mencuci tangan, menjaga kebersihan diri, menjaga ventilasi udara tetap baik, serta menjaga kebersihan lingkungan,” katanya, Senin (7/11).

Ngabila menerangkan, jika anak sakit, terutama bergejala demam, diare/muntah, nyeri perut, serta batuk/pilek, segera datang ke puskesmas kecamatan di DKI Jakarta untuk dilakukan tatalaksana awal keluhan. Jika keluhan tidak membaik dalam 2-3 hari, harap kembali berobat ke puskesmas untuk dilakukan deteksi dini gangguan ginjal akut atipikal, dengan pemeriksaan penunjang berupa pemeriksaan darah, urine, dan pemeriksaan lain untuk menyingkirkan kemungkinan infeksi Covid-19, demam berdarah, typhoid, dan leptospirosis.

“Deteksi dini adalah kunci mencegah keparahan dari penyakit ini. Puskesmas di DKI Jakarta juga akan mempersiapkan rujukan ke rumah sakit jika diperlukan. Mengenai penggunaan obat, orang tua harus berkonsultasi dengan ahlinya, seperti dengan tenaga kesehatan,” jelasnya.

Sebaiknya, sebelum mengonsumsi obat penurun panas, orang tua bisa menggunakan kompres air hangat untuk menurunkan demam. Tatalaksana awal yang dapat dilakukan orang tua di rumah dengan memberikan kebutuhan cairan yang cukup, terapkan pola hidup sehat, konsumsi makanan lengkap dengan gizi seimbang, dan hindari konsumsi obat-obatan keras terbatas tanpa resep dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

69 Merek Obat Sirop Dicabut Izin Edarnya Oleh BPOM, Ini Daftarnya

69 Merek Obat Sirop Dicabut Izin Edarnya Oleh BPOM, Ini Daftarnya

Purwasuka | Selasa, 08 November 2022 | 12:46 WIB

Daftar Terbaru, 69 Obat Sirup Izin Edarnya Dicabut BPOM Terkait Gagal Ginjal Akut

Daftar Terbaru, 69 Obat Sirup Izin Edarnya Dicabut BPOM Terkait Gagal Ginjal Akut

Health | Selasa, 08 November 2022 | 12:18 WIB

Pemprov DKI OTT Pembuang Sampah Sembarangan Pakai Drone, PKS Sebut Lebih Baik CCTV Bisa Awasi 24 Jam

Pemprov DKI OTT Pembuang Sampah Sembarangan Pakai Drone, PKS Sebut Lebih Baik CCTV Bisa Awasi 24 Jam

Jakarta | Selasa, 08 November 2022 | 11:11 WIB

Tegaskan Cuma Hoaks, Reisa: Vaksin Covid-19 Bukan Penyebab Gagal Ginjal Akut Anak

Tegaskan Cuma Hoaks, Reisa: Vaksin Covid-19 Bukan Penyebab Gagal Ginjal Akut Anak

Malang | Senin, 07 November 2022 | 20:34 WIB

Pemprov DKI Pakai Drone OTT Pembuang Sampah Sembarangan, Gerindra: Jangan Langsung Diperluas

Pemprov DKI Pakai Drone OTT Pembuang Sampah Sembarangan, Gerindra: Jangan Langsung Diperluas

Jakarta | Senin, 07 November 2022 | 19:55 WIB

Bareskrim Naikan status Penyidikan Perusahan Farmasi Pembuat Obat Sirup Penyebab Gagal Ginjal Akut pada Anak

Bareskrim Naikan status Penyidikan Perusahan Farmasi Pembuat Obat Sirup Penyebab Gagal Ginjal Akut pada Anak

Serang | Senin, 07 November 2022 | 19:34 WIB

Terkini

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:23 WIB

Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak

Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:48 WIB

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:20 WIB

Berbahaya, Koalisi Masyarakat Desak Pembentukan BTP dan Komando Teritorial Dihentikan

Berbahaya, Koalisi Masyarakat Desak Pembentukan BTP dan Komando Teritorial Dihentikan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:05 WIB

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:00 WIB

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:13 WIB

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:07 WIB

×