'PKS dan Demokrat Sudah Bersiap,' Kata Anies Baswedan Tepis Isu Koalisi Karam Duluan Sebelum Deklarasi

Agatha Vidya Nariswari | Elvariza Opita | Suara.com

Jum'at, 11 November 2022 | 12:01 WIB
'PKS dan Demokrat Sudah Bersiap,' Kata Anies Baswedan Tepis Isu Koalisi Karam Duluan Sebelum Deklarasi
Capres Anies Baswedan saat berswafoto di lokasi HUT Partai NasDem. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Koalisi Perubahan yang disiapkan untuk mengusung Anies Baswedan sedianya dideklarasikan pada Kamis (10/11/2022). Koalisi ini tersusun atas tiga partai politik, yakni Partai NasDem yang sudah mendeklarasikan Anies, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Demokrat.

Gagalnya deklarasi ini memicu kekhawatiran koalisi karam bahkan sebelum berhasil berlayar. Banyak juga yang mengaitkan kondisi ini dengan tidak adanya titik temu untuk menentukan siapa bakal calon pendamping Anies.

Namun kekhawatiran ini ditepis oleh Anies. Dikutip dari WartaEkonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Anies memastikan kepada para kader Partai NasDem bahwa koalisi dengan PKS dan Partai Demokrat tidak retak.

"Insya Allah dua partai ikut. PKS dan Demokrat sudah bersiap. Nanti kita jalan bersama, kita kerja bersama," ujar Anies dalam sambutannya di acara HUT ke-11 Partai NasDem di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (10/11/2022).

Bakal calon presiden dari Partai NasDem, Anies Baswedan, bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan sejumlah elite Nasdem hingga PKS di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Selasa (25/10/2022). [Foto ist/ IG @aniesbaswedan]
Bakal calon presiden dari Partai NasDem, Anies Baswedan, bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan sejumlah elite Nasdem hingga PKS di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Selasa (25/10/2022). [Foto ist/ IG @aniesbaswedan]

Anies lantas mengungkap beberapa misi yang ingin dituntaskan Koalisi Perubahan. Namun secara garis besar koalisi ketiga partai dan Anies ingin fokus menyelesaikan ketimpangan yang ada di Indonesia.

"Satu perekonomian, setara harga, ini misi kita yang kita perjuangkan. Papua, Sulawesi Utara, Kalimantan Utara," tutur Anies.

"Secara kilometer dari Jakarta jauh, tapi mereka tidak boleh merasakan harga yang berbeda. Ekonominya harus terintegrasi, kita merasa adanya ketimpangan," sambungnya.

Namun Anies menegaskan koalisi harus meang baik tingkat eksekutif dan legislatif. "Ini adalah PR yang belum selesai, continue and change, isi bersama. Apa artinya kemenangan di eksekutif, tanpa dukungan legislatif," kata Anies.

PKS dan Demokrat Justru Diajak Masuk KIB

Tiga ketua umum partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu yakni Mardiono (PPP), Airlangga Hartarto (Golkar), dan Zulkifli Hasan (PAN) menggelar pertemuan di Kota Makassar, Minggu 6 November 2022 [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Tiga ketua umum partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu yakni Mardiono (PPP), Airlangga Hartarto (Golkar), dan Zulkifli Hasan (PAN) menggelar pertemuan di Kota Makassar, Minggu 6 November 2022 [SuaraSulsel.id/Istimewa]

Koalisi Perubahan yang sedianya beranggotakan Partai NasDem, Partai Demokrat, dan PKS gagal mengadakan deklarasi pada 10 November 2022.

Di tengah batalnya deklarasi tersebut, Partai Demokrat dan PKS malah ditawari untuk bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu. Bahkan Partai Demokrat dan PKS diyakini bakal tergoda untuk masuk KIB.

"Semua kita goda lah, PKS, Demokrat, semua kita goda, masa enggak kita goda. Insya Allah tergoda," jelas Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (11/11/2022).

Namun Yandri membantah pihaknya ingin menjegal Anies maju ke Pemilihan Presiden 2024.

"Bukan (penjegalan). Itu bagus dalam alam demokrasi kita. Membangun kesepahaman, walau nanti berbeda tetap saling menghargai menjaga dimensi demokrasi kita. Menjaga koalisi demokrasi kita penting," tegas Yandri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Dinilai Pengganggu dan Rusak Rencana Jokowi di Pilpres 2024, Refly Harun: Awalnya Kalau Bisa Ganjar

Anies Dinilai Pengganggu dan Rusak Rencana Jokowi di Pilpres 2024, Refly Harun: Awalnya Kalau Bisa Ganjar

News | Jum'at, 11 November 2022 | 11:22 WIB

Bukan Gegara Bandar Belum Sepakat, NasDem, PKS dan Demokrat Batal Deklarasi Koalisi Disebut Hanya Bagian dari Strategi

Bukan Gegara Bandar Belum Sepakat, NasDem, PKS dan Demokrat Batal Deklarasi Koalisi Disebut Hanya Bagian dari Strategi

News | Jum'at, 11 November 2022 | 10:41 WIB

Kelakar Fahri Hamzah Soal Koalisi Perubahan Gagal Deklarasi Gegara Bandar Dijawab NasDem: Nggak Ada Bandar-bandaran

Kelakar Fahri Hamzah Soal Koalisi Perubahan Gagal Deklarasi Gegara Bandar Dijawab NasDem: Nggak Ada Bandar-bandaran

News | Kamis, 10 November 2022 | 21:38 WIB

'Tanda Perang Dingin SBY dengan Surya Paloh' Kata Pengamat Soal Kandasnya Deklarasi NasDem-PKS-Demokrat

'Tanda Perang Dingin SBY dengan Surya Paloh' Kata Pengamat Soal Kandasnya Deklarasi NasDem-PKS-Demokrat

News | Kamis, 10 November 2022 | 18:44 WIB

Coba Goda-Goda PKS dan Demokrat Gabung KIB, PAN Bantah Mau Jegal Anies Nyapres

Coba Goda-Goda PKS dan Demokrat Gabung KIB, PAN Bantah Mau Jegal Anies Nyapres

News | Kamis, 10 November 2022 | 17:41 WIB

Terkini

Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas

Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:29 WIB

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:20 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:57 WIB

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB