CEK FAKTA: Benarkah Jusuf Kalla Biang Kerok yang Jebloskan Ahok ke Penjara?

Agatha Vidya Nariswari | Evi Nur Afiah | Suara.com

Jum'at, 11 November 2022 | 09:54 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Jusuf Kalla Biang Kerok yang Jebloskan Ahok ke Penjara?
Postingan dengan klaim JK Biang Kerok Vonis Ahok (Youtube/ POLITIK TERKINI).

Suara.com - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) divonis dua tahun penjara atas kasus penistaan agama pada 2017. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut mendekam di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok selama kurang lebih 2 tahun.

Kekinian, beredar informasi dengan klaim yang menyebutkan biang kerok yang menjebloskan Ahok ke penjara ternyata Jusuf Kalla. Kabar itu diunggag lewat video Youtube dengan nama pengguna POLITIK TERKINI.

Thumbnail video tersebut menggunakan narasi 'Terbongkar!! Ahok Tempuh Jalur Hukum, Ternyata JK Otak Utama yang Jebloskan Ahok ke Penjara' dan menampilkan foto Jusuf Kalla.

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok [ist]
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok [ist]

Sementara, judul pada video adalah "Viral, Orang yang jebloskan Ahok ke Penjara Terbongkar !! Ternyata JK Biang Keroknya!!??'. Benarkah?"

Berdasarkan penelusuran tim pencari fakta pada Kamis, (10/11/2022), klaim tersebut hoaks atau salah.

Penjelasan

Fakta pada video tersebut, hanya berisi pemberitaan kasus penistaan agama yang pernah menyeret mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Klip pada awal video memperlihatkan momen Jusuf Kalla (JK) yang ketika itu menjabat sebagai Wakil Presiden Jokowi. JK mengatakan proses hukum Ahok akan dilakukan secara cepat dan tegas.

Kemudian, klip berisi tayangan pegiat media sosial, Mazdjo Pray mengulas soal karma-karma orang yang berseberangan dengan Ahok. Mereka satu persatu sudah kena batunya, yang belum siap-siap tunggu giliran.

Menurut dia, ketekunan dan kesabaran Ahok dibantai oleh pasukan kadal gurun namun tidak membuat Ahok hilang kewarasan.

Selanjutnya, terdengar suara narator yang mengulas jejak Jusuf Kalla yang dikenal sebagai sosok politisi lihai dan agresif. Narator mengatakan bahwa JK pisah jalan dengan SBY di politik demi maju sebagai calon presiden.

Gagal jadi presiden, JK kemudian digandeng Jokowi sebagai cawapres di pemilu 2014.

Sampai akhir video, tidak ada narasi yang menyebutkan bahwa JK biang kerok di balik vonis Ahok. Video berisi potongan beberapa video lalu digabung dengan dibumbui suara narator.

Gambar JK pada thumbnail tersebut juga merupakan hasil editan.

Kesimpulan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dianggap Efektif, PKS Minta Heru Budi Lanjutkan Proyek Sumur Resapan Anies

Dianggap Efektif, PKS Minta Heru Budi Lanjutkan Proyek Sumur Resapan Anies

Jakarta | Rabu, 09 November 2022 | 20:19 WIB

Transjakarta Kerap Kecelakaan, Heru Budi Minta Ada Standarisasi Pengemudi Bus

Transjakarta Kerap Kecelakaan, Heru Budi Minta Ada Standarisasi Pengemudi Bus

Jakarta | Selasa, 08 November 2022 | 22:49 WIB

Akhir Cerita Anggota DPRD Palembang Viral Gegara Aniaya Wanita di SPBU, Divonis 4 Bulan Bui

Akhir Cerita Anggota DPRD Palembang Viral Gegara Aniaya Wanita di SPBU, Divonis 4 Bulan Bui

Sumsel | Selasa, 08 November 2022 | 16:12 WIB

Terdakwa Kasus Klitih Gedongkuning Divonis Bersalah, Kuasa Hukum: Putusan yang Dzolim

Terdakwa Kasus Klitih Gedongkuning Divonis Bersalah, Kuasa Hukum: Putusan yang Dzolim

Jogja | Selasa, 08 November 2022 | 15:15 WIB

CEK FAKTA: Jokowi Berikan Gelar Pahlawan Nasional ke Soeharto Presiden Kedua RI, Benarkah?

CEK FAKTA: Jokowi Berikan Gelar Pahlawan Nasional ke Soeharto Presiden Kedua RI, Benarkah?

News | Selasa, 08 November 2022 | 14:07 WIB

Terkini

Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai

Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:47 WIB

Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:39 WIB

Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top

Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:38 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:37 WIB

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:29 WIB

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:25 WIB

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:24 WIB

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:14 WIB

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB